Whisky Live Jakarta 2026 Berubah Total, Park Hyatt Jadi Panggung Whisky, Wine, dan Sake

Whisky Live Jakarta kembali menyiapkan panggung yang lebih besar lewat rangkaian pembuka bertajuk “Road to Whisky Live Jakarta 2026”. Program ini menjadi penanda awal menuju acara utama yang akan digelar pada 11-12 April 2026 di Park Hyatt Jakarta, sekaligus memperlihatkan arah baru penyelenggaraan yang tidak lagi hanya berfokus pada whisky.

Perluasan konsep ini menarik perhatian karena membawa whisky, wine, dan sake ke dalam satu pengalaman terpadu. Langkah tersebut juga menunjukkan bahwa pasar minuman premium di Indonesia mulai bergerak ke arah eksplorasi lintas kategori, dengan pendekatan yang lebih edukatif, modern, dan relevan bagi penikmat minuman dewasa.

Preview menuju acara utama

Rangkaian pembuka ini hadir sebagai gambaran awal mengenai konsep, kolaborasi, dan pengalaman yang akan ditawarkan pada penyelenggaraan tahun depan. Di tahap awal ini, penyelenggara ingin memperlihatkan bahwa Whisky Live Jakarta 2026 hadir dengan identitas baru yang lebih luas dibandingkan edisi sebelumnya.

Berbeda dari format lama yang identik dengan whisky, edisi ini membawa perayaan minuman premium lintas kategori. Selain whisky, pengunjung juga akan menemukan wine, sake, serta berbagai spirits pilihan dari beragam negara.

Kolaborasi dengan Wine & Sake Social

Transformasi konsep tersebut dijalankan bersama Wine & Sake Social yang digagas oleh Jaddi Internasional. Kolaborasi ini membuka ruang baru bagi eksplorasi wine dan sake di Indonesia, sekaligus memperkaya pengalaman pengunjung yang ingin mengenal minuman premium dari perspektif yang lebih luas.

Direktur Whisky Live Indonesia, Agung Sentosa, menegaskan bahwa perluasan format dilakukan untuk menghadirkan pengalaman yang lebih beragam bagi para penikmat minuman premium. Ia menyebut Whisky Live Jakarta selama ini menjadi ruang bagi pecinta whisky untuk memahami karakter produk, proses pembuatan, dan kisah di balik tiap merek.

Brand internasional yang ikut meramaikan

Pada sesi PRE-HEAT, sejumlah merek internasional ikut diperkenalkan kepada publik sebagai bagian dari pemanasan menuju acara utama. Kehadiran brand-brand ini memperkuat posisi acara sebagai ajang yang menghubungkan pengunjung dengan portofolio minuman premium dari berbagai negara.

  1. Whisky dan spirits: Aberlour, Kavalan, Kanosuke, Tamnavulin, Keris, Mijenta, Código 1530, Corralejo.
  2. Wine dan sake: Black Stallion, Château Carbonneau, Pierre Chainier, Marrenon, Lake Chalice, Vasse Felix, Piccini, Born, Dassai.

Kehadiran daftar merek tersebut menunjukkan bahwa acara ini tidak sekadar menghadirkan mencicipi produk, tetapi juga memberi kesempatan untuk melihat peta minuman premium yang lebih beragam.

Perubahan selera konsumen

Technical Advisor acara, Andrew Soetiono, menilai preferensi konsumen saat ini sudah berkembang dan tidak lagi terbatas pada satu jenis minuman. Ia menekankan bahwa eksplorasi kini berjalan lebih cair, sehingga penyelenggaraan acara perlu mengikuti pergeseran tersebut.

“Eksplorasi tidak lagi tersegmentasi. Dengan menghadirkan whisky, wine, sake, dan spirits lainnya dalam satu ekosistem, Whisky Live Jakarta menjadi platform yang lebih adaptif, edukatif, dan sejalan dengan arah industri global,” ujarnya.

Pernyataan itu memperlihatkan bahwa acara ini tidak hanya berorientasi pada hiburan. Ajang ini juga diposisikan sebagai ruang belajar bagi konsumen yang ingin memahami karakter, teknik penyajian, dan konteks budaya dari tiap kategori minuman.

Pengalaman acara di Park Hyatt Jakarta

Park Hyatt Jakarta juga menjadi bagian penting dari pengalaman yang ditawarkan. Executive Assistant Manager of Food & Beverages Park Hyatt Jakarta, Charles Somasekar, menyampaikan bahwa konsep lintas kategori tersebut menjawab kebutuhan tamu yang ingin mengeksplorasi lebih banyak pilihan dalam satu pengalaman terpadu.

Rangkaian PRE-HEAT gathering digelar di The Bar, salah satu venue di hotel tersebut. Tempat ini dikenal dengan suasana bergaya Manhattan, pemandangan Jakarta dari ketinggian, dan racikan cocktail klasik yang disajikan dalam atmosfer santai namun tetap elegan.

Dengan filosofi “New Modern Classics”, setiap minuman dirancang melalui pendekatan yang sederhana dan seimbang, tetapi tetap memiliki karakter baru. Unsur ini menjadi bagian penting dari pengalaman yang ingin dibangun dalam rangkaian menuju acara utama.

Fokus acara yang lebih strategis

Melalui format baru ini, Whisky Live Jakarta 2026 diposisikan lebih dari sekadar festival pencicipan minuman premium. Acara tersebut diarahkan menjadi platform strategis untuk pertukaran wawasan, edukasi, dan kolaborasi lintas industri dalam skala internasional.

Perubahan ini juga menegaskan bahwa pasar minuman premium di Indonesia semakin matang. Dengan menggabungkan whisky, wine, sake, dan spirits dalam satu ekosistem, penyelenggara berupaya menghadirkan pengalaman yang relevan bagi konsumen sekaligus memperkuat posisi Jakarta sebagai salah satu pusat pertemuan industri minuman premium di kawasan.

Exit mobile version