Google memperluas kemampuan AI pencatat rapat di Google Meet ke pertemuan tatap muka. Fitur “Take Notes for me” yang sebelumnya dipakai dalam rapat online kini bisa dijalankan saat peserta berkumpul langsung di ruangan yang sama.
Perluasan ini menjadi salah satu sorotan pembaruan Google Workspace yang diumumkan di ajang Cloud Next di Las Vegas. Fokus utamanya tetap pada integrasi AI di layanan kerja Google, termasuk Meet, Drive, dan Sheets.
Fitur pencatat rapat ini ditujukan untuk menangkap isi pembicaraan tanpa pengguna harus menulis manual selama diskusi berjalan. Google menempatkannya sebagai alat bantu dokumentasi yang lebih praktis untuk rapat hybrid maupun pertemuan luring.
Fitur AI Meet kini bisa dipakai saat rapat langsung
Menurut informasi yang disorot 9to5Google, fitur “Take Notes for me” di Google Meet kini dibawa ke skenario dunia nyata atau in real life. Artinya, pengguna tidak perlu berada dalam panggilan video aktif untuk memanfaatkan pencatatan otomatis ini.
Google sebelumnya sudah menyediakan fitur tersebut untuk rapat online sejak 2024. Dalam versi terbaru ini, fitur yang sama bisa dipicu melalui aplikasi mobile Meet atau lewat web saat rapat berlangsung secara langsung.
Setelah diaktifkan, AI akan mendengarkan percakapan yang terjadi selama rapat. Sistem lalu membuat transkripsi dan menyusunnya menjadi catatan rapat yang rinci di Google Docs.
Langkah ini memperluas fungsi Google Meet dari sekadar platform konferensi video menjadi alat dokumentasi rapat yang lebih menyeluruh. Bagi pengguna Workspace, perubahan ini dapat mengurangi risiko ada poin diskusi yang terlewat.
Cara kerja dan manfaat praktisnya
Pendekatan Google cukup sederhana. Pengguna hanya perlu memicu fitur itu dari perangkat yang mendukung, lalu AI akan menangani proses mendengar, menyalin, dan menyusun hasil pembicaraan.
Model seperti ini relevan untuk situasi ketika satu orang tidak sempat menjadi notulis. Dalam rapat internal, diskusi proyek, atau pembahasan cepat antar tim, catatan otomatis dapat membantu menjaga alur kerja tetap rapi.
Hasil akhirnya ditempatkan di Google Docs. Format ini memudahkan distribusi, pengeditan lanjutan, dan kolaborasi setelah rapat selesai.
Namun, fungsi utamanya tetap sebagai alat bantu pencatatan, bukan pengganti seluruh proses pengambilan keputusan. Catatan AI masih perlu dipakai sebagai referensi kerja yang kemudian ditinjau ulang oleh tim jika diperlukan.
Datang bersama pembaruan Workspace lain
Perluasan “Take Notes for me” bukan satu-satunya pembaruan yang diumumkan Google. Di saat yang sama, Google Drive juga mendapat fitur baru bernama “Projects”.
Fitur “Projects” disebut sebagai lokasi terpusat untuk “files and emails”. Pusat ini dapat diakses oleh Gemini dan juga oleh orang lain yang memiliki akses terkait.
Google menempatkan menu ini di panel samping, tepat di bawah “Home”. Fungsinya adalah membantu pengguna memilih kumpulan sumber tertentu yang ingin dipakai saat berinteraksi dengan Gemini.
Dengan pendekatan itu, pengguna tidak perlu meminta Gemini menelusuri seluruh isi Drive. Ruang pencarian bisa dipersempit ke dokumen dan email yang memang relevan dengan proyek tertentu.
Bagi lingkungan kerja yang memiliki banyak file, sistem seperti ini dapat mengurangi kebisingan informasi. Hasil pencarian dan jawaban AI juga berpotensi menjadi lebih fokus karena sumbernya sudah dikurasi.
Sheets juga ikut didorong ke arah dashboard interaktif
Google juga menyiapkan perubahan di Google Sheets. Layanan spreadsheet itu disebut bergerak melampaui tampilan sel standar untuk memberi lebih banyak cara menampilkan data secara interaktif.
Smart Canvas yang sebelumnya hadir di Google Docs kini diperluas ke Google Sheets. Dengan dukungan Gemini, data di Sheets nantinya bisa diubah menjadi dashboard interaktif, heat map, papan Kanban, galeri, kalender, dan format visual lain.
Arah pengembangan ini menunjukkan pola yang sama dengan pembaruan di Meet dan Drive. Google tampak ingin membuat aplikasi Workspace tidak hanya menyimpan informasi, tetapi juga membantu merangkum, menata, dan menyajikannya secara otomatis.
Dalam konteks itu, pembaruan pada Google Meet menjadi salah satu yang paling mudah dipahami manfaatnya oleh pengguna umum. Saat rapat tatap muka bisa langsung diubah menjadi transkrip dan catatan terstruktur di Google Docs, beban administratif setelah pertemuan dapat berkurang tanpa meninggalkan ekosistem Workspace.
Source: www.androidpolice.com