Razer Akhirnya Masuk Keyboard Ergonomis Split, Desain Aneh Ini Ternyata Punya Logika Kuat

Razer resmi memperkenalkan Pro Type Ergo, keyboard split ergonomis pertamanya yang dirancang untuk meningkatkan kenyamanan mengetik sekaligus menjaga produktivitas. Perangkat ini menargetkan pengguna yang banyak bekerja di depan komputer, termasuk kreator, penulis, dan programmer, dengan fokus pada posisi tangan yang lebih alami saat digunakan.

Bentuknya langsung membedakan Pro Type Ergo dari keyboard Razer lain. Tata letak QWERTY dibagi menjadi dua sisi terpisah, lalu di bagian bawahnya terdapat wrist rest melengkung dan empuk yang diklaim Razer dapat mengurangi tekanan pada pergelangan tangan serta rasa lelah saat mengetik dalam waktu lama.

Desain split untuk posisi tangan yang lebih rileks

Konsep split keyboard bukan hal baru di dunia periferal, tetapi Razer membawa pendekatan yang lebih familiar bagi pengguna umum. Pemisahan dua sisi ini bertujuan memberi ruang gerak yang lebih natural bagi tangan, sehingga jarak jangkau jari bisa lebih pendek dan postur mengetik lebih nyaman.

Razer menjelaskan bahwa desain tersebut dibuat untuk menghadirkan pengalaman mengetik yang lebih “strainfree”. Dalam praktiknya, pendekatan seperti ini sering dicari oleh pekerja yang menghabiskan banyak waktu untuk menulis, mengelola spreadsheet, atau menjalankan banyak aplikasi sekaligus.

Fitur unik: dua tombol B dan backspace mini

Salah satu detail yang paling mencolok adalah keberadaan dua tombol “B” di Pro Type Ergo. Walau ide ini sudah muncul di beberapa keyboard split lain seperti Alice Duo, kehadiran dua tombol B pada keyboard Razer tetap menjadi ciri yang menonjol karena memudahkan akses dari kedua sisi papan ketik.

Di area tengah juga terdapat tombol kecil yang berfungsi sebagai backspace. Razer menyebut penempatan tombol B ganda dan backspace mini itu dibuat untuk mengurangi “finger crossover” dan jangkauan yang tidak perlu, terutama bagi pengguna yang ingin mengetik lebih efisien tanpa terlalu banyak menggeser tangan.

Dirancang untuk produktivitas, bukan hanya tampilan

Pro Type Ergo tidak hanya mengandalkan bentuk split untuk menarik perhatian. Keyboard ini juga menawarkan lima tingkat sudut kemiringan yang bisa disesuaikan, sehingga pengguna bisa memilih posisi mengetik yang paling cocok dengan kebiasaan masing-masing.

Selain itu, tersedia radial dial untuk berpindah antarprogram dengan cepat dan lima tombol makro yang dapat dipakai sebagai pintasan di aplikasi tertentu. Fitur-fitur ini membuat Pro Type Ergo lebih relevan bagi pengguna produktif yang membutuhkan akses cepat ke perintah berulang, bukan sekadar peripheral bergaya gaming.

Berikut fitur utama yang ditawarkan:

  1. Layout split ergonomis untuk mengurangi tekanan pada tangan.
  2. Dua tombol B di sisi kiri dan kanan untuk akses lebih mudah.
  3. Tombol backspace mini di bagian tengah.
  4. Lima pilihan sudut mengetik yang dapat disesuaikan.
  5. Radial dial untuk navigasi aplikasi lebih cepat.
  6. Lima tombol makro untuk shortcut kerja.
  7. Wrist rest melengkung dan empuk.
  8. Lampu RGB khas Razer.

Harga, daya tahan baterai, dan identitas Razer

Razer mematok harga awal Pro Type Ergo di $189, atau berada di level yang lebih terjangkau dibandingkan sejumlah keyboard gaming kelas atas milik perusahaan itu. Meski perangkat ini tidak diposisikan sebagai keyboard untuk gamer, unsur RGB tetap hadir sebagai identitas khas Razer yang sudah lama melekat pada produknya.

Soal daya tahan, Razer mengklaim baterainya bisa bertahan hingga 3 bulan dalam sekali pengisian. Namun klaim itu kemungkinan sangat bergantung pada penggunaan aktual, terutama jika pencahayaan RGB terus dinyalakan sepanjang waktu.

Kehadiran Pro Type Ergo memperlihatkan bahwa Razer mulai memperluas fokusnya dari periferal gaming ke perangkat kerja yang lebih ergonomis. Dengan desain split, fitur makro, dan penyesuaian sudut ketik, keyboard ini masuk ke segmen pengguna yang membutuhkan kenyamanan jangka panjang tanpa meninggalkan gaya visual yang identik dengan Razer.

Berita Terkait

Back to top button