Kebocoran terbaru mengarah pada jadwal peluncuran lini ponsel lipat Samsung berikutnya, termasuk Galaxy Z Fold 8 dan varian baru yang disebut Galaxy Z Fold 8 Wide atau Galaxy Z Wide Fold. Laporan itu menyebut Samsung akan memperkenalkan tiga perangkat lipat sekaligus pada acara Galaxy Unpacked yang digelar pada 22 Juli di London.
Informasi ini penting karena menandai perubahan strategi Samsung di segmen foldable. Selain Galaxy Z Fold 8 dan Galaxy Z Flip 8, perusahaan disebut menyiapkan model “Wide” dengan rasio layar 4:3 yang diposisikan untuk menawarkan pengalaman berbeda dari Fold reguler.
Jadwal rilis yang mulai mengerucut
Rujukan utama berasal dari Korea Economic TV, seperti dikutip SammyGuru. Media bisnis asal Korea Selatan itu melaporkan bahwa Samsung menargetkan peluncuran trio foldable terbarunya pada 22 Juli.
Jika laporan itu akurat, acara Unpacked kedua Samsung tahun ini akan berlangsung di London. Detail jam pelaksanaan belum diungkap, sehingga kepastian waktunya kemungkinan baru muncul saat undangan resmi mulai disebar pada awal Juli.
Pemilihan London juga dinilai bukan tanpa alasan. Korea Economic TV mengaitkannya dengan posisi Samsung yang disebut masih unggul atas iPhone di pasar Eropa, berdasarkan statistik penjualan perangkat pada 2025.
Selain itu, operasi Samsung untuk kawasan Eropa memang dijalankan dari kantor pusat regionalnya di Surrey, Inggris. Kombinasi faktor pasar dan operasional tersebut membuat London dinilai logis sebagai lokasi peluncuran produk lipat terbaru.
Galaxy Z Fold 8 Wide jadi sorotan
Dari tiga perangkat yang disebut akan hadir, model paling menarik perhatian adalah Galaxy Z Fold 8 Wide. Nama ini juga disebut dalam kebocoran sebagai Galaxy Z Wide Fold.
Perangkat tersebut kabarnya akan memakai rasio aspek 4:3. Pendekatan ini berbeda dari lini Fold sebelumnya dan berpotensi memberi area kerja yang lebih mirip tablet saat layar utama dibuka.
Rasio layar seperti ini bisa menjadi nilai jual utama untuk produktivitas, membaca dokumen, dan penggunaan multitasking. Langkah itu juga dianggap sebagai upaya Samsung untuk memperluas segmen pengguna foldable premium yang selama ini masih relatif terbatas.
S Pen disebut bisa kembali
Salah satu detail paling penting dalam laporan itu adalah kemungkinan hadirnya dukungan S Pen pada Galaxy Z Fold 8 Wide. Korea Economic TV menyebut Samsung ingin membawa stylus tersebut ke model Wide untuk memberi keunggulan kompetitif.
Strategi ini disebut berkaitan dengan persaingan baru di pasar foldable. Samsung dilaporkan ingin menyiapkan pembeda yang kuat menjelang kemunculan ponsel lipat pertama Apple, yang menurut laporan yang sama juga akan meluncur tahun ini dengan karakteristik serupa.
Jika benar, dukungan stylus akan membuat varian Wide tampil lebih agresif dari Fold biasa. Selama beberapa generasi terakhir, integrasi S Pen pada perangkat lipat Samsung selalu menjadi isu penting karena berkaitan dengan ketebalan bodi, desain layar, dan ruang internal.
Bagaimana dengan Galaxy Z Fold 8 reguler?
Kebocoran yang sama justru mengindikasikan perubahan besar tidak akan terjadi pada Galaxy Z Fold 8 versi standar. Karena itu, dukungan S Pen kemungkinan tetap tidak tersedia pada model reguler tersebut.
Informasi ini sejalan dengan laporan lain yang menyebut Samsung tengah mengembangkan S Pen generasi baru. Namun, implementasinya diperkirakan belum langsung diterapkan secara merata ke semua perangkat foldable berikutnya.
Secara sederhana, posisi dua model Fold itu bisa dibedakan seperti berikut:
- Galaxy Z Fold 8: penerus Fold standar, dengan perubahan yang disebut tidak terlalu besar.
- Galaxy Z Fold 8 Wide: varian baru dengan rasio 4:3 dan kemungkinan dukungan S Pen.
- Galaxy Z Flip 8: model clamshell yang akan melengkapi lini foldable Samsung.
Perangkat lunak dan konteks peluncuran
Ketiga perangkat itu juga diperkirakan debut dengan One UI 9 berbasis Android 17. Walau versi beta perangkat lunak tersebut belum tersedia untuk publik, sejumlah bocoran sebelumnya sudah memberi gambaran soal peningkatan fitur yang mungkin dibawa.
Samsung tampaknya ingin menjadikan peluncuran ini sebagai paket lengkap, bukan sekadar pembaruan perangkat keras. Kombinasi faktor desain, software baru, dan kemungkinan hadirnya model Wide menunjukkan bahwa perusahaan sedang mencoba menyegarkan lini foldable setelah beberapa tahun berkembang lebih bertahap.
Meski begitu, status informasi ini masih sebatas laporan awal dan belum dikonfirmasi langsung oleh Samsung. Sumber referensi juga mengingatkan bahwa rantai pasok global dan jalur pengiriman masih bisa memengaruhi jadwal akhir sebelum perangkat benar-benar diumumkan.
Dengan jarak waktu yang disebut tinggal sedikit lebih dari 100 hari dari tanggal peluncuran yang bocor, perhatian kini tertuju pada undangan resmi Unpacked dan kemunculan teaser dari Samsung. Jika jadwal 22 Juli di London benar, maka Galaxy Z Fold 8 Wide berpotensi menjadi salah satu eksperimen terbesar Samsung di pasar ponsel lipat premium tahun ini.
Source: www.androidpolice.com