
Motorola Moto G57 Power 5G hadir dengan pendekatan yang tidak biasa di kelas menengah bawah. Ponsel ini tidak mengejar bodi tipis atau kamera besar, melainkan menonjolkan baterai 7000 mAh dan ketahanan fisik sebagai nilai jual utama.
Strategi itu membuat perangkat ini berbeda di pasar yang semakin ramai oleh ponsel serba tipis. Bagi pembaca yang mencari HP untuk dipakai lama, kuat saat dibawa ke lapangan, dan tidak mudah kehabisan daya, Moto G57 Power 5G layak dilirik lebih dekat.
Baterai 7000 mAh jadi daya tarik utama
Moto G57 Power 5G memakai baterai 7000 mAh dengan teknologi Silicon Carbon. Teknologi ini membantu menjaga kapasitas besar tanpa membuat bodi terasa terlalu tebal.
Dalam penggunaan normal, daya tahannya bisa mencapai dua hari. Bagi pengguna yang sering naik turun kendaraan, bekerja di luar ruangan, atau memakai ponsel untuk navigasi dan komunikasi intensif, keunggulan ini sangat terasa.
Performa cukup stabil untuk harian
Motorola membekali ponsel ini dengan Snapdragon 6s Gen 4 berbasis fabrikasi 4nm. Chip ini termasuk baru di kelasnya dan dirancang untuk menjaga efisiensi daya sekaligus memberi performa yang cukup stabil.
Untuk aktivitas harian seperti media sosial, streaming, belanja online, dan multitasking ringan hingga menengah, kinerjanya disebut memadai. Ponsel ini juga membawa RAM 8GB dengan RAM Boost hingga 12GB, sehingga respons sistem terasa lebih nyaman untuk penggunaan sehari-hari.
Layar halus, terang, tapi bukan AMOLED
Di bagian depan, Moto G57 Power 5G memakai panel IPS LCD 6,72 inci dengan resolusi Full HD+. Panel ini bukan AMOLED, tetapi sudah mendukung refresh rate 120Hz yang membuat animasi dan navigasi terasa lebih mulus.
Tingkat kecerahan hingga 1050 nits menjadi nilai tambah untuk pemakaian luar ruangan. Namun, pengguna tetap perlu memahami bahwa kontras warna dan tingkat hitamnya masih berada di bawah layar AMOLED yang ditawarkan beberapa kompetitor.
Kamera cukup standar di kelasnya
Sektor kamera tidak menjadi fokus utama pada perangkat ini. Moto G57 Power 5G membawa kamera utama 50MP Sony LYTIA 600 dan kamera ultrawide 8MP untuk kebutuhan foto harian.
Hasilnya dinilai cukup baik saat cahaya terang, terutama untuk detail dasar dan kebutuhan dokumentasi cepat. Sementara itu, kamera depan 8MP terasa biasa saja untuk ukuran pasar saat ini, apalagi ketika dipakai di kondisi cahaya rendah.
Tahan banting dan lebih siap untuk kondisi berat
Nilai tambah terbesar dari Moto G57 Power 5G ada pada sertifikasi MIL-STD-810H dan IP64. Sertifikasi ini menunjukkan perangkat lebih tahan terhadap benturan ringan, debu, dan percikan air.
Fitur Smart Water Touch juga membantu layar tetap responsif saat basah. Bagi pengguna lapangan, kurir, pekerja outdoor, atau siapa pun yang sering beraktivitas di kondisi tidak ideal, fitur semacam ini bisa sangat berguna.
Catatan kekurangan yang perlu diperhitungkan
Meski unggul di daya tahan, ponsel ini tetap punya kompromi. Pengisian dayanya hanya 30W hingga 33W, sehingga baterai 7000 mAh membutuhkan waktu pengisian yang relatif lama.
Bobot 210 gram juga membuatnya terasa cukup berat saat dipakai lama. Selain itu, dukungan pembaruan perangkat lunak masih tertinggal dibanding sejumlah pesaing yang lebih agresif dalam urusan update sistem.
Berikut gambaran singkat kelebihan dan kekurangannya:
| Aspek | Keterangan |
|---|---|
| Baterai | 7000 mAh, tahan hingga dua hari |
| Performa | Snapdragon 6s Gen 4, cukup stabil untuk harian |
| Layar | 6,72 inci Full HD+, 120Hz, 1050 nits |
| Kamera | 50MP utama, 8MP ultrawide, kamera depan 8MP |
| Ketahanan | MIL-STD-810H, IP64, Smart Water Touch |
| Kekurangan | Pengisian 30W–33W, bobot 210 gram, update terbatas |
Cocok untuk siapa?
Moto G57 Power 5G paling cocok untuk pengguna yang memprioritaskan daya tahan baterai dan ketangguhan bodi. Ponsel ini juga relevan bagi orang yang membutuhkan perangkat andal untuk kerja mobile, perjalanan jauh, atau aktivitas harian yang padat tanpa sering mencari colokan.
Sebaliknya, pengguna yang mengejar layar AMOLED, kamera lebih optimal, pengisian cepat, atau fitur software yang lebih panjang dukungannya mungkin akan menemukan opsi lain yang lebih seimbang di kelas harga serupa. Dalam konteks pasar Rp2 jutaan, Moto G57 Power 5G justru tampil sebagai pilihan yang spesifik, kuat di satu sektor, dan jelas menyasar kebutuhan pengguna yang praktis.









