Pengguna Pixel ramai melaporkan baterai ponsel mereka lebih cepat habis setelah pembaruan Pixel Drop pada bulan Maret. Keluhan ini muncul di Reddit, forum komunitas Google, hingga kolom diskusi media teknologi, dan tidak terbatas pada satu model saja.
Laporan yang beredar menunjukkan masalah terjadi pada banyak lini, mulai dari Pixel 7, Pixel 8, hingga seri Pixel 9 dan Pixel 10. Sejumlah pengguna juga menyebut pengurasan daya tetap terjadi saat ponsel sedang diam atau idle, kondisi yang biasanya tidak memakan banyak baterai.
Keluhan muncul setelah pembaruan Maret
Android Authority mencatat banyak laporan mulai bermunculan dalam rentang sekitar dua sampai tiga pekan setelah Pixel Drop bulan Maret. Media itu juga menyoroti bahwa pembaruan berikutnya pada bulan April lebih berfokus pada perbaikan bug umum dan belum terlihat secara jelas menyasar masalah baterai ini.
Indikasi gangguan ini terlihat dari perubahan daya tahan yang cukup signifikan. Seorang pengguna Reddit menyebut Pixel 9 Pro miliknya yang sebelumnya bisa bertahan seharian kini perlu diisi ulang dua sampai tiga kali dalam sehari.
Pengguna lain melaporkan Pixel 10 Pro yang sebelumnya mampu bertahan sekitar 16 jam dengan screen-on time tujuh jam, kini turun menjadi nyaris 12 jam dengan screen-on time enam jam. Ada pula komentar yang lebih tajam, dengan seorang pengguna menulis, “My battery has been absolute dogshit since the update. Hoping for a fix. P10 Pro.”
Data jajak pendapat Android Authority juga memperlihatkan skala keluhan yang cukup besar. Dari 1.964 suara yang masuk, sebanyak 73 persen responden mengatakan baterai Pixel mereka terkuras lebih cepat, 17 persen menyebut tidak ada perubahan, dan sisanya belum memeriksa atau memberi jawaban lain.
Tidak terbatas pada satu model
Pola laporan menunjukkan masalah ini tidak eksklusif pada perangkat lama atau perangkat baru. Meski keluhan paling banyak datang dari pemilik seri Pixel 9 dan Pixel 10, laporan serupa juga ditemukan pada seri Pixel 7 dan Pixel 8, termasuk varian A series.
Fakta itu penting karena mempersempit dugaan bahwa ini bukan sekadar penurunan kesehatan baterai pada perangkat tertentu. Jika model yang relatif baru ikut terdampak, kemungkinan penyebabnya lebih dekat ke sisi perangkat lunak, firmware, atau interaksi antarkomponen setelah pembaruan sistem.
Dalam ekosistem Android, pembaruan bulanan memang dirancang untuk membawa fitur baru dan menutup celah bug sebelumnya. Namun, pembaruan software juga bisa memicu masalah baru, terutama jika ada konflik pada layanan latar belakang, manajemen jaringan, atau modul lokasi.
Dugaan penyebab: bug GPS dan CPU tidak masuk mode hemat daya
Salah satu teori yang paling banyak dibahas datang dari pengguna yang menelusuri perilaku sistem setelah update. Menurut laporan yang dikutip Android Authority, masalah diduga terkait bug GPS atau GNSS yang membuat CPU gagal masuk ke status “suspended” atau mode Doze saat ponsel tidak dipakai.
Doze adalah mekanisme hemat daya di Android yang menekan aktivitas latar belakang ketika perangkat sedang diam. Jika mode ini gagal aktif, sistem akan terus menjaga prosesor tetap bekerja, dan baterai pun terkuras meski layar mati.
Pengguna tersebut menyebut dugaan sumber masalah ada pada modul baseband/GNSS Exynos. Dalam kutipan yang dimuat Android Authority, modul itu disebut “caught in a persistent polling loop,” yang kemudian memicu “hardware interrupt storm” bahkan saat perangkat berada di Airplane Mode dan radio dimatikan secara manual.
Secara sederhana, dugaan itu berarti ada komponen yang terus meminta perhatian sistem tanpa henti. Akibatnya, CPU tidak benar-benar beristirahat dan konsumsi daya tetap tinggi sepanjang waktu.
Apa yang sudah diketahui sejauh ini
Hingga kini, Google belum memberi konfirmasi resmi bahwa bug GPS adalah penyebab utama. Android Authority menyebut perusahaan juga belum mengakui masalah tersebut di thread Issue Tracker yang relevan.
Karena itu, status penyebabnya masih sebatas dugaan teknis dari komunitas pengguna. Namun, konsistensi laporan dari banyak model dan keluhan soal baterai yang boros saat idle membuat masalah ini dinilai cukup kredibel untuk dipantau.
Berikut ringkasan kondisi yang sejauh ini teridentifikasi:
- Keluhan meningkat setelah Pixel Drop bulan Maret.
- Dampak dirasakan pada banyak model Pixel, termasuk seri terbaru.
- Gejala utama berupa baterai cepat habis, bahkan saat idle.
- Dugaan teknis mengarah ke bug GPS/GNSS yang menghambat mode Doze.
- Pembaruan bulan April belum terlihat menyelesaikan masalah ini.
Tanda yang bisa diamati pengguna
Pengguna Pixel yang ingin memeriksa apakah perangkatnya terdampak dapat mencermati beberapa pola dasar. Gejalanya biasanya tidak hanya berupa screen-on time yang menurun, tetapi juga standby time yang jatuh lebih cepat dari biasanya.
Beberapa tanda yang paling sering disebut antara lain:
| Gejala | Indikasi |
|---|---|
| Baterai turun cepat saat layar mati | Kemungkinan proses latar belakang terus aktif |
| Ponsel lebih sering hangat saat idle | CPU bisa jadi tidak masuk mode hemat daya |
| Daya tahan turun drastis setelah update | Ada kemungkinan terkait perubahan software |
| Airplane Mode tidak banyak membantu | Dugaan bug berada di level sistem atau modul tertentu |
Sampai ada penjelasan resmi dari Google, laporan pengguna dan temuan komunitas masih menjadi rujukan utama untuk memahami masalah ini. Jika pola keluhan terus bertambah pada berbagai model Pixel, tekanan terhadap Google untuk merilis perbaikan dalam pembaruan berikutnya kemungkinan akan semakin besar.
Source: www.androidauthority.com