DJI Osmo Pocket 4 Siap Guncang Kamera Pro, Slow Motion 4K 240fps Jadi Ancaman Nyata

Author: Qoo Media

DJI mulai menggoda kemampuan video Osmo Pocket 4 lewat klip teaser terbaru yang menonjolkan fitur slow motion. Sorotan utamanya adalah kemungkinan perekaman 4K pada 240 fps, sebuah lompatan besar dari Osmo Pocket 3 yang saat ini mentok di 4K 120 fps.

Bila spesifikasi itu benar, Osmo Pocket 4 berpotensi masuk ke wilayah yang biasanya ditempati kamera mirrorless kelas profesional. Kamera gimbal saku ini bahkan disebut bisa menantang sejumlah model Sony, Canon, dan Panasonic yang dibanderol di atas $3,000.

Teaser baru mengarah ke slow motion yang lebih serius

DJI sebelumnya sudah merilis teaser peluncuran resmi Osmo Pocket 4. Kini, perusahaan itu kembali memanaskan antusiasme lewat cuplikan singkat dengan slogan “The World in my Pocket”.

Isi teaser tersebut dinilai selaras dengan rumor lama tentang mode video 4K 240 fps. Notebookcheck melaporkan bahwa mode ini akan membuat kemampuan slow motion Osmo Pocket 4 menjadi dua kali lebih lambat dan lebih halus dibanding pendahulunya.

Dalam praktiknya, perekaman 240 fps memberi ruang kreatif yang jauh lebih luas untuk adegan aksi. Jika video utama diproses pada 24 fps, satu detik rekaman real-time dapat diperpanjang menjadi sekitar 10 detik footage sinematik dalam resolusi 4K.

Mengapa 4K 240 fps jadi sorotan

Frame rate tinggi bukan sekadar angka di lembar spesifikasi. Untuk kreator video, angka itu menentukan seberapa mulus gerakan cepat bisa diperlambat tanpa kehilangan detail gerak.

Saat ini, 4K 120 fps sudah tergolong kuat untuk perangkat ringkas. Bahkan, Notebookcheck menyebut level tersebut setara dengan kemampuan kamera belakang iPhone 17 Pro.

Namun, 4K 240 fps masih jarang ditemukan di banyak kamera “serius”. Pada titik ini, DJI berpotensi menawarkan fitur yang belum umum bahkan pada kamera dari merek besar yang harganya jauh lebih mahal.

Berikut dampak praktis dari 4K 240 fps bagi pengguna:

  1. Gerakan cepat terlihat lebih halus saat diperlambat.
  2. Detail percikan air, olahraga, atau aksi ekstrem lebih mudah ditangkap.
  3. Editor video punya fleksibilitas lebih besar saat menata ritme adegan.
  4. Hasil akhir terlihat lebih sinematik tanpa harus turun ke resolusi lebih rendah.

Bukan hanya frame rate, sensor juga dikabarkan naik kelas

Osmo Pocket 4 juga disebut akan membawa sensor 1 inci bertipe stacked CMOS. Menurut laporan yang sama, sensor ini diperkirakan mampu menghadirkan dynamic range hingga 14 stop.

Angka tersebut penting karena berkaitan langsung dengan kemampuan kamera menangkap detail area terang dan gelap dalam satu frame. Jika benar terealisasi, Osmo Pocket 4 tidak hanya unggul di slow motion, tetapi juga berpotensi menawarkan kualitas gambar yang lebih matang untuk kebutuhan produksi serius.

Sensor stacked umumnya mendukung proses baca data yang lebih cepat. Ini relevan untuk perekaman frame rate tinggi karena sensor harus menangani data besar dalam waktu singkat.

Selain sensor baru, perangkat ini juga dirumorkan memiliki penyimpanan internal. Fitur seperti ini dapat membantu kreator yang ingin merekam cepat tanpa selalu bergantung pada media eksternal.

Rumor 6K ikut memperkuat posisi Osmo Pocket 4

Kebocoran kemasan ritel juga memunculkan spekulasi lain, yakni dukungan perekaman 6K. Hingga kini DJI belum secara resmi menggoda fitur tersebut, tetapi rumor itu ikut memperbesar ekspektasi pasar terhadap generasi terbaru Osmo Pocket.

Jika 6K benar hadir bersama 4K 240 fps, Osmo Pocket 4 akan memiliki kombinasi spesifikasi yang sangat agresif di kelas kamera saku bergimbal. Posisi produk ini pun bisa semakin unik karena menggabungkan portabilitas, stabilisasi bawaan, dan spesifikasi video yang biasanya diasosiasikan dengan perangkat lebih besar.

Tabel sederhana berikut merangkum perbandingan awal yang saat ini ramai dibahas:

Fitur Osmo Pocket 3 Osmo Pocket 4 (rumor/teaser)
Slow motion 4K 120 fps 240 fps
Sensor 1 inci 1 inci stacked CMOS
Dynamic range belum disebut dalam teaser baru hingga 14 stop
Resolusi video lain kemungkinan 6K
Penyimpanan internal dirumorkan ada

Tantangan nyata untuk kamera jauh lebih mahal

Pasar kamera saat ini semakin kompetitif karena kreator menuntut perangkat kecil dengan kualitas tinggi. Dalam konteks itu, Osmo Pocket 4 bisa menjadi ancaman nyata bagi kamera yang selama ini mengandalkan ukuran sensor lebih besar dan ekosistem lensa sebagai nilai jual utama.

Tentu, kamera mirrorless tetap unggul dalam fleksibilitas lensa, kontrol manual mendalam, dan performa di skenario produksi tertentu. Namun untuk kebutuhan konten cepat, travel, vlog, dan adegan aksi, spesifikasi seperti 4K 240 fps pada bodi saku bisa menjadi pembeda yang sangat kuat.

DJI dijadwalkan meluncurkan Osmo Pocket 4 pada 16 April. Menjelang pengumuman itu, teaser tambahan sangat mungkin terus muncul dan membuka lebih banyak detail soal kemampuan video, sensor, serta potensi fitur lain yang bisa mengubah posisi kamera mungil ini di pasar kreator konten.

Source: www.notebookcheck.net
Terbaru