Motorola Razr Baru Tampil Makin Berani, Warnanya Memikat tapi Upgrade-Nya Tipis

Author: Qoo Media

Motorola resmi memperkenalkan lini ponsel lipat compact Razr terbaru untuk pasar Inggris dan Eropa, dengan fokus yang paling menonjol pada pilihan warna dan material yang lebih berani. Seri baru ini terdiri dari Razr 70 Ultra, Razr 70, dan Razr 70 Plus, dengan tampilan yang semakin ekspresif lewat kolaborasi warna bersama Pantone.

Daya tarik utamanya bukan hanya desain, tetapi juga pendekatan Motorola yang memberi karakter berbeda pada tiap model. Di saat banyak ponsel lipat tampil seragam, seri Razr terbaru justru menonjol lewat finishing Alcantara, efek kayu, woven finish, hingga tekstur lembut dan berkilau.

Kehadiran model ini penting karena versi yang diumumkan saat ini ditujukan untuk Inggris dan Eropa, bukan varian untuk Amerika Serikat. Meski nama model di AS disebut akan sedikit berbeda, spesifikasi dan detail utamanya diperkirakan nyaris identik.

Bagi pembeli yang sudah memakai generasi tahun lalu, peningkatannya mungkin tidak terasa besar di semua sektor. Namun, bagi yang baru masuk ke kategori ponsel lipat clamshell, Motorola menawarkan kombinasi desain, fitur, dan segmentasi harga yang cukup jelas.

Razr 70 Ultra jadi andalan utama

Razr 70 Ultra menjadi model paling premium dalam jajaran ini. Motorola menyebutnya sebagai Razr paling bertenaga sejauh ini, meski jejak pembaruannya tetap terasa konservatif dibanding generasi sebelumnya.

Secara ukuran fisik, perangkat ini disebut praktis identik dengan Razr 60 Ultra. Bobotnya 199 gram, memiliki rating IP48 untuk ketahanan debu dan air, serta melindungi layar penutup 4 inci dengan Corning Gorilla Glass Ceramic.

Motorola memberi dua opsi tampilan yang paling mencolok pada model ini. Varian tersebut adalah Orient Blue dengan lapisan Alcantara dan Cocoa dengan finishing kayu.

Saat dibuka, Razr 70 Ultra menampilkan layar AMOLED 6,96 inci. Resolusinya 2992 x 1224 piksel dengan refresh rate 165Hz.

Ponsel ini dibekali baterai 5.000mAh, yang menjadi peningkatan dari generasi sebelumnya. Pengisian dayanya mendukung 68W TurboPower via kabel dan 30W wireless charging.

Untuk performa, Motorola memakai Qualcomm Snapdragon 8 Elite. Konfigurasinya mencakup RAM 12GB atau 16GB, dengan pilihan penyimpanan 256GB, 512GB, atau 1TB.

Meski dipasarkan sebagai Razr paling kuat, chipset yang dipakai ternyata sama dengan Razr 60 Ultra. Situasi serupa juga terlihat pada kamera, yang masih mengandalkan kamera utama 50MP aperture f/1.8, kamera wide-angle 50MP, dan kamera depan 50MP.

Motorola menyebut ada peningkatan pada hardware dan imaging pipeline tanpa mengubah jumlah megapiksel. Di sisi lain, harga awalnya naik menjadi £1,199, atau £100 lebih mahal dari Razr 60 Ultra.

Razr 70 jadi opsi yang lebih terjangkau

Untuk pasar yang lebih sensitif pada harga, Motorola tetap mempertahankan Razr 70 sebagai pilihan masuk. Harga awalnya bertahan di £799, sehingga tidak mengalami kenaikan dari generasi sebelumnya.

Motorola juga menempatkan model ini di bawah Samsung Galaxy Z Flip 7 dari sisi harga. Namun dari sisi spesifikasi, perangkat ini disebut tidak bisa benar-benar menandingi ponsel lipat Samsung tersebut.

Layar penutup Razr 70 berukuran 3,63 inci. Panel ini punya resolusi 1056 x 1066 piksel dan refresh rate 90Hz.

Saat dibuka, pengguna mendapat layar AMOLED 6,90 inci. Resolusinya 2640 x 1080 piksel dengan refresh rate 120Hz.

Motorola memakai MediaTek Dimensity 7450X untuk model ini. Pilihan memorinya terdiri dari RAM 8GB atau 12GB, serta penyimpanan 128GB, 256GB, atau 512GB.

Baterainya berkapasitas 4.800mAh dengan pengisian daya kabel 30W. Ponsel ini juga memiliki rating IP48 untuk ketahanan debu dan air.

Pilihan warna Razr 70 menjadi salah satu aspek yang paling menonjol. Tersedia empat varian, yakni Hematite dengan woven finish, Sporting Green dengan lapisan soft-touch, Violet Ice dengan efek berkilau, dan Bright White dengan tampilan acetate.

Razr 70 Plus berada di tengah, tetapi belum jelas harganya

Motorola juga menyiapkan Razr 70 Plus sebagai model tengah di antara Ultra dan versi standar. Ponsel ini memakai layar penutup 4 inci yang sama seperti Ultra, tetapi layar utama saat dibuka sedikit lebih kecil di 6,9 inci.

Spesifikasi kameranya terdiri dari dua kamera belakang 50MP dan kamera depan 32MP. Baterainya 4.500mAh dengan dukungan pengisian daya kabel 45W.

Untuk dapur pacu, Razr 70 Plus menggunakan Qualcomm Snapdragon 8s Gen 3. Model ini hadir dalam warna Pantone bernama Mountain View dengan finishing woven.

Hingga informasi diumumkan, Motorola belum memberikan harga resmi untuk Razr 70 Plus di Inggris maupun Eropa. Karena itu, ketersediaan model ini di wilayah tersebut masih belum jelas.

Fitur software dan AI ikut diperkuat

Di luar hardware, Motorola juga menyorot pembaruan software dan kecerdasan buatan. Perusahaan menjanjikan tiga tahun pembaruan sistem operasi dan lima tahun pembaruan keamanan.

Komitmen update itu masih di bawah Samsung dan Google. Namun Motorola mencoba menambah nilai jual lewat integrasi fitur AI dan kolaborasi layanan yang lebih luas.

Salah satu fitur yang dipamerkan bersama Google adalah digital wardrobe di Google Photos. Fitur ini akan mengumpulkan gambar pengguna dan pakaian mereka, memisahkan tiap item, lalu membantu memadukan tampilan baru.

Motorola juga menyertakan rangkaian fitur Moto AI. Selain itu, perangkat ini memberi akses ke Google Gemini, Microsoft Copilot, dan pencarian berbasis AI dari Perplexity.

Untuk distribusi, Razr 70 Ultra dan Razr 70 akan dijual lewat toko online resmi Motorola. Penjualannya juga mencakup operator di Inggris seperti Three, GiffGaff, dan Vodafone, serta retailer seperti Currys, Amazon, dan Selfridges.

Source: www.androidpolice.com
Terbaru