Bocoran terbaru soal iPhone lipat kembali menarik perhatian karena perangkat ini disebut membawa layar yang saat dibuka mendekati ukuran iPad mini. Dalam kondisi terlipat, perangkat tersebut tetap dirancang tampil kompak seperti ponsel biasa sehingga menawarkan dua pengalaman penggunaan dalam satu perangkat.
Informasi ini berasal dari maket yang beredar di internet dan dibagikan oleh YouTuber teknologi Vadir Yuryev. Dari gambar tersebut, Apple disebut menyiapkan perangkat lipat yang sementara ini sering disebut iPhone Fold atau iPhone Ultra, dengan fokus pada layar utama yang lebih lebar untuk mendukung aktivitas multitasking.
Layar lebar untuk dua aplikasi sekaligus
Berdasarkan bocoran itu, layar dalam iPhone lipat didesain agar rasio tampilannya mendekati tablet kecil ketika dibuka. Ukuran tersebut diklaim cukup besar untuk memberi ruang menjalankan dua aplikasi secara bersamaan, sesuatu yang biasanya lebih nyaman dilakukan pada perangkat berlayar luas.
Perubahan format ini menjadi salah satu daya tarik utama karena Apple belum memiliki ponsel lipat di lini produknya. Jika desain maket tersebut benar, perangkat ini akan menjadi langkah baru Apple dalam menghadirkan perangkat yang memadukan mobilitas ponsel dan kenyamanan layar besar.
Masih ada lipatan, tetapi diklaim lebih halus
Salah satu rumor yang ikut muncul adalah soal layar hampir tanpa lipatan. Namun laporan yang beredar menyebut teknologi itu bukan berarti menghilangkan lipatan sepenuhnya, melainkan hanya mengurangi bekasnya agar tampilan layar lebih mulus saat digunakan.
Detail ini penting karena bekas lipatan kerap menjadi titik lemah pada ponsel lipat. Jika Apple benar-benar berhasil menekan efek tersebut, iPhone Fold bisa tampil lebih matang dibanding sejumlah perangkat lipat yang sudah beredar di pasar.
Dijadwalkan hadir bersama iPhone 18 Pro
Model lipat tersebut disebut akan diperkenalkan bersamaan dengan iPhone 18 Pro Max dan iPhone 18 Pro pada ajang peluncuran September mendatang. Informasi ini menempatkan iPhone Fold bukan sebagai produk terpisah, melainkan bagian dari strategi rilis besar Apple untuk lini iPhone berikutnya.
Di sisi lain, desain maket juga menampilkan perubahan pada iPhone 18 Pro Max. Perangkat itu dikabarkan punya bodi lebih tebal dibanding generasi sebelumnya, terutama di area modul kamera, karena ada peningkatan sistem kamera yang dibawa Apple.
Modul kamera ikut menjadi sorotan
Vadir Yuryev menyebut ketebalan perangkat meningkat karena pembaruan pada sistem kamera. Ia mengatakan, “Ketebalan meningkat karena peningkatan sistem kamera,” merujuk pada desain maket yang beredar di kanal YouTube miliknya.
Berdasarkan data yang disebut dalam laporan itu, iPhone 17 Pro Max memiliki ketebalan sekitar 11,23 mm termasuk tonjolan kamera. Sementara itu, iPhone 18 Pro Max diperkirakan mencapai 11,54 mm, yang menandakan adanya penyesuaian fisik untuk mendukung sistem optik yang lebih kompleks.
Kamera iPhone 18 Pro juga ikut mendapat pembaruan
Analis industri Ming-Chi Kuo sebelumnya menyebut iPhone 18 Pro akan membawa fitur aperture variabel pada kamera utama. Fitur ini memungkinkan bukaan lensa diatur secara dinamis agar hasil foto lebih adaptif terhadap kondisi cahaya.
Jika fitur tersebut benar hadir, maka pembaruan kamera Apple tidak hanya berfokus pada peningkatan sensor, tetapi juga pada fleksibilitas pemotretan. Hal ini memperkuat dugaan bahwa generasi iPhone berikutnya akan menonjolkan peningkatan di sisi fotografi sekaligus desain perangkat.
Pasar ponsel lipat global ikut terdorong
Bloomberg melalui analis Mark Gurman melaporkan bahwa peluncuran iPhone Fold kemungkinan tidak akan mengalami penundaan signifikan. Kehadiran perangkat ini juga diprediksi dapat ikut mendorong pertumbuhan pasar ponsel lipat global yang menurut IDC bisa meningkat hingga 30% pada 2026.
Dengan layar yang disebut mendekati iPad mini saat dibuka, bentuk yang tetap ringkas saat dilipat, serta kemungkinan hadir bersama jajaran iPhone 18 Pro, bocoran iPhone Fold kini menjadi salah satu rumor paling diperhatikan di ekosistem Apple.
