Samsung Rilis Hearapy, 60 Detik Nada Bass di Earbud Biasa Bisa Redakan Mabuk Perjalanan

Samsung merilis aplikasi baru bernama Hearapy yang ditujukan untuk membantu mengurangi mabuk perjalanan melalui pendekatan berbasis audio. Aplikasi gratis ini sudah tersedia di Google Play Store dan menarik perhatian karena diklaim dapat bekerja dengan sebagian besar earbud, tidak terbatas pada perangkat audio buatan Samsung.

Informasi ini relevan bagi pengguna yang kerap mengalami pusing, mual, atau rasa tidak nyaman saat bepergian dengan mobil, bus, atau moda transportasi lain. Alih-alih mengandalkan obat bebas, Hearapy menawarkan metode non-obat dengan memutar nada bass tertentu sebelum perjalanan dimulai.

Cara kerja Hearapy untuk mabuk perjalanan

Menurut penjelasan Samsung, Hearapy memutar “100Hz bass sine tone” yang dirancang untuk merangsang sistem keseimbangan tubuh atau vestibular. Perusahaan menyebut paparan nada tersebut selama 60 detik dapat cukup untuk membantu perjalanan hingga dua jam.

Di dalam aplikasi, pengguna juga dapat memutar suara itu lebih lama bila diperlukan. Namun, durasi pemutaran dibatasi hingga maksimum 120 detik dalam satu sesi.

Samsung menjelaskan bahwa pengguna dianjurkan mendengarkan nada 100Hz itu sebelum berangkat. Rekomendasi volume yang disebut perusahaan berada di kisaran 85 dB, yang digambarkan cukup keras tetapi tetap nyaman didengar.

Dalam keterangan di aplikasi, Samsung menulis, “Before you leave, listen to the 100Hz bass tone in the Hearapy app for 60 seconds.” Keterangan itu juga menyebut pengatur waktu dan penyesuaian volume disediakan agar pengguna dapat menemukan tingkat bass yang paling sesuai.

Bisa dipakai tanpa Galaxy Buds terbaru

Meski nama Galaxy Buds 4 Pro beberapa kali muncul di dalam aplikasi, laporan SamMobile menyebut Hearapy ternyata dapat berjalan dengan hampir semua earbud dan headphone. Verifikasi independen dari sumber referensi juga menyebut aplikasi itu memang bisa digunakan di perangkat audio lain, meski efektivitasnya dalam situasi perjalanan nyata masih memerlukan pengalaman yang lebih luas dari pengguna.

Temuan ini penting karena memperluas potensi penggunaan Hearapy di ekosistem Android yang lebih besar. Jika benar konsisten bekerja lintas perangkat, aplikasi ini bisa menjadi solusi yang lebih mudah diakses tanpa mewajibkan pembelian earbud baru.

Sampai saat ini, Samsung belum menjelaskan secara rinci apakah Hearapy dioptimalkan khusus untuk lini Galaxy Buds atau tidak. Karena itu, masih terbuka kemungkinan pengalaman tiap pengguna akan berbeda tergantung jenis earbud, tingkat volume, dan kondisi perjalanan.

Dasar ilmiah yang dipakai Samsung

Dalam sebuah unggahan blog berbahasa Jerman, Samsung menyatakan fitur ini dikembangkan berdasarkan temuan dari Nagoya University di Jepang. Menurut penjelasan tersebut, para peneliti menguji beberapa jenis nada untuk mencari frekuensi yang paling efektif dalam menstimulasi sistem vestibular.

Hasil yang dikutip Samsung menunjukkan bahwa nada bass 100Hz pada volume sekitar 80 hingga 85 dB selama 60 detik menjadi titik yang paling optimal. Pendekatan itu ditujukan untuk membantu meredakan mabuk perjalanan tanpa efek samping yang kerap dikaitkan dengan obat bebas.

Secara umum, motion sickness terjadi ketika otak menerima sinyal yang saling bertentangan dari mata, telinga bagian dalam, dan tubuh. Karena sistem vestibular berperan besar dalam menjaga orientasi dan keseimbangan, pendekatan audio seperti ini berupaya memengaruhi respons tubuh sebelum gejala muncul.

Apa yang membuat Hearapy menarik

Google sebelumnya juga diketahui tengah mengembangkan fitur Android bernama Motion Cues. Fitur tersebut dirancang untuk membantu menekan mabuk perjalanan melalui indikator visual di layar, tetapi belum tersedia secara luas.

Berbeda dari pendekatan visual itu, Hearapy memilih jalur audio yang lebih sederhana. Pengguna cukup mengenakan earbud atau headphone, membuka aplikasi, lalu memutar nada bass selama durasi yang direkomendasikan.

Berikut poin penting dari Hearapy yang sudah terungkap:

  1. Aplikasi tersedia gratis di Google Play Store.
  2. Metodenya memakai nada bass sinus 100Hz.
  3. Durasi yang disarankan adalah 60 detik sebelum perjalanan.
  4. Satu sesi pemutaran maksimal 120 detik.
  5. Volume yang direkomendasikan sekitar 80 hingga 85 dB.
  6. Aplikasi dilaporkan bisa dipakai dengan sebagian besar earbud dan headphone.

Hal yang masih perlu diperhatikan

Sampai sekarang, efektivitas Hearapy masih sangat bergantung pada pengalaman penggunaan di dunia nyata. Referensi yang tersedia menunjukkan dasar ilmiah dan klaim resmi Samsung, tetapi belum ada data publik yang rinci mengenai tingkat keberhasilan pada berbagai kelompok pengguna.

Karena itu, aplikasi ini lebih tepat dipandang sebagai opsi tambahan, bukan pengganti mutlak untuk semua metode penanganan mabuk perjalanan. Bagi pengguna yang sensitif terhadap volume tinggi atau memiliki kondisi telinga tertentu, penggunaan earbud dengan pengaturan suara yang nyaman tetap menjadi hal penting.

Kehadiran Hearapy menunjukkan bahwa produsen ponsel dan perangkat audio mulai melihat mabuk perjalanan sebagai masalah yang bisa ditangani lewat fitur digital. Jika penggunaan lintas earbud benar-benar konsisten, aplikasi ini berpotensi menjadi salah satu solusi praktis yang mudah dicoba pengguna Android sebelum menempuh perjalanan jauh.

Source: www.androidpolice.com

Berita Terkait

Back to top button