Vivo resmi membawa Y31d Pro ke Indonesia dengan fokus utama pada daya tahan baterai, pengisian cepat, dan ketahanan bodi yang lebih kuat dari rata-rata ponsel di kelasnya. Perangkat ini diposisikan untuk pengguna aktif yang membutuhkan smartphone awet dipakai seharian, bahkan dalam kondisi penggunaan berat.
Public Relations Manager PT Vivo Mobile Indonesia, Alexa Tiara, menyebut peluncuran ini lahir dari kebutuhan pengguna yang sering menghadapi situasi baterai habis pada momen penting. Dalam acara peluncuran di Jakarta, Selasa (14/4), ia mengatakan Vivo menemukan insight tentang “kehidupan generasi non-stop” yang sangat bergantung pada perangkat yang tetap bisa diandalkan sepanjang hari.
Baterai 7.000 mAh jadi nilai jual utama
Vivo Y31d Pro mengusung baterai 7.000 mAh yang menjadi salah satu kapasitas terbesar di kelas menengah. Vivo mengklaim perangkat ini dapat bertahan hingga 14 hari dalam mode standby, sementara pada sisa daya 10 persen, pengguna masih bisa terus memakai navigasi sampai tiga jam.
Pabrikan juga menambahkan emergency mode yang tetap memungkinkan panggilan selama empat menit saat baterai menunjukkan 0 persen. Klaim lain yang disorot Vivo adalah daya tahan baterai hingga enam tahun pemakaian dengan kapasitas tersisa 80 persen, sebuah angka yang menunjukkan fokus perusahaan pada usia pakai jangka panjang.
Pengisian 90W dan durabilitas tinggi
Untuk pengisian daya, Y31d Pro dibekali 90W FlashCharge yang diklaim mampu mengisi daya dari 1 persen ke 100 persen hanya dalam 58 menit. Kombinasi baterai besar dan pengisian cepat ini membuat perangkat lebih relevan bagi pengguna mobile yang jarang punya waktu lama untuk mengisi ulang ponsel.
Dari sisi ketahanan, Vivo menyematkan sertifikasi IP68, IP69, dan IP69+. Artinya, ponsel ini dirancang untuk tahan air ekstrem hingga kedalaman 1,5 meter selama 30 menit, serta tetap berfungsi dalam suhu dingin hingga minus 10 derajat Celsius selama empat jam.
Spesifikasi utama Vivo Y31d Pro
Berikut ringkasan spesifikasi dan fitur penting yang diumumkan Vivo:
| Komponen | Detail |
|---|---|
| Baterai | 7.000 mAh |
| Pengisian daya | 90W FlashCharge |
| Chipset | Snapdragon 685 6nm |
| Sistem operasi | OriginOS 6.0 |
| Kamera utama | 50 MP AI Wide Camera |
| Sertifikasi ketahanan | IP68, IP69, IP69+ |
| Perlindungan bodi | Guardian Glass, lolos uji militer, SGS 5-Star |
| Warna/Varian memori | 6/128 GB, 8/128 GB, 8/256 GB |
Vivo juga menyebut ponsel ini tahan jatuh dari ketinggian hingga 15 meter atau setara gedung empat lantai. Untuk perlindungan fisik, perangkat memakai Guardian Glass dan telah melewati uji militer serta sertifikasi SGS 5-Star.
Performa dan kamera untuk kebutuhan harian
Di sektor performa, Snapdragon 685 6nm menjadi otak utama Vivo Y31d Pro. Chipset ini umumnya dipakai untuk menyeimbangkan efisiensi daya dan performa harian, sehingga cukup relevan bagi pengguna yang mengandalkan media sosial, browsing, komunikasi, dan multitasking ringan hingga menengah.
Sementara itu, di bagian kamera, Vivo menyertakan kamera utama 50 MP AI Wide Camera. Ada pula fitur AI Magic Move yang membantu mengatur objek foto secara otomatis, sehingga hasil tangkapan lebih praktis untuk penggunaan kasual maupun konten harian.
Harga Vivo Y31d Pro di Indonesia
Vivo Y31d Pro hadir dalam tiga varian memori dengan harga sebagai berikut:
- 6/128 GB: Rp 4.299.000
- 8/128 GB: Rp 4.899.000
- 8/256 GB: Rp 5.499.000
Selama masa pre-order 13-16 April 2026, Vivo memberikan cashback Rp 300 ribu untuk setiap pembelian. Dengan kombinasi baterai jumbo, fast charging 90W, dan rating ketahanan tinggi, Vivo Y31d Pro masuk sebagai opsi baru di pasar smartphone Rp 4 jutaan yang menitikberatkan pada daya tahan dan kepraktisan pemakaian harian.







