
Xiaomi mulai membuka pre-order untuk seri TV terbaru S Mini LED yang dipasarkan di China. Jajaran ini menarik perhatian karena membawa panel hingga 100 inci dengan refresh rate sampai 288Hz, sekaligus spesifikasi yang lebih tinggi dibanding lini S Mini LED yang lebih dulu meluncur di pasar Eropa.
Informasi awal menunjukkan seri ini diposisikan untuk pengguna yang mencari layar besar dengan fokus pada kualitas gambar dan fitur gaming. Xiaomi juga menonjolkan peningkatan di sektor kecerahan, jumlah zona peredupan, audio, dan lapisan layar yang dirancang untuk mengurangi pantulan cahaya.
Lima ukuran, puncaknya 100 inci
Seri Xiaomi S Mini LED terbaru hadir dalam lima pilihan ukuran layar. Varian yang tersedia dimulai dari 55 inci dan berlanjut hingga model 100 inci sebagai opsi paling besar.
Menurut data yang dirangkum dari artikel referensi Notebookcheck, model tertinggi membawa 1.920 dimming zones. Angka ini penting karena semakin banyak zona peredupan lokal, semakin baik TV mengontrol area terang dan gelap secara terpisah untuk meningkatkan kontras.
Model paling besar itu juga disebut memiliki tingkat kecerahan puncak 2.000 nits. Selain itu, Xiaomi menyematkan refresh rate hingga 288Hz, yang menjadi salah satu nilai jual utama untuk pengguna yang mengutamakan visual mulus saat bermain gim atau menonton konten gerak cepat.
Meski varian dasar berada di level lebih rendah, Xiaomi tetap mempertahankan sejumlah fitur inti yang berorientasi performa. Untuk model entry-level, jumlah zona peredupan disebut mencapai 576, namun fitur penting lain masih dipertahankan dalam lini yang sama.
Lebih tinggi dari versi Eropa
Spesifikasi lini China ini berbeda dari seri S Mini LED yang sebelumnya diumumkan di Uni Eropa. Perbedaan itu terlihat jelas pada ukuran maksimum, tingkat kecerahan, dan jumlah zona peredupan.
Berikut perbandingan singkatnya:
| Aspek | Xiaomi S Mini LED China | Xiaomi S Mini LED Eropa |
|---|---|---|
| Ukuran terbesar | 100 inci | 98 inci |
| Kecerahan puncak | 2.000 nits | 1.200 nits |
| Dimming zones maksimum | 1.920 | 880 |
| Refresh rate maksimum | 288Hz | tidak disebut setinggi versi China |
Data ini menunjukkan bahwa varian China diposisikan sebagai model yang lebih lengkap. Dengan kata lain, konsumen di luar China belum tentu mendapatkan spesifikasi yang sama, karena Xiaomi disebut tidak diperkirakan merilis jajaran ini secara resmi di pasar global dengan detail identik.
Fokus pada kualitas tampilan
Selain angka-angka spesifikasi, Xiaomi juga menyoroti lapisan “0.5% low-reflection film” pada seri ini. Lapisan tersebut diklaim membantu mengurangi pantulan cahaya sehingga pengalaman menonton tetap nyaman di ruangan yang pencahayaannya menantang.
Fitur seperti ini relevan untuk TV layar besar karena pantulan sering menjadi masalah utama saat perangkat ditempatkan di ruang keluarga dengan banyak sumber cahaya. Jika implementasinya efektif, layar bisa terlihat lebih konsisten tanpa gangguan refleksi yang terlalu kuat.
Xiaomi turut menyematkan teknologi pengolahan gambar yang disebut “Master Quality Engine”. Perusahaan mengklaim mesin ini bertugas meningkatkan kontras, ketajaman, dan akurasi warna pada berbagai jenis konten.
Dalam praktiknya, pemrosesan gambar semacam ini biasanya berpengaruh pada tampilan adegan gelap, detail objek, serta transisi warna. Namun kualitas akhir tetap akan bergantung pada panel, sumber konten, dan kalibrasi bawaan TV.
Diperkuat fitur gaming dan audio 2.1 channel
Xiaomi juga menempatkan kemampuan gaming sebagai salah satu daya tarik utama di seri S Mini LED terbaru ini. TV tersebut membawa Game Mode, dukungan VRR, serta AMD FreeSync Premium Pro untuk menjaga pengalaman bermain tetap responsif dan minim tearing.
Refresh rate tinggi hingga 288Hz juga memberi sinyal bahwa Xiaomi membidik pengguna konsol dan PC gaming. Meski begitu, manfaat maksimal dari angka tersebut tetap bergantung pada kompatibilitas perangkat sumber dan skenario penggunaan tertentu.
Di sektor audio, seri ini dibekali sistem 2.1 channel dengan Harman AudioEFX. Kehadiran konfigurasi tersebut menunjukkan Xiaomi tidak hanya fokus pada kualitas panel, tetapi juga ingin meningkatkan keluaran suara langsung dari TV tanpa selalu bergantung pada speaker eksternal.
Untuk pengguna rumahan, sistem 2.1 channel umumnya memberi dorongan pada vokal dan efek bass dibanding speaker standar TV. Meski belum menggantikan sistem home theater khusus, pendekatan ini bisa menjadi nilai tambah untuk penggunaan harian.
Status penjualan dan ketersediaan
Saat ini Xiaomi masih menjalankan masa pre-order untuk seri S Mini LED terbaru di China. Berdasarkan informasi dari artikel referensi, detail harga belum diumumkan dan dijadwalkan muncul saat periode pre-order berakhir pada 8 April di pasar tersebut.
Sampai saat ini, belum ada indikasi bahwa jajaran dengan spesifikasi persis sama akan tersedia resmi di luar China. Bagi pasar Eropa, Xiaomi sudah memiliki lini S Mini LED tersendiri yang saat ini beredar dengan diskon promosi, tetapi spesifikasinya tetap berada di bawah versi China pada beberapa aspek utama seperti ukuran maksimum, kecerahan, dan jumlah zona peredupan.
Source: www.notebookcheck.net








