
Infinix Note 60 Pro 5G resmi hadir di Indonesia dan langsung mencuri perhatian karena membawa spesifikasi yang jarang ditemui di kelas harga menengah premium. Ponsel ini juga ditunjuk sebagai HP resmi MPL Indonesia Season 17, sehingga posisinya semakin kuat di mata penggemar game dan e-sports.
Kehadiran perangkat ini relevan bagi pengguna yang mencari smartphone Rp5 jutaan dengan layar cepat, performa tinggi, baterai besar, dan fitur pengisian daya yang lengkap. Di sisi lain, Infinix mencoba menegaskan bahwa seri Note terbaru ini bukan sekadar tampil agresif di atas kertas, tetapi juga disiapkan untuk kebutuhan gaming yang stabil.
Fokus pada kebutuhan gamer dan pengguna harian
Infinix meluncurkan Note 60 Pro 5G pada 18 Februari 2026, lalu mulai memasarkannya sehari setelah peluncuran. Penempatan waktunya membuat ponsel ini langsung masuk ke pasar dengan citra kuat sebagai perangkat yang siap dipakai untuk hiburan, multitasking, dan kompetisi game.
Sebagai HP resmi MPL Indonesia Season 17, perangkat ini membawa nilai simbolis sekaligus fungsional. Ajang MPL dikenal menuntut kestabilan performa, respons layar yang cepat, dan daya tahan tinggi, sehingga pemilihan ponsel ini ikut memperkuat kesan bahwa Infinix ingin bersaing serius di segmen gaming mid-range.
Layar AMOLED 1.5K dengan refresh rate 144Hz
Salah satu daya tarik utama Infinix Note 60 Pro 5G ada pada layarnya. Ponsel ini memakai panel AMOLED 6,78 inci dengan resolusi 1.5K dan refresh rate adaptif hingga 144Hz.
Kombinasi itu membuat animasi terasa mulus saat scrolling, berpindah aplikasi, maupun bermain game. Untuk pengguna yang gemar menonton konten dan bermain gim kompetitif, spesifikasi layar ini memberi nilai tambah yang sulit diabaikan di rentang harga Rp5 jutaan.
Di bagian belakang, Infinix juga menyematkan Active Matrix Display. Fitur ini menghadirkan efek cahaya interaktif yang memberi identitas visual berbeda dari banyak ponsel lain di kelas yang sama.
Performa kelas atas di segmen menengah
Di sektor dapur pacu, Infinix Note 60 Pro 5G mengandalkan Snapdragon 7s Gen 4 dengan fabrikasi 4nm. Chipset ini dipadukan dengan RAM hingga 12 GB LPDDR5 dan penyimpanan UFS 3.1.
Susunan tersebut mendukung performa yang responsif untuk aktivitas berat, termasuk game dengan grafis tinggi dan perpindahan antar-aplikasi yang cepat. Infinix juga menambahkan sistem pendingin 3D IceCore VC Chamber agar suhu perangkat tetap terjaga saat dipakai dalam sesi bermain yang panjang.
Baterai besar dan pengisian daya lengkap
Di sisi daya, perangkat ini dibekali baterai 6.500 mAh. Kapasitas tersebut memberi ruang penggunaan lebih panjang bagi pengguna aktif, terutama yang sering bermain gim, streaming, atau bekerja dalam mobilitas tinggi.
Infinix mengklaim teknologi Battery Self Healing mampu menjaga kesehatan baterai tetap di atas 80 persen hingga 6 tahun penggunaan. Untuk pengisian, tersedia 90W fast charging, 30W wireless charging, dan reverse wireless charging.
Kamera dan fitur pendukung
Untuk fotografi, Infinix membawa kamera utama 50 MP dengan OIS. Kehadiran stabilisasi optik membantu menghasilkan foto yang lebih stabil, terutama saat memotret dalam kondisi bergerak atau cahaya yang kurang ideal.
Kamera ultrawide 8 MP tersedia untuk kebutuhan sudut lebih luas, sementara kamera depan 13 MP ditujukan bagi selfie dan video call. Berikut ringkasannya:
- Kamera utama 50 MP dengan OIS
- Kamera ultrawide 8 MP
- Kamera depan 13 MP
- Night Mode, AI Cam, dan Vlog Mode
Di sisi audio dan konektivitas, ponsel ini sudah mendukung 5G, WiFi 6, Bluetooth 5.4, NFC, dan infrared blaster. Speaker stereo hasil kolaborasi dengan JBL juga menambah pengalaman multimedia yang lebih imersif.
Harga dan posisi di pasar
Infinix Note 60 Pro 5G dijual Rp5.499.000 untuk varian 8/256 GB dan Rp5.999.000 untuk varian 12/256 GB. Di beberapa kanal penjualan, harga bisa menjadi lebih rendah bila ada promo tertentu.
Berikut tabel singkat spesifikasinya:
| Komponen | Detail |
|---|---|
| Layar | AMOLED 6,78 inci, 1.5K, 144Hz |
| Chipset | Snapdragon 7s Gen 4 |
| RAM/Penyimpanan | Hingga 12 GB / 256 GB |
| Baterai | 6.500 mAh |
| Pengisian | 90W, 30W wireless, reverse wireless charging |
| Kamera utama | 50 MP OIS |
| Kamera depan | 13 MP |
| Harga | Rp5.499.000 dan Rp5.999.000 |
Meski demikian, perangkat ini tetap memiliki beberapa catatan. Kamera ultrawide 8 MP belum termasuk yang paling kuat di kelasnya, sementara sertifikasi IP64 masih sebatas tahan percikan air.
Tanpa kamera telephoto, kemampuan zoom juga masih mengandalkan pemrosesan digital. Rekaman video pun masih mentok di 4K 30fps, sehingga belum sepenuhnya unggul dibanding beberapa kompetitor yang menawarkan format lebih tinggi.









