Amazfit Siapkan Jam Tangan Baru, Baterainya Lampaui Cheetah 2 Pro Sebelum Resmi Terungkap

Amazfit baru saja merilis Cheetah 2 Pro secara global. Namun, kemunculan dokumen regulator mengindikasikan perusahaan itu sudah menyiapkan smartwatch baru dengan desain kotak atau squircle yang berpotensi membawa baterai lebih besar dari Cheetah 2 Pro.

Informasi ini penting karena Cheetah 2 Pro sendiri sudah datang dengan peningkatan yang cukup besar. Model tersebut memakai layar AMOLED hingga 3.000 nit dan diklaim mampu bertahan sampai 20 hari, sehingga standar untuk lini smartwatch olahraga Amazfit kini ikut naik.

Sinyal smartwatch baru mulai terlihat

Petunjuk awal muncul dari dokumen sertifikasi FCC untuk perangkat Amazfit berkode A2568. Dari materi regulator itu, perangkat baru ini disebut memiliki bentuk kotak atau mendekati persegi, mirip pendekatan desain yang lebih dulu terlihat pada Bip 6 dan Active 2 Premium.

Sampai saat ini, nama pemasaran perangkat tersebut belum terungkap. Karena itu, belum bisa dipastikan apakah jam tangan ini akan masuk keluarga Bip, Active, atau justru menjadi varian baru di lini Cheetah.

Notebookcheck menilai beberapa detail teknis justru mengarah ke kelas yang lebih tinggi dari seri Bip. Salah satu alasannya adalah kapasitas baterai yang jauh lebih besar dibanding model Bip terbaru.

Baterai 550 mAh jadi sorotan utama

Berdasarkan filing FCC yang dikutip Notebookcheck, Amazfit A2568 dibekali baterai 550 mAh. Angka ini menjadi sorotan karena sedikit melampaui baterai 540 mAh yang digunakan oleh Cheetah 2 Pro, model yang juga disebut dengan kode A2564.

Selisih 10 mAh memang tidak besar di atas kertas. Namun, dalam konteks produk wearable, kapasitas yang lebih tinggi memberi sinyal bahwa Amazfit kemungkinan sedang menyiapkan perangkat dengan orientasi daya tahan yang kuat, terutama bila dipadukan dengan optimalisasi perangkat lunak dan layar yang efisien.

Jika dibandingkan dengan Bip 6, gap-nya jauh lebih lebar. Bip 6 hanya memakai baterai 340 mAh, sehingga kapasitas pada A2568 tercatat lebih dari 60 persen lebih besar.

Perbandingan ini membuat kemungkinan perangkat tersebut sebagai Bip 7 terlihat kurang meyakinkan. Sebab, lonjakan baterai sebesar itu akan menempatkannya terlalu jauh dari positioning seri Bip yang selama ini identik sebagai opsi lebih terjangkau.

Dokumen itu juga disebut membuat opsi Active 2 Square tidak terlalu kuat. Alasannya, baterai pada varian Active 2 Square dilaporkan lebih dari 50 persen lebih kecil daripada kapasitas 550 mAh milik A2568.

Mengarah ke Cheetah 2 Pro Square?

Karena Cheetah 2 Pro memiliki baterai 540 mAh dan kode perangkat A2564, spekulasi paling masuk akal saat ini mengarah pada satu kemungkinan. A2568 bisa saja menjadi versi kotak dari Cheetah 2 Pro, atau yang secara tidak resmi dapat disebut sebagai Cheetah 2 Pro Square.

Arah ini juga sesuai dengan strategi desain Amazfit belakangan yang tidak terpaku pada satu bentuk casing. Perusahaan terlihat aktif menjangkau pengguna yang menyukai tampilan bulat klasik maupun desain kotak yang lebih modern dan fungsional untuk pembacaan data olahraga.

Bentuk kotak biasanya memberi ruang panel yang lebih efisien untuk menampilkan informasi. Bagi pengguna pelari, pesepeda, atau penggemar kebugaran, tata letak seperti ini sering dianggap lebih nyaman saat melihat notifikasi, peta, detak jantung, hingga ringkasan latihan.

Fakta kunci dari dokumen regulator

Berikut poin utama yang sejauh ini bisa dicermati dari informasi yang beredar:

  1. Perangkat baru Amazfit membawa nomor model A2568.
  2. Desainnya diduga berbentuk kotak atau squircle.
  3. Kapasitas baterainya 550 mAh.
  4. Cheetah 2 Pro memakai baterai 540 mAh dengan kode A2564.
  5. Bip 6 hanya memiliki baterai 340 mAh.
  6. Identitas resminya belum diumumkan oleh Amazfit.

Data tersebut belum mengungkap spesifikasi lengkap seperti ukuran layar, material bodi, sensor kesehatan, atau fitur navigasi. Namun, kapasitas baterai yang lebih besar dari Cheetah 2 Pro sudah cukup untuk memicu perhatian, terutama di segmen smartwatch olahraga yang sangat bergantung pada daya tahan.

Potensi rilis dan apa yang patut ditunggu

FCC juga disebut memiliki perjanjian kerahasiaan dengan Amazfit terkait skema, diagram, dan foto perangkat A2568. Masa berakhirnya perjanjian itu jatuh pada 29 September 2026, sehingga ada peluang produk ini meluncur sebelum tenggat tersebut berakhir.

Bila benar perangkat ini adalah varian Cheetah baru, maka persaingan di kelas smartwatch fitness akan makin menarik. Cheetah 2 Pro sudah menetapkan patokan melalui layar AMOLED 3.000 nit dan klaim baterai hingga 20 hari, sementara A2568 berpotensi melangkah lebih jauh setidaknya dari sisi kapasitas baterai mentah yang kini tercatat 550 mAh.

Source: www.notebookcheck.net
Exit mobile version