Air masih menjadi salah satu penyebab paling umum kerusakan ponsel, meski banyak HP kini sudah dibekali perlindungan ketahanan terhadap percikan atau rendaman. Begitu air masuk ke dalam bodi, cairan bisa merembes ke komponen elektronik dan memicu gangguan ringan hingga kerusakan serius yang sulit diperbaiki.
Pada banyak kasus, tanda kerusakan tidak selalu muncul seketika. HP bisa tetap menyala beberapa saat, lalu mulai bermasalah pada speaker, kamera, layar, pengisian daya, atau bahkan mati total beberapa jam kemudian.
Apa yang terjadi saat HP kemasukan air
Air yang masuk dapat mengganggu jalur listrik di dalam perangkat. Laman The Guardian menyebut beberapa dampak yang sering muncul antara lain speaker tidak bersuara, foto menjadi blur, air masuk ke layar, HP gagal dicas, komponen berkarat, hingga kondisi mati total.
Kerusakan juga bisa menyasar komponen internal yang lebih sensitif. Layar, kapasitor, resistor, integrated circuits atau IC, chipset, memori, hingga PCB termasuk bagian yang rawan terdampak air, dan kerusakan pada area ini kerap tidak terlihat dari luar.
Berikut sejumlah gejala yang perlu diwaspadai setelah HP terkena air:
| Tanda kerusakan | Dampak yang mungkin muncul |
|---|---|
| Speaker terganggu | Suara hilang atau pecah |
| Kamera bermasalah | Hasil foto blur atau buram |
| Layar terdampak | Muncul bercak atau gangguan tampilan |
| Pengisian daya gagal | HP tidak bisa dicas dengan normal |
| Korosi internal | Komponen mulai berkarat |
| Kerusakan berat | HP mati total |
Penyebab HP mudah kemasukan air
Risiko paling besar biasanya datang dari kebiasaan memakai HP di area basah atau ekstrem. Laman GoFix menyebut pantai, kolam, dan danau sebagai lingkungan yang sangat berisiko karena air mudah mengenai perangkat dan masuk melalui celah kecil.
Bahkan HP yang terlihat rapat pun tetap bisa rentan jika sering terbentur. Seal pelindung, lem, dan karet perapat dapat melemah seiring waktu, sehingga air lebih mudah masuk ke bagian dalam perangkat.
Cara cepat mengatasi HP yang terlanjur basah
Service center resmi Transsion Holdings Group, Carlcare, menekankan pentingnya bertindak cepat dalam 60 detik pertama setelah HP terkena air. Langkah ini penting karena semakin lama perangkat dibiarkan basah, semakin besar peluang air merembes ke komponen dalam.
Langkah yang disarankan adalah sebagai berikut:
- Segera angkat HP dari sumber air.
- Lap bagian luar dengan handuk atau tisu kering.
- Matikan HP secepat mungkin.
- Lepas kartu SIM, memori, dan baterai jika memungkinkan.
- Simpan HP di tempat yang kering dan berventilasi.
- Jika tetap bermasalah, bawa ke pusat servis.
Tindakan cepat ini tidak menjamin HP pasti selamat, tetapi dapat menekan risiko korsleting dan kerusakan lebih lanjut.
Hal yang sebaiknya dihindari
Banyak orang masih keliru saat menangani HP basah. Salah satu kesalahan yang sering terjadi adalah menaruh HP di beras, padahal metode ini tidak membuat air cepat hilang dari komponen internal.
Jangan pula menyalakan HP yang baru terkena air atau langsung mengecasnya. Arus listrik dapat memperparah kerusakan, memicu korsleting, dan merusak baterai maupun komponen lain di dalam perangkat.
HP ber-IP rating tetap bisa rusak
Sertifikasi seperti IP54, IP55, IP52, IP67, IP68, IP69, IP69K, IP66, IPX8, IP65, atau MIL-STD-810H compliant memang memberi perlindungan tambahan. Namun, perlindungan itu bukan jaminan mutlak karena daya tahan dapat menurun seiring usia pemakaian, benturan, dan ausnya material pelindung.
Lenovo menjelaskan bahwa lem yang melemah, karet yang aus, atau kerusakan akibat jatuh bisa mengurangi efektivitas perlindungan tersebut. Karena itu, HP dengan IP rating pun tetap perlu dijaga dari paparan air agar usia pakainya lebih panjang.
Source: www.idntimes.com








