Ramalan Gabe Newell Jadi Kenyataan, Konsol Kini Makin Mirip PC dan Itu Mengubah Segalanya

Ucapan Gabe Newell lebih dari satu dekade lalu kini terdengar makin relevan. Pendiri bersama Valve itu pernah mengatakan bahwa konsol pada akhirnya memakai grafis PC, dan perkembangan industri game saat ini menunjukkan arah yang sama.

Batas antara konsol dan PC kini terus menipis karena perangkat modern makin mengandalkan fondasi perangkat keras yang serupa. Arsitektur x86, chip AMD, dan fitur grafis khas PC seperti upscaling kini hadir di konsol arus utama, sementara Valve dan Microsoft sama-sama bergerak ke format hybrid PC–konsol.

Pada LinuxCon bulan September 2013, Newell mengatakan bahwa dulu konsol memiliki solusi grafis yang benar-benar baru dan eksklusif. Namun menurut dia, pendekatan itu telah digantikan oleh perangkat keras turunan PC karena inovasi di ekosistem terbuka bergerak lebih cepat.

Pernyataan serupa juga pernah ia sampaikan dalam wawancara dengan PC Gamer pada 2011. Saat itu, Newell menilai laju inovasi sulit dicapai tanpa klien internet terbuka dan perangkat keras terbuka seperti yang ada di PC, dan ia menegaskan bahwa semua konsol kini memakai perangkat keras grafis PC.

Fondasi yang kini sama

Arah industri setelah itu memang bergerak sesuai prediksi tersebut. Konsol modern selama bertahun-tahun memakai arsitektur x86 dan chip berbasis AMD Ryzen, sesuatu yang membuat perbedaan teknis antara PC dan konsol tidak lagi setegas era sebelumnya.

Perubahan itu tidak hanya terlihat dari prosesor dan GPU yang dipakai. Fitur grafis yang dulu identik dengan PC juga mulai menjadi bagian penting dari konsol, termasuk teknologi upscaling yang kini dipakai untuk mendorong performa dan kualitas visual.

Contoh yang sering disorot adalah PSSR pada PS5 Pro. Teknologi ini dilaporkan berbasis pada FSR 4.0 dan diposisikan untuk bersaing langsung dengan Nvidia DLSS yang sudah lama menjadi acuan di pasar PC.

Masuknya teknologi seperti ini menunjukkan bahwa konsol tidak lagi sekadar mengambil inspirasi dari PC. Konsol kini mengadopsi pendekatan teknis yang sangat dekat dengan dunia PC, baik dalam desain chip maupun fitur grafis yang ditawarkan ke pemain.

Valve dan Microsoft menuju format hybrid

Perkembangan terbaru dari Valve dan Microsoft juga memperkuat perubahan itu. Valve disebut sedang menyiapkan iterasi kedua Steam Machine, sebuah perangkat hybrid PC yang datang setelah Steam Deck berhasil membuktikan minat pasar pada perangkat game berbasis ekosistem Steam.

Steam Machine generasi pertama dulu muncul saat Valve mulai mendorong gagasan perangkat ruang keluarga berbasis PC. Kini, dengan Steam Deck yang lebih dulu mendapatkan penerimaan kuat, konteks pasarnya terlihat berbeda dan lebih siap menerima konsep gabungan antara konsol dan PC.

Di sisi lain, Microsoft juga disebut mengembangkan perangkat serupa lewat proyek yang dikenal sebagai Project Helix. Perangkat ini digambarkan sebagai hybrid konsol–PC yang memungkinkan pemain mengakses game Xbox dan Windows dalam satu setup.

Informasi yang beredar menyebut Project Helix akan memakai SoC kustom AMD Ryzen Zen 6. Fokusnya mencakup ray tracing yang lebih baik, efisiensi CPU yang lebih tinggi, serta performa keseluruhan yang meningkat.

Jika detail itu terealisasi, arah yang ditempuh Microsoft akan semakin menegaskan bahwa masa depan konsol tidak lagi dibangun di atas pemisahan ketat dari PC. Justru nilai utamanya ada pada kemampuan menyatukan dua ekosistem yang selama ini berjalan berdampingan.

Ekosistem game makin menyatu

Salah satu dampak paling penting dari perubahan ini adalah soal akses pustaka game. Perangkat hybrid membuka kemungkinan perpindahan yang lebih mulus antara game konsol dan game PC, sesuatu yang dulu sulit dibayangkan saat masing-masing platform berdiri dengan batas teknis dan bisnis yang kaku.

Project Helix disebut akan membawa kemampuan itu secara langsung dengan dukungan terhadap pustaka Xbox dan Windows. Pendekatan semacam ini membuat perangkat keras tidak lagi menjadi penghalang utama bagi pemain yang ingin tetap berada dalam satu ekosistem game lintas perangkat.

Laporan yang sama juga menyebut alpha dev kit Project Helix akan dikirim ke studio AAA pada 2027. Rilis resminya juga disebut ditargetkan pada tahun yang sama, meski rincian lebih lanjut belum diumumkan.

Semua perkembangan ini membuat komentar lama Newell kembali mendapat sorotan. Ketika konsol memakai fondasi grafis turunan PC, ketika fitur visualnya makin menyerupai PC, dan ketika pustaka game mulai dirancang untuk lintas perangkat, industri game tampak bergerak menuju masa di mana istilah konsol dan PC tidak lagi dipisahkan oleh tembok setinggi dulu.

Source: www.notebookcheck.net
Terkait