Palit Buka Suara, Galax Ternyata Tak Akan Tutup dan GPU Baru Tetap Jalan

Galax dipastikan belum akan menghentikan operasinya, meski sempat muncul kebingungan setelah sebuah unggahan Galax Brazil yang kini sudah dihapus menyarankan pelanggan mengarahkan klaim RMA dan garansi ke Palit. Palit menegaskan bahwa Galax tetap berjalan normal dan akan terus merilis perangkat keras baru, sehingga kekhawatiran soal keluarnya brand ini dari pasar GPU mereda.

Kebingungan itu sempat memicu spekulasi luas, terutama karena Galax dikenal sebagai merek GPU yang sudah beroperasi selama tiga dekade. Sejumlah pengamat bahkan membandingkan situasi ini dengan keluarnya EVGA dari pasar kartu grafis.

Restrukturisasi internal, bukan penutupan

Palit menjelaskan bahwa perubahan yang terjadi merupakan bagian dari restrukturisasi internal, bukan tanda berakhirnya Galax. Manajemen Galax kini berada di bawah kendali langsung kantor pusat Palit di Taiwan.

Dalam pernyataan resminya pada 29 April 2026, Palit menegaskan bahwa Galax tidak menghentikan operasional. Perusahaan menyebut langkah ini sebagai inisiatif global yang sudah direncanakan untuk menyatukan pengelolaan merek, meningkatkan efisiensi operasional, dan memperkuat sinergi lintas departemen.

Palit Group juga menyampaikan bahwa merek GALAX, KFA2, dan lini flagship HOF kini dikelola secara terpusat di kantor pusat Palit Group. Artinya, fokus perusahaan bergeser ke penyederhanaan struktur internal, bukan pengurangan aktivitas bisnis.

Galax tetap jalan seperti biasa

Galax juga mengeluarkan pernyataan pada hari yang sama untuk menenangkan pelanggan dan penggemar produknya. Perusahaan menyebut semuanya tetap berjalan seperti biasa dan menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan, memproduksi, dan mendukung perangkat keras performa tinggi.

Galax menambahkan bahwa hubungan dengan Palit Group bukan hal baru. Brand ini sudah menjadi bagian dari Palit Group sejak 2007, meski selama bertahun-tahun beroperasi secara independen.

Langkah klarifikasi cepat dari Palit dan Galax penting karena merek ini punya basis pengguna yang loyal. Reputasi Galax banyak ditopang oleh kartu grafis Hall of Fame yang dikenal rapi secara desain dan punya ruang overclocking tinggi.

Posisi Galax di pasar GPU

Selama ini, Galax beroperasi sebagai brand grafis kartu berbasis Hong Kong yang melengkapi, bukan bersaing langsung, dengan lini GPU milik Palit. Portofolio Palit sendiri mencakup kartu grafis Nvidia terbaru, termasuk seri RTX 5000.

Galax pun tetap dikenal sebagai pemain yang fokus pada produk Nvidia. Selain kartu grafis, brand ini juga menjual PSU, mouse, beberapa komponen PC lain, dan aksesori.

Kombinasi antara pengelolaan terpusat dan identitas merek yang tetap dipertahankan membuat situasi ini berbeda dari kabar penutupan bisnis. Untuk saat ini, sinyal yang diberikan Palit dan Galax sama-sama jelas: operasi tetap berjalan, produk GPU tetap hadir, dan perubahan hanya terjadi di level struktur manajemen.

Source: www.notebookcheck.net
Exit mobile version