BCA Digital Hadirkan Cara Baru Bayar Zakat Lewat blu, Semuanya Cukup Dari Aplikasi

BCA Digital memperluas fitur di aplikasi blu dengan menghadirkan cara baru untuk membayar zakat, infak, dan sedekah secara digital. Layanan ini hadir lewat kolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), sehingga pengguna bisa menunaikan ZIS langsung dari aplikasi tanpa perlu berpindah platform.

Langkah ini menambah opsi pembayaran yang lebih praktis bagi masyarakat yang ingin beribadah sekaligus memanfaatkan layanan keuangan digital. BCA Digital menyebut pendekatan tersebut dirancang agar penyaluran ZIS terasa lebih aman, mudah, dan terintegrasi dalam aktivitas sehari-hari.

Zakat Digital Kini Bisa Lewat blu

Fitur baru ini menjadi salah satu upaya BCA Digital untuk membuat aplikasi blu tidak hanya berfungsi sebagai alat transaksi, tetapi juga sebagai sarana yang mendukung kebutuhan sosial dan ibadah. Dengan integrasi ke BAZNAS, pengguna dapat menyalurkan dana ZIS melalui jalur yang lebih resmi dan terhubung langsung ke lembaga pengelola zakat.

Model seperti ini juga sejalan dengan tren layanan keuangan digital yang makin mengutamakan efisiensi dan kemudahan akses. Pengguna cukup memakai satu aplikasi untuk berbagai kebutuhan, mulai dari transaksi harian hingga penyaluran donasi keagamaan.

Pendekatan Edukasi Lewat bluMission

BCA Digital tidak hanya mengenalkan fitur ZIS, tetapi juga mengemas edukasi finansial dalam aktivitas interaktif bernama bluMission. Lewat program ini, masyarakat diajak memahami fitur-fitur yang tersedia di blu sambil mengenal cara kerja perbankan digital dalam pengelolaan keuangan.

Dalam kegiatan tersebut, peserta diminta menyelesaikan sejumlah tantangan sederhana sebelum bisa melakukan klaim takjil. Mekanisme ini dibuat agar edukasi keuangan terasa ringan, tidak kaku, dan tetap menarik bagi pengunjung yang datang ke lokasi kegiatan.

Untuk mengikuti partisipasi kegiatan, peserta juga diminta melakukan scan QRIS sebesar Rp1. Langkah itu dipakai sebagai pencatatan keikutsertaan secara sistematis sekaligus memperkenalkan kebiasaan transaksi digital yang sudah semakin umum di ruang publik.

Ramadan Jadi Momen Perluas Literasi Keuangan

Head of Brand and Communication BCA Digital, Duardi Prihandiko, mengatakan Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat kepedulian dan literasi finansial. “Ramadan selalu menjadi momen berharga untuk mempererat kepedulian. Kami ingin menghadirkan manfaat nyata sekaligus mengedukasi masyarakat mengenai pengelolaan keuangan digital dengan cara yang ringan dan menyenangkan,” ujarnya.

Pernyataan itu menunjukkan bahwa strategi BCA Digital tidak hanya berfokus pada fitur transaksi, tetapi juga pada pengalaman pengguna. Dengan pendekatan yang santai, perusahaan berupaya membuat masyarakat lebih akrab dengan layanan digital, termasuk untuk kebutuhan sosial seperti zakat dan sedekah.

Bagi Takjil di Titik Mobilitas Warga

Selain program edukasi, BCA Digital juga menggelar pembagian takjil di dua titik yang ramai mobilitas warga, yakni area MRT Dukuh Atas dan Taman Literasi Blok M. Total ada 1.000 porsi takjil yang dibagikan selama dua akhir pekan berturut-turut di bulan Ramadan.

Berikut rincian pelaksanaannya:

Lokasi Tanggal Jumlah Takjil Waktu
MRT Dukuh Atas 6–8 Maret 2026 500 porsi 16.00–19.00 WIB
Taman Literasi Blok M 13–15 Maret 2026 500 porsi 16.00–19.00 WIB

Pemilihan lokasi itu menyesuaikan dengan mobilitas masyarakat perkotaan yang tinggi menjelang waktu berbuka. Pada jam-jam tersebut, aktivitas publik biasanya masih padat, sehingga pembagian takjil menjadi bentuk kepedulian yang langsung dirasakan penerima.

Dorongan ke Arah Transaksi Sosial yang Lebih Praktis

Kehadiran fitur zakat digital di blu memperlihatkan bagaimana layanan perbankan mulai masuk lebih jauh ke kebutuhan sosial masyarakat. Jika sebelumnya zakat dan sedekah lebih sering dilakukan melalui kanal terpisah, kini pengguna bisa menjalankannya lewat aplikasi yang juga dipakai untuk kebutuhan finansial harian.

Bagi pengguna digital-first, integrasi seperti ini memberi kemudahan karena seluruh aktivitas bisa dilakukan dalam satu ekosistem. Di saat yang sama, kolaborasi dengan lembaga resmi seperti BAZNAS menjaga jalur penyaluran tetap jelas dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang menginginkan layanan cepat, aman, dan terverifikasi.

Dalam konteks Ramadan, inisiatif seperti ini berpotensi memperkuat kebiasaan berbagi yang lebih konsisten, sekaligus mendorong pemahaman bahwa teknologi finansial dapat dipakai untuk aktivitas yang bernilai sosial dan keagamaan secara lebih efisien.

Berita Terkait

Back to top button