Samsung Akhirnya Tunduk, TV Lama Kini Kebagian Google Cast Gratis

Samsung mulai menghadirkan Google Cast bawaan ke sejumlah TV lama pilihannya. Pembaruan ini menjadi kabar penting karena pengguna Samsung TV selama ini lebih banyak bergantung pada Smart View untuk mengirim konten dari ponsel.

Fitur baru itu disebut hadir lewat pembaruan One UI Tizen untuk model tertentu dari lini 2023 dan 2024. Dengan begitu, pengguna tidak perlu membeli perangkat tambahan untuk menikmati pengalaman casting yang lebih dekat dengan ekosistem Android dan Google.

Google Cast akhirnya hadir langsung di Samsung TV

Selama bertahun-tahun, absennya dukungan Google Cast menjadi salah satu kekurangan utama Samsung TV berbasis Tizen. Android Authority mencatat kondisi ini membuat banyak pengguna Android harus memakai Smart View, yang dinilai lebih optimal untuk perangkat Galaxy dan kurang praktis bagi pengguna Android lain.

Kini situasinya berubah. Samsung sebelumnya juga sudah mengonfirmasi bahwa jajaran TV terbarunya akan membawa Google Cast bawaan, lalu fitur yang sama mulai diperluas ke sebagian model lama melalui update sistem.

Laporan awal kemunculan fitur ini datang dari pengguna Reddit yang mengaku melihat Google Cast aktif di TV Samsung S90D OLED miliknya. Android Authority menyebut temuan itu diperoleh melalui SamMobile, yang mengindikasikan distribusi pembaruan berjalan bertahap dan tidak diumumkan lewat satu peluncuran besar.

Apa yang bisa dilakukan pengguna setelah update

Setelah pembaruan tersedia, pengguna dapat mengirim video, musik, dan foto langsung ke TV. Dukungan sumber perangkat juga cukup luas karena mencakup ponsel Android, tablet, perangkat ChromeOS, hingga browser Chrome di laptop.

Kehadiran Google Cast bawaan membuat proses berbagi layar atau memutar konten menjadi lebih sederhana. Pengguna cukup memilih ikon cast dari aplikasi atau browser yang kompatibel, lalu memilih TV Samsung yang sudah terhubung dalam jaringan yang sama.

Perubahan ini juga berpotensi memperluas kompatibilitas aplikasi. Banyak layanan streaming dan aplikasi media memang sudah lebih dulu mendukung protokol Google Cast secara native dibanding solusi casting milik produsen tertentu.

Bukan hanya Cast, antarmuka TV juga ikut berubah

Pembaruan One UI Tizen ini tidak hanya membawa Google Cast. Android Authority melaporkan Samsung juga menyertakan home screen baru serta fitur seperti “Universal Gestures” untuk membantu navigasi.

Perombakan tersebut menunjukkan bahwa Samsung sedang menyelaraskan pengalaman TV dengan pembaruan antarmuka yang lebih modern. Langkah ini penting karena persaingan smart TV kini tidak hanya soal kualitas panel, tetapi juga kemudahan penggunaan software.

Dalam konteks pasar, keputusan Samsung menambahkan Google Cast bisa dibaca sebagai respons atas kebiasaan pengguna yang semakin lintas perangkat. Banyak konsumen kini menonton konten dari ponsel, tablet, laptop, lalu ingin memindahkannya ke layar besar tanpa proses rumit.

Model dan wilayah masih menentukan

Meski rollout sudah dimulai, pembaruan belum tersedia untuk semua pengguna sekaligus. Ketersediaannya disebut bergantung pada model TV dan wilayah distribusi, sehingga sebagian pengguna mungkin harus menunggu lebih lama.

Android Authority menegaskan proses distribusi ini bisa memakan waktu berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan. Karena itu, pengguna Samsung TV model 2023 dan 2024 perlu rutin memeriksa menu pembaruan perangkat lunak di TV masing-masing.

Berikut gambaran singkat pembaruan yang diketahui sejauh ini:

  1. Fitur utama: Google Cast bawaan.
  2. Perangkat terdampak: model Samsung TV tertentu dari 2023 dan 2024.
  3. Sistem pembaruan: One UI Tizen.
  4. Contoh model yang sudah terpantau: Samsung S90D OLED.
  5. Status distribusi: bertahap, tergantung model dan wilayah.

Mengapa pembaruan gratis ini penting

Bagi pengguna non-Galaxy, kehadiran Google Cast bawaan menghapus salah satu hambatan terbesar saat memakai Samsung TV. Pengalaman casting kini menjadi lebih universal karena tidak terlalu bergantung pada solusi internal Samsung.

Nilai tambah lainnya ada pada efisiensi biaya. Selama TV termasuk model yang mendapat pembaruan, pengguna bisa memperoleh fitur penting ini secara gratis tanpa perlu membeli dongle streaming tambahan seperti Chromecast.

Dari sisi ekosistem, langkah Samsung juga memperlihatkan pendekatan yang lebih terbuka. Meskipun tetap mempertahankan Tizen sebagai platform utama, perusahaan tampaknya mulai mengakomodasi standar yang sudah luas dipakai pengguna Android di berbagai perangkat.

Bagi pengguna yang sering menonton video dari aplikasi mobile, memutar musik dari ponsel, atau menampilkan foto keluarga ke layar besar, perubahan ini bisa terasa signifikan dalam pemakaian sehari-hari. Jika pembaruan sudah masuk ke perangkat, Samsung TV tidak lagi sekadar mengandalkan Smart View, tetapi juga membawa salah satu fitur yang paling lama dinanti oleh pengguna Android.

Source: www.androidauthority.com
Exit mobile version