2,5 Juta Desktop Windows Diganti Linux, Stack Baru Ini Bisa Jadi Contoh Dunia

Pemerintah Prancis resmi mengambil langkah besar dengan menghentikan penggunaan Windows di workstation pemerintahan dan menggantinya dengan desktop Linux. Kebijakan ini mencakup sekitar 2,5 juta desktop dan menjadi salah satu migrasi sistem operasi terbesar di sektor publik Eropa.

Keputusan itu diumumkan oleh Interministerial Directorate for Digital Affairs atau DINUM dan tidak berdiri sebagai uji coba kecil. Setiap kementerian diminta memetakan ketergantungan pada teknologi non-Eropa dan menyerahkan rencana migrasi menuju Linux serta perangkat lunak berdaulat pada musim gugur mendatang.

Dorongan kedaulatan digital di balik migrasi

Langkah ini lahir dari kekhawatiran yang terus menguat di Eropa terhadap ketergantungan pada pemasok teknologi asal Amerika Serikat. David Amiel, menteri urusan publik dan akuntansi Prancis, menegaskan bahwa negara “tidak bisa lagi sekadar mengakui ketergantungan; negara harus melepaskan diri” dan perlu “merebut kembali kendali atas takdir digitalnya”.

Anne Le Hénanff, menteri delegasi untuk kecerdasan buatan dan teknologi digital, juga menyebut kedaulatan digital sebagai kebutuhan strategis. Pernyataan itu sejalan dengan tren di Uni Eropa, ketika banyak pemerintahan mulai mengurangi penggunaan layanan Microsoft, Google, atau platform komunikasi berbasis AS untuk fungsi-fungsi inti administrasi.

Prancis sebenarnya sudah menempuh jalur ini lebih dulu di beberapa sektor. Pada Januari, pemerintah memerintahkan 2,5 juta pegawai negeri meninggalkan Microsoft Teams dan Zoom, lalu beralih ke platform buatan Prancis bernama Visio.

GendBuntu jadi fondasi utama

Basis utama desktop baru ini diperkirakan mengacu pada GendBuntu, distro Linux yang sudah lama dipakai Gendarmerie, kepolisian nasional Prancis. Proyek itu dimulai pada 2008 saat lembaga tersebut mengganti Windows XP, lalu berkembang menjadi salah satu implementasi desktop Linux paling sukses di sektor pemerintahan.

Saat ini, GendBuntu dilaporkan berjalan di lebih dari 100.000 PC. Reputasi panjang itu penting karena menunjukkan bahwa migrasi skala besar tidak harus bergantung pada proyek baru dari nol, melainkan bisa memakai sistem yang sudah teruji dalam operasi harian dan pembaruan bertahap.

DINUM juga disebut mengacu pada model tata kelola GendBuntu dalam mandat Februari yang meminta seluruh kementerian menghapus dependensi digital ekstra-Eropa pada 2027. Artinya, transisi ini tidak hanya soal mengganti ikon desktop, tetapi juga mengubah rantai perangkat lunak dan layanan belakang layar.

Perkiraan susunan stack Linux Prancis

Berdasarkan data yang tersedia, desktop baru Prancis kemungkinan akan dibangun di atas lapisan perangkat lunak berikut.

Lapisan Komponen Fungsi
Sistem dasar Ubuntu LTS Fondasi sistem operasi desktop
Kernel Linux kernel 7.0 Inti sistem yang mendukung perangkat keras
Desktop environment GNOME 50 Antarmuka grafis utama
Windowing system Wayland Pengganti X11 untuk tampilan modern
Office suite LibreOffice 26.2.2 Pengolah dokumen dan presentasi
Browser Firefox ESR 140 Penjelajahan web standar
Email Thunderbird ESR 140 Klien surat elektronik
Editing grafis GIMP 3.0.6 Penyunting gambar
Kolaborasi La Suite Numérique Paket alat kerja terpadu berbasis cloud

GendBuntu sendiri selama ini berbasis Ubuntu Long Term Support, dan versi pemerintah yang baru diperkirakan mengikuti Ubuntu 26.04 ketika rilis stabil tersedia. Dengan pola pembaruan itu, Prancis tampaknya ingin menjaga stabilitas teknis sambil tetap berada pada jalur dukungan jangka panjang.

La Suite Numérique jadi pusat kolaborasi

Selain desktop Linux, Prancis juga menyiapkan ekosistem kerja terpadu bernama La Suite Numérique atau The Digital Suite. Platform ini sudah melayani 600.000 pegawai negeri dan dibangun di atas infrastruktur hosting Eropa dengan single sign-on terpadu serta format data yang saling kompatibel.

Di dalamnya ada tujuh aplikasi inti. Berikut daftarnya:

  1. Tchap untuk pesan instan aman, berbasis protokol Matrix.
  2. Visio untuk konferensi video, dengan kapasitas 500 peserta per ruang dan mode webinar hingga 10.000 penonton.
  3. Docs untuk pengeditan dokumen kolaboratif dengan dukungan ODF.
  4. Grist untuk spreadsheet kolaboratif dan aplikasi no-code.
  5. Fichiers untuk penyimpanan dan berbagi berkas aman.
  6. Messagerie untuk email, kontak, dan kalender.
  7. France Transfert untuk pengiriman file besar hingga 10GB per transfer.

Tchap disebut menggantikan WhatsApp dan Telegram untuk komunikasi resmi, sedangkan Visio diposisikan sebagai pengganti Teams dan Zoom di lingkungan pemerintahan. Fichiers dan France Transfert juga dirancang agar data sensitif tetap berada di yurisdiksi Uni Eropa.

Efisiensi biaya dan dampak strategis

Prancis menilai pendekatan ini tidak hanya memperkuat kedaulatan data, tetapi juga menekan biaya. Pemerintah mengklaim GendBuntu menghemat dua juta Euro per tahun dibanding Windows 11, dan migrasi penuh bisa menghemat lebih dari €40 juta.

Keberhasilan Prancis akan menjadi ujian besar bagi adopsi Linux di pemerintahan modern. Jika transisi berjalan mulus, model ini bisa mendorong negara lain di Eropa untuk mempercepat peralihan ke stack perangkat lunak yang lebih terbuka, terukur, dan tidak bergantung pada satu ekosistem vendor saja.

Exit mobile version