Nvidia DLSS 4.5 Masuk Beta, Mode 5X Dan 6X Kini Bisa Menyesuaikan Monitor Cepat

Nvidia mulai menggulirkan pembaruan DLSS 4.5 dalam bentuk yang lebih lengkap untuk pengguna RTX 50-series. Fokus utamanya ada pada Dynamic Multi Frame Generation, mode frame generation 5X dan 6X, serta model frame generation baru yang masih berstatus beta.

Pembaruan ini dirancang untuk memberi kendali lebih besar atas frame rate hasil generasi, terutama pada monitor gaming ber-refresh rate tinggi. Nvidia juga membuka akses melalui override presets di Nvidia App, sehingga fitur baru dapat dipakai di game yang belum mendukungnya secara native.

Apa yang dibawa DLSS 4.5

DLSS 4.5 memperluas kemampuan Multi Frame Generation generasi kedua milik Nvidia. Teknologi ini memanfaatkan model transformer DLSS generasi kedua untuk meningkatkan kualitas gambar sekaligus mendorong output frame rate hingga 5X dan 6X pada GPU RTX 50-series.

Nvidia menyebut pendekatan ini ditujukan untuk menghadirkan performa lebih tinggi tanpa mengorbankan ketajaman visual secara drastis. Namun, seperti teknologi frame generation lain, hasil akhirnya tetap bergantung pada performa dasar game sebelum frame tambahan dibuat.

Dynamic MFG jadi sorotan utama

Salah satu fitur paling menarik adalah dynamic frame generation mode. Mode ini bisa menyesuaikan multiplier DLSS secara otomatis agar sesuai dengan refresh rate maksimum monitor.

Jika frame rate hasil generasi berpotensi melampaui kemampuan layar, sistem akan menurunkan multiplier supaya tetap berada dalam batas yang tepat. Mekanisme ini berguna untuk menjangkau monitor 240Hz dan 360Hz secara lebih stabil pada game yang berat secara grafis.

Berikut ringkasan fitur yang paling menonjol:

Fitur Fungsi utama Dukungan
Dynamic Multi Frame Generation Menyesuaikan multiplier frame secara otomatis RTX 50-series
Mode 5X dan 6X Meningkatkan frame output lebih agresif RTX 50-series
Preset B frame generation Meningkatkan kualitas gambar dan pengolahan UI RTX 50 dan RTX 40-series
Override presets di Nvidia App Mengaktifkan fitur pada game yang belum native RTX 50-series, sebagian fitur lintas seri

Preset B hadir untuk kualitas gambar yang lebih rapi

Selain mode generasi frame yang lebih agresif, Nvidia juga menambahkan “Preset B” untuk frame generation. Model ini bekerja bersama DLSS 4.5 Super Resolution dan dirancang untuk meningkatkan kualitas visual hasil frame generation.

Nvidia menjelaskan bahwa Preset B memanfaatkan “additional UI buffers” yang tersedia di sejumlah engine game. Pendekatan ini membantu elemen antarmuka tampil lebih stabil, termasuk mengurangi flickering pada crosshair.

Fitur ini menarik karena tidak hanya mengejar angka FPS tinggi, tetapi juga berupaya memperbaiki konsistensi visual saat game berjalan. Preset B bisa dipilih lewat menu override frame generation di Nvidia App.

Bekerja di RTX 50-series, dengan satu pengecualian

Nvidia menempatkan 5X, 6X, dan dynamic frame generation sebagai fitur eksklusif RTX 50-series. Artinya, pemilik kartu grafis generasi sebelumnya tidak akan mendapatkan akses penuh ke mode baru tersebut.

Namun, Preset B tetap didukung pada RTX 40-series dan RTX 50-series. Ini memberi ruang bagi pengguna RTX 40 untuk merasakan peningkatan kualitas frame generation, meski tanpa mode multiplier ekstrem yang baru.

Kenapa tetap butuh FPS dasar yang kuat

DLSS frame generation tidak otomatis mengubah game yang berat menjadi terasa mulus sepenuhnya. Jika game berjalan di 30 FPS lalu dinaikkan ke 6X, angka yang tampil memang bisa mendekati 180 FPS, tetapi sensasi kontrol dasar tetap bisa terasa seperti 30 FPS.

Karena itu, frame generation paling efektif saat game sudah memiliki basis frame rate yang cukup tinggi. Nvidia masih mengarah pada teknologi Reflex 2 sebagai solusi jangka panjang untuk membantu responsivitas, tetapi fitur tersebut belum punya tanggal rilis resmi.

Implikasi untuk gamer monitor cepat

Pembaruan ini menunjukkan arah yang jelas: Nvidia ingin memaksimalkan manfaat DLSS pada layar high-refresh-rate. Dengan kontrol multiplier yang lebih dinamis, GPU RTX 50-series bisa menyesuaikan output lebih dekat ke kemampuan monitor tanpa pemborosan frame berlebih.

Bagi pemain game kompetitif maupun pengguna monitor 240Hz dan 360Hz, pendekatan ini bisa menjadi cara baru untuk menjaga frame rate tetap efisien. Di sisi lain, manfaat paling besar tetap akan dirasakan pada judul yang sudah punya performa dasar cukup tinggi dan dukungan DLSS yang baik.

Nvidia pertama kali memperkenalkan DLSS 4.5 secara penuh di ajang CES, dan perusahaan tampaknya mulai memindahkan fokus pengembangan ke DLSS 5. Untuk saat ini, DLSS 4.5 menjadi langkah penting yang memperkuat posisi RTX 50-series sebagai platform utama Nvidia bagi fitur frame generation paling mutakhir.

Exit mobile version