RRQ Dan ONIC Tembus 40 Klub Elit Dunia, Suntikan Dana Segar Mengalir

Prestasi besar kembali datang dari esports Indonesia setelah Team RRQ dan ONIC dipastikan masuk dalam Esports Foundation Club Partner Program (CPP) 2026. Keduanya terpilih bersama 40 klub elit dunia lain dan akan mendapat dukungan pendanaan strategis hingga 1 juta dolar AS per klub.

Program ini menjadi salah satu inisiatif global terbesar di industri esports karena total dana yang digelontorkan mencapai 20 juta dolar AS atau lebih dari Rp315 miliar. Selain memperkuat sisi bisnis klub, program ini juga ditujukan untuk mendorong pertumbuhan komunitas menjelang Esports World Cup (EWC) 2026.

RRQ dan ONIC Masuk Daftar Klub Elite Dunia

Terpilihnya RRQ dan ONIC menunjukkan bahwa organisasi esports Indonesia kini makin diakui di level internasional. Keduanya akan bergabung dengan nama-nama besar lain seperti T1, G2 Esports, dan Team Liquid dalam program kemitraan tahunan yang sudah memasuki tahun ketiga itu.

Esports Foundation menyebut program ini dirancang untuk membantu klub membangun merek, memperluas pemasaran, dan memperkuat hubungan dengan komunitas. Sejak diluncurkan pada 2023, program tersebut disebut telah menyalurkan investasi lebih dari 100 juta dolar AS.

Dukungan Dana untuk Perkuat Brand dan Kompetisi

Pendanaan hingga 1 juta dolar AS per klub tidak hanya berfungsi sebagai modal operasional. Dana itu juga diarahkan untuk mendukung aktivitas yang membuat klub lebih dekat dengan penggemar dan lebih kuat secara komersial.

  1. Pengembangan branding klub
  2. Aktivitas pemasaran dan promosi
  3. Pembuatan konten digital eksklusif
  4. Kolaborasi dengan kreator
  5. Acara komunitas seperti watch party

Skema ini penting karena industri esports kini tidak hanya menilai tim dari prestasi in-game. Klub juga harus punya kekuatan media, komunitas, dan nilai merek yang mampu bertahan di tengah kompetisi global yang makin ketat.

RRQ Dapat Pengakuan atas Konsistensi Global

RRQ menjadi salah satu klub Indonesia yang paling dikenal di kawasan Asia Tenggara, terutama lewat basis penggemar besar yang dikenal sebagai Kingdom. Performa mereka juga masih terjaga, termasuk keberhasilan meraih posisi runner-up dunia pada divisi Free Fire pada tahun sebelumnya.

CEO RRQ, Andrian Pauline atau Pak AP, menilai dukungan dari program ini sangat penting untuk transformasi RRQ menjadi merek global. Ia juga menekankan bahwa panggung seperti Esports World Cup memberi ruang bagi talenta Indonesia untuk tampil lebih menonjol di level internasional.

“Club Partner Program telah memainkan peran penting dalam mendukung pertumbuhan RRQ, baik dari sisi kompetitif maupun sebagai sebuah brand,” kata Pak AP. Ia menambahkan bahwa kesempatan tampil di EWC menjadi pencapaian penting yang memperkuat hubungan RRQ dengan penggemar di seluruh dunia.

ONIC Dipandang Konsisten di Banyak Judul Game

ONIC juga mendapat tempat karena konsistensinya di kancah Mobile Legends: Bang Bang dan kemampuannya bersaing di berbagai judul game. Tim berjuluk Landak Kuning itu dinilai layak masuk karena punya daya saing multi-title yang penting dalam ekosistem esports modern.

CEO ONIC, Justin Widjaja, menyebut kemitraan ini sebagai penanda bahwa timnya sudah tampil di level tertinggi esports global. Ia juga menilai kolaborasi dengan EWCF akan membantu ONIC menjangkau audiens lebih luas dan memperkuat posisi organisasi di tingkat dunia.

“InI merupakan penanda bahwa kami telah bersaing di level tertinggi dalam esports global,” ujar Justin. Menurutnya, kerja sama ini membuka peluang baru bagi ONIC untuk berkembang ke level yang berbeda.

Jangkauan 300 Juta Penggemar dan Fokus Pasar Berkembang

Gabungan klub dalam CPP 2026 memiliki jangkauan lebih dari 300 juta penggemar di seluruh dunia. Angka ini menunjukkan betapa besar pengaruh program tersebut dalam membentuk arah baru pemasaran esports global.

Direktur Hubungan Klub Esports Foundation, Hans Jagnow, mengatakan program ini terus tumbuh di pasar dengan pertumbuhan cepat seperti Asia Tenggara, Amerika Latin, India, dan Turki. Menurutnya, program ini telah menjadi platform penting bagi klub untuk memperkuat merek dan berinteraksi dengan audiens secara lebih efektif.

Bagi Indonesia, masuknya RRQ dan ONIC ke daftar tersebut memberi dampak strategis yang lebih luas. Kehadiran dua organisasi besar itu memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pasar esports paling penting di dunia, terutama di tengah besarnya basis pengguna game kompetitif di kawasan ini.

Sebagai bagian dari kemitraan, RRQ dan ONIC juga dijadwalkan menghadirkan konten eksklusif, kolaborasi kreator, dan watch party untuk penggemar di Indonesia. Langkah ini membuat kiprah mereka tidak berhenti di arena pertandingan, tetapi juga meluas ke ranah hiburan digital dan komunitas yang kini menjadi tulang punggung industri esports modern.

Baca selengkapnya di: www.suara.com
Exit mobile version