
Kekhawatiran soal penundaan jadwal rilis GTA 6 kembali mencuat setelah muncul rumor yang menyebut build terbaru game itu memiliki masalah pada fitur simpan dan muat. Namun, klaim tersebut dibantah oleh sumber yang dikutip penulis senior Kotaku, Zack Zwiezen, yang menyebut kabar itu tidak berdasar.
Rumor itu cepat menyebar karena penggemar GTA 6 masih sensitif terhadap isu penundaan. Situasi ini makin mudah memicu spekulasi karena Rockstar Games sebelumnya memang sudah mengumumkan penundaan perilisan game tersebut.
Rumor fitur save/load disebut tidak kredibel
Sumber awal rumor datang dari Popbitch, situs gosip asal Inggris. Media itu mengklaim bahwa build GTA 6 saat ini belum memiliki sistem save dan load yang berfungsi, padahal fitur tersebut merupakan komponen dasar dalam game modern.
Popbitch juga menyebut persoalan itu rumit karena bergantung pada pengetahuan mantan karyawan Rockstar. Dalam narasi yang beredar, mantan pegawai tersebut disebut telah dipecat karena diduga membocorkan informasi rahasia.
Klaim itu memicu respons beragam di media sosial. Banyak penggemar meragukan masuk akal atau tidaknya tim pengembang sebesar Rockstar gagal menyelesaikan sistem simpan data, yang secara umum merupakan fondasi teknis penting dalam pengembangan game skala besar.
Zack Zwiezen dari Kotaku kemudian mengatakan telah mengonfirmasi kepada sumber bahwa cerita tersebut adalah “nonsense” atau omong kosong. Bantahan itu penting karena Zwiezen sebelumnya pernah melaporkan pada 2024 bahwa pengembangan GTA 6 meleset dari jadwal, sebelum Rockstar akhirnya mengumumkan penundaan pertama secara resmi pada Mei.
Mengapa rumor ini cepat dipercaya sebagian penggemar
GTA 6 berada dalam sorotan sangat besar sejak trailer pertamanya dirilis. Setiap kabar kecil, bahkan yang belum terverifikasi, cenderung langsung mendapat perhatian luas karena ekspektasi terhadap game ini sangat tinggi.
Di saat yang sama, ada faktor psikologis yang membuat rumor negatif lebih cepat menyebar. Penggemar yang sudah khawatir akan penundaan ketiga lebih mudah bereaksi terhadap kabar yang terdengar dramatis, termasuk isu fitur inti yang disebut belum bekerja.
Take-Two Interactive sendiri sebelumnya berusaha menenangkan investor. Dalam panggilan laporan keuangan pada Februari, penerbit itu menyatakan kampanye pemasaran GTA 6 akan dimulai pada musim panas.
Pernyataan itu dibaca sebagai sinyal bahwa rencana peluncuran masih bergerak. Meski begitu, laporan yang beredar menunjukkan kalangan internal dan pengamat industri masih berbeda pandangan soal seberapa realistis target rilis pada 19 November bisa dipertahankan.
Faktor lain yang memicu spekulasi penundaan
Spekulasi soal jadwal GTA 6 tidak hanya datang dari rumor Popbitch. Pada awal 2026, jurnalis Bloomberg Jason Schreier melaporkan proyek itu masih belum “content complete”, yang berarti masih ada bagian penting game yang belum selesai.
Status tersebut tidak otomatis berarti game akan ditunda. Namun, laporan dari Schreier dinilai berbobot karena rekam jejaknya dalam mengungkap perkembangan industri game kerap akurat dan berbasis sumber internal.
Di sisi lain, situasi keamanan data Rockstar juga kembali menjadi perhatian. Peretas yang pernah membobol Rockstar pada 2022 dan menyebarkan rekaman awal GTA 6 dilaporkan kembali muncul, lalu memberi isyarat bahwa pihak lain mungkin memiliki source code dari build lama.
Jika materi sensitif itu benar-benar tersebar luas, dampaknya bisa meluas ke strategi komunikasi dan jadwal perusahaan. Meski begitu, hingga kini belum ada konfirmasi resmi bahwa potensi kebocoran kode sumber tersebut telah mengubah rencana rilis.
Pandangan yang lebih optimistis tetap ada
Tidak semua analisis mengarah pada skenario penundaan baru. Mantan animator Rockstar, Mike York, seperti dikutip GameRant, menilai perusahaan cenderung enggan menunda game yang sama lebih dari dua kali.
Pandangan itu sejalan dengan logika bisnis industri hiburan. Musim liburan dinilai sebagai jendela komersial yang sangat menguntungkan, sehingga melewatkannya dapat menjadi keputusan yang berat bagi penerbit sebesar Take-Two.
Berikut poin penting yang saat ini paling relevan terkait rumor GTA 6:
- Rumor soal fitur save/load berasal dari Popbitch, bukan dari pengumuman resmi Rockstar.
- Zack Zwiezen dari Kotaku menyebut sumber yang ia hubungi membantah rumor tersebut.
- Take-Two sebelumnya mengatakan promosi game akan dimulai pada musim panas.
- Jason Schreier pernah melaporkan GTA 6 belum “content complete”.
- Belum ada pernyataan resmi yang memastikan penundaan baru dari Rockstar atau Take-Two.
Apa yang bisa dibaca dari situasi saat ini
Dalam konteks industri game, fitur save dan load memang sangat fundamental. Karena itu, klaim bahwa sistem tersebut benar-benar belum bisa digunakan pada tahap mendekati rilis terdengar ekstrem, sehingga wajar jika banyak pihak menuntut verifikasi lebih kuat sebelum mempercayainya.
Sampai saat ini, informasi yang paling kuat tetap datang dari sumber media dengan rekam jejak solid dan dari pernyataan resmi perusahaan. Selama Rockstar dan Take-Two belum mengumumkan perubahan jadwal, rumor tentang kerusakan fitur inti masih berada di level spekulasi yang belum terbukti.
Bagi penggemar, situasi ini menunjukkan bahwa popularitas GTA 6 membuat setiap rumor mudah membesar, termasuk kabar yang lemah dasar faktanya. Fokus utama saat ini tetap tertuju pada apakah Rockstar melanjutkan kampanye pemasaran sesuai rencana, karena langkah itu akan menjadi penanda paling jelas tentang arah jadwal rilis game tersebut.
Source: www.notebookcheck.net








