Ubuntu 26.04 membawa perubahan penting untuk pengguna yang masih menjalankan container berbasis cgroup v1. Sistem yang masih bergantung pada teknologi lama itu disebut tidak akan bisa melanjutkan proses upgrade sebelum migrasi ke cgroup v2 dilakukan.
Dampaknya tidak hanya muncul saat pembaruan sistem dijalankan. Beban kerja container di Ubuntu 26.04 LTS juga tidak akan berjalan pada host yang di-boot dengan cgroup v1, sehingga administrator perlu memeriksa konfigurasi lebih awal.
Upgrade akan ditolak jika masih memakai cgroup v1
Berdasarkan ringkasan informasi dan catatan rilis Ubuntu 26.04, Canonical mengambil langkah tegas terhadap dukungan cgroup v1. Jika ada container yang masih memakai cgroup v1, Ubuntu 26.04 LTS akan menolak upgrade sistem.
Kebijakan ini disebut berlaku secara langsung tanpa masa transisi bertahap. Sumber referensi menegaskan tidak ada “gradual wind-down”, sehingga pengguna perlu menyelesaikan migrasi sebelum jadwal upgrade pada Kamis, sebelum 23 April.
Perubahan ini menyorot salah satu komponen lama di ekosistem Linux yang kini mulai ditinggalkan. Dalam artikel referensi disebutkan bahwa penghapusan dukungan lama sebenarnya bukan hal baru, karena Red Hat dan Fedora sudah lebih dulu meninggalkan dukungan serupa beberapa tahun lalu.
Namun, yang menjadi perhatian utama adalah cara penerapannya di Ubuntu 26.04. Bukan sekadar penghentian dukungan di latar belakang, melainkan pemblokiran upgrade jika lingkungan container belum dipindahkan ke cgroup v2.
Runtime lama ikut terdampak
Masalah ini terutama menyentuh runtime container lawas yang masih memakai cgroup v1. Artikel referensi menyebut contoh yang paling jelas adalah Docker versi sebelum 20.10.
Artinya, sistem yang masih mempertahankan versi runtime lama berisiko tertahan di versi Ubuntu sebelumnya. Jika runtime dan container belum diperbarui, proses peningkatan ke rilis baru tidak akan berjalan seperti biasanya.
Dampak lain juga berlaku setelah upgrade. Ubuntu 26.04 LTS tidak akan mendukung container yang masih memerlukan cgroup v1, dan workload container tidak akan berjalan pada host jika host tersebut di-boot menggunakan cgroup v1.
Kondisi ini membuat pemeriksaan kompatibilitas menjadi langkah yang tidak bisa ditunda. Administrator tidak cukup hanya memastikan paket sistem siap diperbarui, tetapi juga harus mengecek fondasi container yang dipakai di server atau mesin kerja.
Apa yang perlu diperiksa sebelum upgrade
Fokus utama pengguna adalah memastikan versi cgroup yang digunakan container saat ini. Jika masih ada dependensi pada cgroup v1, maka migrasi ke cgroup v2 perlu diselesaikan sebelum upgrade dilakukan.
Secara ringkas, langkah yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut:
- Periksa apakah container dan host masih menggunakan cgroup v1.
- Identifikasi runtime lama yang belum mendukung atau belum memakai cgroup v2.
- Perbarui runtime container, termasuk Docker jika masih berada di versi sebelum 20.10.
- Migrasikan workload yang masih bergantung pada cgroup v1 ke cgroup v2.
- Lakukan upgrade Ubuntu setelah seluruh beban kerja container dinyatakan kompatibel.
Daftar itu menjadi penting karena sumber menekankan bahwa pemutusan dukungan dilakukan sekaligus. Tidak ada jalur transisi otomatis yang disebut akan menangani container lama selama proses upgrade berlangsung.
Perubahan kecil bagi sebagian pengguna, besar bagi lingkungan produksi
Bagi pengguna desktop biasa yang tidak menjalankan container, perubahan ini kemungkinan tidak terasa besar. Namun untuk server, lab pengujian, atau mesin pengembangan yang memakai container lawas, dampaknya bisa sangat signifikan.
Hal itu karena cgroup berada di level pengelolaan sumber daya sistem. Ketika versi lama dihentikan, masalahnya bukan hanya pada satu aplikasi, tetapi bisa menyentuh keseluruhan alur kerja container yang selama ini berjalan normal.
Referensi juga menempatkan langkah ini dalam konteks lebih luas soal berakhirnya dukungan teknologi lama. Linux dikenal lama mempertahankan kompatibilitas, tetapi Ubuntu 26.04 menunjukkan bahwa ada batas ketika teknologi warisan dinilai perlu ditinggalkan demi basis sistem yang lebih modern.
Karena itu, perhatian utama menjelang upgrade bukan sekadar hadirnya versi Ubuntu terbaru. Yang lebih mendesak adalah memastikan semua container sudah beralih ke cgroup v2, sebab tanpa langkah itu Ubuntu 26.04 LTS tidak hanya menolak upgrade, tetapi juga tidak akan menjalankan workload container yang masih mensyaratkan cgroup v1.
Source: www.xda-developers.com