Microsoft Serap Kekuatan Open-Source ke Windows Console, Scroll 10x Lebih Ngebut

Microsoft mulai membawa sejumlah fitur terbaik dari proyek open-source Windows Terminal ke Windows Console bawaan. Perubahan ini muncul di Windows 11 Insider Canary build 29558.1000 dan menandai langkah penting karena komponen konsol inti Windows kini mendapat peningkatan yang selama ini lebih dulu hadir di terminal modern Microsoft.

Bagi pengguna PowerShell, Command Prompt, dan WSL, pembaruan ini berarti pengalaman kerja yang lebih cepat, lebih andal, dan lebih fleksibel. Microsoft juga memperlihatkan bahwa kontribusi komunitas open-source tidak lagi berhenti di aplikasi terpisah, tetapi mulai masuk ke fondasi antarmuka command-line Windows.

Fitur open-source masuk ke Windows Console

Dalam pengumuman di Windows Blogs, Microsoft menyebut build Canary terbaru membawa fitur dari codebase Windows Terminal ke Windows Console. Secara sederhana, Windows Terminal adalah antarmuka modern yang dipakai pengguna, sedangkan Windows Console adalah mesin dasar yang menangani banyak fungsi tampilan dan input di balik layar.

Langkah ini penting karena peningkatan di level Console dapat dirasakan lebih luas oleh berbagai alat berbasis teks di Windows. Dengan kata lain, manfaatnya tidak terbatas pada satu aplikasi terminal saja, tetapi juga pada ekosistem command-line Windows secara umum.

Beberapa fitur baru yang paling menonjol adalah jalur rendering Direct3D opsional, pencarian berbasis regular expression, dan dukungan font tebal. Microsoft juga menambahkan peningkatan aksesibilitas, dukungan gambar Sixel, serta perbaikan pada clipboard dan perilaku input.

Daftar peningkatan utama

Berikut fitur yang dikonfirmasi hadir di Windows Console pada build Canary tersebut:

  1. Jalur rendering Atlas/Direct3D opsional melalui pengaturan registry HKCU\Console dengan DWORD UseDx=1.
  2. Fitur pencarian di kotak Find kini mendukung regular expression.
  3. Mesin rendering lama sekarang mendukung tampilan font bold.
  4. Paste lebih andal saat karakter tertentu sebelumnya bisa hilang karena batasan output code page.
  5. Integrasi aksesibilitas lama berbasis MSAA ditulis ulang, termasuk sebagian dukungan UI Automation.
  6. Perilaku snap-on-input kini aktif default hanya saat pemrosesan VT diaktifkan.
  7. Keandalan snap pada input dan output ditingkatkan, termasuk untuk WSL dan PowerShell.
  8. Clipboard kini mendukung OSC 52 untuk menulis data seleksi ke clipboard.
  9. Dukungan konten grafis berbasis Sixel ditambahkan.
  10. Bug Alt + Numpad untuk teks clipboard pada Codepage 936 diperbaiki.
  11. Performa scrolling teks meningkat hingga sekitar 10 kali lipat pada skenario tertentu.
  12. Fitur rectangular selection melalui Edit > Mark sudah diperbaiki.

Mengapa pembaruan ini penting

Peningkatan rendering Direct3D berpotensi membuat tampilan konsol lebih responsif. Microsoft menyebut jalur ini masih bersifat opsional melalui kunci registry, sehingga tampaknya masih ditujukan untuk pengujian awal dan belum menjadi konfigurasi standar.

Dukungan regular expression pada pencarian juga sangat relevan untuk pengguna tingkat lanjut. Fitur ini memudahkan pelacakan pola teks kompleks dalam log, output build, atau hasil perintah yang panjang tanpa perlu menyalin isi terminal ke aplikasi lain.

Perbaikan pada paste dan clipboard terlihat sederhana, tetapi dampaknya besar bagi alur kerja harian. Masalah karakter hilang saat menempel teks atau kendala encoding sering menjadi sumber kesalahan tersembunyi, terutama saat bekerja dengan campuran bahasa, simbol, atau lingkungan lintas platform.

Dukungan Sixel juga patut diperhatikan karena membuka jalan bagi konten grafis langsung di terminal. Ini berguna untuk alat visualisasi, pratinjau gambar, atau workflow pemrosesan data yang memanfaatkan antarmuka command-line modern.

Dampak untuk developer dan pengguna teknis

Bagi developer, admin sistem, hingga pengguna WSL, fokus pembaruan ini sangat jelas yaitu stabilitas dan efisiensi. Perbaikan snap on input/output, peningkatan aksesibilitas, serta scrolling yang diklaim bisa mencapai sekitar 10x lebih cepat menunjukkan Microsoft tidak hanya menambah fitur, tetapi juga memperkuat fondasi pengalaman terminal.

Masuknya fitur dari proyek open-source ke komponen bawaan Windows juga mempertegas peran komunitas dalam pengembangan platform Microsoft. Windows Terminal sendiri selama ini dikenal sebagai proyek open-source yang aktif, dan adopsi fiturnya ke Console menunjukkan hasil kerja komunitas kini memberi dampak langsung pada sistem operasi.

Meski begitu, fitur-fitur ini masih berada di kanal Canary, yaitu tahap pengujian publik paling awal dalam program Windows Insider. Artinya, pengguna umum belum akan menerima pembaruan ini dalam waktu dekat karena masih harus melewati kanal Dev, Beta, dan Release Preview sebelum tersedia lebih luas.

Bagi pengguna yang mengikuti perkembangan Windows dari sisi teknis, build ini menjadi sinyal bahwa Microsoft makin serius membenahi pengalaman command-line. Windows Console yang selama bertahun-tahun dianggap utilitarian kini mendapat suntikan kemampuan modern dari ekosistem open-source, termasuk rendering baru, pencarian canggih, dukungan gambar, dan peningkatan performa yang langsung terasa pada penggunaan sehari-hari.

Source: www.xda-developers.com
Exit mobile version