Samsung Galaxy S26 FE Muncul Di Geekbench, Exynos 2500 Bisa Bawa Chip Flagship Ke Seri FE?

Samsung Galaxy S26 FE mulai menarik perhatian setelah muncul di database Geekbench dengan nomor model SM-S741U. Bocoran ini memberi sinyal bahwa Samsung sedang menyiapkan varian Fan Edition baru, sekaligus membuka pertanyaan besar soal pemakaian chip yang biasanya identik dengan kelas flagship.

Yang paling menonjol dari kemunculan awal itu adalah soal chipset. Listing Geekbench menunjukkan Galaxy S26 FE memakai Exynos 2500, chip yang juga dipakai Galaxy Z Flip 7, sehingga muncul dugaan bahwa Samsung mulai membawa performa lebih tinggi ke lini FE yang selama ini dikenal sebagai opsi lebih terjangkau.

Chip flagship mulai mengisi seri FE?

Kehadiran Exynos 2500 di Galaxy S26 FE menjadi sorotan karena seri FE biasanya diposisikan sebagai jembatan antara kelas atas dan harga yang lebih bersahabat. Jika bocoran ini akurat, Samsung tampaknya ingin menjaga daya tarik harga tanpa terlalu mengorbankan tenaga pemrosesan.

Munculnya perangkat di Geekbench juga biasanya menandakan bahwa produk sudah masuk tahap pengujian. Hal itu membuat dugaan kehadiran Galaxy S26 FE semakin kuat, meski Samsung belum memberi pernyataan resmi soal spesifikasi maupun jadwal rilisnya.

Hasil Geekbench memberi gambaran performa

Dalam pengujian Geekbench 6, Galaxy S26 FE disebut mencatat skor 2.426 poin untuk single-core dan 8.004 poin untuk multi-core. Angka tersebut menunjukkan performa yang cukup agresif untuk kelas Fan Edition dan mengisyaratkan kemampuan yang mumpuni untuk penggunaan harian berat.

Skor benchmark memang bukan satu-satunya ukuran kualitas sebuah ponsel. Namun, angka ini memberi sinyal bahwa perangkat tersebut kemungkinan mampu menjalankan multitasking, aplikasi berat, dan aktivitas yang membutuhkan respons cepat.

Menariknya, performa Galaxy S26 FE disebut sedikit lebih tinggi dibanding Galaxy Z Flip 7 yang menggunakan chip serupa. Salah satu dugaan yang muncul adalah bodi yang lebih besar bisa memberi ruang pendinginan lebih lega, sehingga performa dapat bertahan lebih stabil.

Bocoran spesifikasi lain mulai terungkap

Selain soal chip, sejumlah detail lain juga ikut beredar. Galaxy S26 FE dirumorkan memakai layar OLED 6,7 inci dengan refresh rate 120Hz, yang biasanya memberi pengalaman scroll lebih mulus dan nyaman untuk konsumsi konten maupun gim.

Sektor kamera juga mulai tergambar cukup jelas. Bocoran menyebut kamera depan 12MP, kamera utama 50MP dengan OIS, ultrawide 12MP, serta kamera telefoto 8MP dengan 3x optical zoom dan OIS.

Di sisi daya, Samsung disebut membekali baterai 4.900mAh dengan pengisian cepat 45W. Kombinasi ini berpotensi menarik bagi pengguna yang butuh perangkat tahan lama untuk aktivitas seharian tanpa terlalu sering mengisi ulang.

Fitur pendukung yang ikut memperkuat daya tarik

Galaxy S26 FE juga dikabarkan membawa RAM 8GB dan berjalan dengan Android 17, dengan antarmuka One UI 9. Kelengkapan ini menunjukkan perangkat tersebut akan masuk ke generasi perangkat lunak yang cukup baru saat meluncur.

Untuk fitur tambahan, ponsel ini disebut memiliki sensor sidik jari di layar, speaker stereo, dan sertifikasi IP68 untuk ketahanan terhadap debu serta air. Di bagian konektivitas, perangkat juga mendukung 5G, Wi-Fi 7, Bluetooth 5.4, NFC, dan USB Type-C.

Berikut ringkasan poin penting dari bocoran yang beredar:

  1. Nomor model: SM-S741U
  2. Chipset: Exynos 2500
  3. Skor Geekbench 6: 2.426 single-core dan 8.004 multi-core
  4. Layar: OLED 6,7 inci, 120Hz
  5. Kamera utama: 50MP dengan OIS
  6. Baterai: 4.900mAh dengan fast charging 45W

Kemunculan Galaxy S26 FE di Geekbench membuat posisi seri FE terasa semakin menarik, terutama jika Exynos 2500 benar-benar dipakai sebagai dapur pacu. Namun, penilaian akhir tetap akan bergantung pada hasil penggunaan nyata, kestabilan suhu, kemampuan kamera, dan harga saat perangkat ini resmi diumumkan.

Exit mobile version