Raspberry Pi sering dipakai untuk belajar coding, membuat server media rumahan, atau menjalankan emulator gim retro. Namun, papan komputer mungil ini juga bisa berubah menjadi perangkat yang jauh lebih aneh dan mengejutkan karena punya 40 pin GPIO yang bisa terhubung ke sensor, motor, dan lampu.
Dengan daya rendah dan kemampuan menjalankan berbagai skrip Python, Raspberry Pi bisa dipakai untuk proyek yang terdengar seperti adegan fiksi ilmiah. Bahkan, model dasar Raspberry Pi 5 disebut dibanderol sekitar $45, sehingga eksperimen unik seperti ini tetap bisa dijangkau oleh penggemar rakitan elektronik.
1. EjectABed, alarm yang benar-benar “mengusir” orang dari tempat tidur
Salah satu proyek paling ekstrem adalah EjectABed, yang menggunakan tempat tidur rumah sakit sebagai komponen utama. Raspberry Pi dihubungkan ke servo motor untuk mengendalikan mekanisme pengangkat, lalu sistem bekerja seperti alarm fisik yang sangat agresif.
Saat hitung mundur selesai, Pi mengaktifkan servo dan ranjang dimiringkan ke posisi vertikal hingga penggunanya terjatuh. Secara teknis, konsepnya relatif sederhana karena fokusnya ada pada hubungan antara logika Pi dan motor berdaya besar, tetapi hasil akhirnya jelas membuat orang terkejut.
2. Become Anyone, topeng LED dengan wajah digital yang berubah-ubah
Bagi yang ingin menakuti orang tanpa kostum Halloween biasa, Become Anyone 2.0 Mask menawarkan efek wajah digital yang menyeramkan. Proyek ini memakai 16 panel LED matrix dan total 2.960 LED addressable yang bisa menampilkan wajah, pola, atau teks sesuai keinginan.
Raspberry Pi menjalankan skrip Python untuk mengontrol driver LED di dalam topeng tersebut. Karena tiap LED bisa diatur satu per satu, efek yang dihasilkan bisa berupa wajah meleleh, tampilan glitch, atau animasi lain yang terasa seperti mimpi buruk, meski proyek ini menuntut kemampuan soldering yang kuat dan kesabaran tinggi.
3. Possessed Portrait, lukisan yang berubah menjadi jump scare
Possessed Portrait terlihat seperti lukisan klasik biasa, tetapi bagian dalam bingkai menyembunyikan monitor LCD 19 inci. Di baliknya, Raspberry Pi 3 Model B mengelola tampilan dan dipasangkan dengan sensor Passive Infrared atau PIR untuk mendeteksi orang yang lewat.
Begitu sensor aktif, layar menampilkan video hantu atau monster yang menerjang secara tiba-tiba. Proyek ini menarik karena memadukan pertukangan, elektronik, dan perangkat lunak dalam satu instalasi, sementara biaya pembuatannya bisa ditekan karena monitor panel datar lama juga dapat dipakai.
4. Noodle, speaker pintar yang dibayar oleh orang asing
Noodle menghadirkan konsep asisten pintar ke arah yang lebih menegangkan. Alih-alih memakai model bahasa besar, perangkat ini mengirim permintaan suara ke Amazon Mechanical Turk, tempat manusia mengerjakan tugas kecil dengan bayaran mikro.
Jawaban dari orang asing itu kemudian dibacakan kembali oleh perangkat. Cara kerja seperti ini membuat Noodle terasa seperti eksperimen bergaya “Black Mirror”, karena pengguna berinteraksi dengan bantuan manusia tak dikenal di internet, bukan kecerdasan buatan biasa.
5. Secret Dunny Box, kotak suara di toilet yang memaksa interaksi
Secret Dunny Box mengubah ruang toilet menjadi saluran komunikasi anonim yang canggung sekaligus lucu. Sistem berbasis Raspberry Pi ini merekam pesan suara dari satu pengunjung, lalu memutarnya untuk pengunjung berikutnya dengan suara yang diubah menjadi lebih datar dan terdengar komputerisasi.
Ada syarat khusus yang membuatnya makin aneh: seseorang hanya bisa mendengarkan pesan jika ia meninggalkan pesan terlebih dahulu. Karena ukurannya kecil, perangkat ini bisa disembunyikan di belakang toilet atau di dalam dispenser tisu, sehingga efek kejutnya tetap kuat saat dipasang di tempat umum seperti bar di Melbourne.
Kelima proyek ini menunjukkan bahwa Raspberry Pi bukan hanya alat belajar dasar atau perangkat ringan untuk rumah pintar. Dengan kombinasi Python, GPIO, sensor, motor, dan sedikit keberanian, papan kecil ini bisa berubah menjadi mesin yang membuat teman dan keluarga bingung, takut, atau tertawa pada saat yang sama.
