Samsung memperbarui lini TV gaya galeri The Frame dan The Frame Pro untuk edisi 2026 dengan fokus pada dua hal yang paling dicari pengguna: pengalaman visual yang lebih bersih dari pantulan cahaya dan kemampuan gaming yang lebih tinggi. Pembaruan ini membuat seri The Frame tidak lagi hanya menonjol sebagai TV dekoratif, tetapi juga lebih relevan untuk hiburan modern.
Menurut informasi yang dipublikasikan Notebookcheck berdasarkan pengumuman Samsung, kedua model kini mendukung DLG 240Hz dan membawa versi terbaru teknologi anti-glare. Pada model Pro, Samsung bahkan mengklaim pantulan layar kini “hampir tidak ada”, sehingga karya seni yang ditampilkan terlihat lebih realistis.
Peningkatan utama di Samsung The Frame Pro 2026
The Frame Pro 2026 tetap memakai panel Neo QLED 4K dan Wireless One Connect Box. Kombinasi ini mempertahankan tampilan premium sekaligus membantu instalasi yang lebih rapi tanpa banyak kabel terlihat di area TV.
Samsung juga meningkatkan teknologi Glare Free pada model ini. Fungsi utamanya adalah mengurangi refleksi cahaya dari lampu atau jendela, yang selama ini sering menjadi tantangan pada TV bergaya frame yang dipasang seperti lukisan di dinding.
Bagi pengguna yang juga bermain gim, The Frame Pro 2026 membawa tambahan yang cukup signifikan. Selain Motion Xcelerator 144Hz yang sudah ada, TV ini kini mendukung DLG 240Hz saat terhubung ke PC yang kompatibel.
DLG 240Hz memungkinkan refresh rate lebih tinggi untuk gerakan yang lebih halus. Namun, fitur ini datang dengan konsekuensi berupa penurunan resolusi, sehingga pengguna perlu memilih antara ketajaman gambar atau kecepatan frame yang lebih tinggi.
Pembaruan penting lain ada pada port Micro-HDMI di bagian belakang TV. Samsung menambahkan dukungan eARC pada port tersebut, sehingga port dengan input lag lebih rendah itu kini juga bisa dipakai untuk soundbar yang kompatibel.
Apa arti DLG 240Hz bagi pengguna
Dukungan DLG 240Hz bukan sekadar angka spesifikasi. Fitur ini paling relevan untuk gamer PC yang mengejar respons cepat dan animasi lebih mulus pada game kompetitif.
Secara praktis, manfaat utamanya meliputi:
- Gerakan tampak lebih halus saat frame rate tinggi.
- Respons visual lebih cepat untuk game cepat.
- Cocok untuk pengguna PC gaming yang memang memiliki perangkat pendukung.
- Ada kompromi resolusi saat mode ini aktif.
Untuk pengguna umum yang lebih sering menonton film atau menampilkan karya seni, fitur ini mungkin bukan alasan utama membeli TV. Namun kehadirannya memperluas posisi The Frame Pro dari sekadar TV lifestyle menjadi perangkat hiburan serbaguna.
Fitur AI ikut diperluas
Samsung juga menyematkan fitur AI baru di seri ini. Salah satunya adalah Samsung Vision AI Companion, yang memungkinkan pengguna mengajukan pertanyaan ke TV dan menerima jawaban melalui Bixby.
Selain itu, Samsung menyediakan akses ke Microsoft Copilot dan Perplexity lewat aplikasi terpisah. Langkah ini menunjukkan bahwa TV kini diposisikan bukan hanya sebagai layar tontonan, tetapi juga sebagai antarmuka layanan AI di ruang keluarga.
Untuk audio, tersedia AI Sound Controller Pro. Fitur ini memberi kontrol lebih baik atas volume dialog atau efek latar, sehingga pengalaman menonton bisa disesuaikan dengan jenis konten.
Samsung juga menambahkan AI Soccer Mode. Mode ini dirancang untuk meningkatkan kualitas tampilan dan audio saat menonton pertandingan sepak bola, area yang sering menjadi fokus promosi TV premium.
The Frame 2026 ikut mendapat banyak pembaruan
Model standar The Frame 2026 tidak dibiarkan tertinggal. TV ini tetap memakai koneksi bawaan langsung di unit utama dan mempertahankan desain tipis khas seri tersebut.
Samsung menambahkan back stoppers baru agar kabel lebih mudah dipasang dan dilepas tanpa perlu menurunkan TV dari dinding. Perubahan kecil ini terlihat praktis, terutama bagi pengguna yang sering mengganti perangkat terhubung.
Seperti model Pro, The Frame 2026 juga mendapat teknologi Glare Free yang telah ditingkatkan serta dukungan DLG 240Hz. Artinya, peningkatan visual dan gaming tidak lagi eksklusif untuk varian tertinggi.
Pilihan bezel juga tetap menjadi daya tarik. Samsung menawarkan opsi first party seperti Sand Gold Metal dan Modern Teak, serta frame buatan Deco TV Frames yang dirancang khusus untuk produk Samsung.
Ukuran, harga, dan dukungan software
The Frame Pro 2026 sudah diumumkan dalam ukuran 85 inci, 75 inci, dan 65 inci. Harganya masing-masing $3,999.99, $2,799.99, dan $1,999.99 di Samsung.com.
Samsung juga menyatakan varian 55 inci akan hadir menyusul, tetapi harga resminya belum diungkap. Untuk ukuran yang sudah tersedia, Samsung menawarkan penghematan hingga $800 melalui paket bundel dengan white bezel dan Q-Symphony Ultra Slim Soundbar, ditambah langganan Art Store selama 1 tahun serta garansi Samsung Care+ untuk TV selama 2 tahun.
Sementara itu, The Frame 2026 akan tersedia dalam ukuran 55 inci, 65 inci, 75 inci, dan 85 inci. Harga model standar ini belum diumumkan.
Kedua seri akan dikirim dengan One UI Tizen OS versi terbaru. Samsung juga menjanjikan dukungan pembaruan sistem operasi selama 7 tahun, sebuah nilai tambah penting untuk perangkat premium yang umumnya dipakai dalam jangka panjang.
Di tengah pasar TV premium yang makin padat, pembaruan pada Samsung The Frame dan The Frame Pro 2026 menunjukkan arah yang jelas. Samsung berupaya menggabungkan fungsi dekoratif, kualitas tampilan yang lebih tahan pantulan, fitur AI, dan spesifikasi gaming tinggi dalam satu produk yang menyasar pengguna ruang keluarga modern.
Source: www.notebookcheck.net