Windows 11 Insider Makin Mulus, Sentuhan Touchpad Dan File Explorer Akhirnya Dibenahi

Windows 11 Insider builds pekan ini membawa perbaikan yang terasa langsung dalam penggunaan harian. Dua area yang paling menonjol adalah pengalaman touchpad yang lebih kaya dan File Explorer yang kini lebih rapi, lebih mudah dibaca, dan lebih andal.

Bagi banyak penguji, perubahan ini penting karena rasa “smooth” sering datang dari detail kecil. Microsoft juga mengirim empat Insider build sekaligus, sehingga pembaruan yang diterima pengguna bisa berbeda tergantung kanal Insider yang diikuti.

Microsoft masih merapikan struktur Windows Insider Program, dan itu membuat distribusi build belum seragam sepenuhnya. Beta Channel belum dipindahkan ke pengalaman Beta yang baru, jadi pengguna masih perlu mengecek catatan rilis untuk memastikan build dan fitur yang mereka dapatkan.

Di jalur Experimental, Microsoft membagikan beberapa build berbeda untuk kelompok Insider yang berbeda pula. Pengguna dari Dev Channel yang kini berada di Experimental akan menerima Build 26300.8376, sementara Insider dari Canary 28000 series kini ada di Experimental dan mendapat Build 28020.2075, dan Insider dari Canary 29500 series akan menerima Build 29585.1000.

Touchpad jadi lebih fleksibel

Perubahan paling menarik muncul pada precision touchpad di Windows 11. Microsoft menambahkan fungsi gestur baru di Settings yang ditujukan untuk membuat kontrol sentuhan terasa lebih natural di berbagai aplikasi.

Ada empat pengaturan utama yang disorot. Pengguna kini bisa mengatur kecepatan scroll dan zoom, memakai automatic scrolling, mendapatkan accelerated scrolling saat gerakan diulang, serta memakai single-finger scrolling dari sisi kiri atau kanan touchpad.

Automatic scrolling menjadi fitur yang paling menonjol karena membuat guliran terus berjalan tanpa perlu mengangkat jari. Fitur ini bisa diaktifkan dengan mendekatkan jari ke tepi touchpad saat menggulir, atau dengan menahan jari tetap lalu menekan lebih kuat jika perangkat mendukungnya.

Microsoft juga menyebut fitur ini akan tersedia secara luas di banyak aplikasi. Namun, untuk antarmuka berbasis WinUI3, fungsi lengkap membutuhkan versi WinAppSDK baru, dan perubahan pendukungnya masih dikerjakan untuk versi 1.8 dan 2.0.

File Explorer terasa lebih bersih

Di sisi lain, File Explorer mendapat serangkaian perbaikan yang menyentuh hal-hal paling sering dipakai. Microsoft menargetkan tiga area utama di sini: reliabilitas, keterbacaan, dan kemudahan penggunaan.

Address Bar kini mendukung path dengan double backslashes dan quotation marks. Dukungan ini membuatnya lebih kompatibel dengan lebih banyak input, termasuk format seperti C:\Users\user atau "C:\Users\user".

Dropdown saran di Address Bar juga dibuat lebih andal. Setelah item dipilih, dropdown kini konsisten menutup seperti yang diharapkan.

Perubahan lain ada pada tampilan ukuran file di Details view. File size kini memakai satuan yang sesuai seperti KB, MB, dan GB, bukan hanya KB, sehingga informasi lebih cepat dibaca sekilas.

Proses rename juga ikut diperhalus. Microsoft memperbaiki masalah saat teks terus-menerus terseleksi ketika pengguna mengganti nama item di folder views.

Selain itu, perubahan nama yang hanya berganti huruf besar-kecil kini langsung tercermin di folder views, baik di penyimpanan lokal maupun cloud. Navigasi keyboard untuk context menu File Explorer di flyouts juga dibuat lebih baik.

Perbaikan kecil yang berdampak besar

Di Experimental (26H1) Preview Build 28020.2075, Microsoft juga menyentuh input lain di luar touchpad. Perusahaan meningkatkan keandalan pengetikan saat memakai keyboard ADLaM dan mempercepat pembukaan clipboard history.

Masih di jalur Experimental, Microsoft memperbarui font Leelawadee UI untuk skrip Thai, Lao, Khmer, dan Lontara. Pembaruan ini ditujukan untuk membantu sequencing glyph, positioning, dan rendering agar lebih baik untuk keempat skrip tersebut.

Ada juga perubahan pada touch keyboard untuk voice typing di Build 29585.1000. Microsoft menghapus overlay layar penuh dan menggantinya dengan animasi voice typing langsung di dictation key agar pengalaman terasa lebih ringkas dan tidak mengganggu fokus.

Untuk pengguna di lingkungan pendidikan, ada kabar yang tak kalah penting. Windows Insiders di K-12 kini bisa melakukan upgrade dari Windows 11 Home ke Windows 11 Pro Education tanpa biaya tambahan, dan jalur ini juga berlaku di channel EDU untuk Windows 11 Pro for K-12 dari Windows 11 Home.

Microsoft menegaskan upgrade pendidikan ini bersifat satu arah. Pengguna tidak bisa kembali ke Windows Home tanpa melakukan instalasi ulang OS secara bersih.

Exit mobile version