Unboxing HP di Dalam Kolam Malah Memicu Satu Pertanyaan, Charger di Box Ikut Aman?

Tren unboxing ponsel tahan air di dalam kolam sedang ramai di media sosial, tetapi perhatian warganet justru bergeser ke satu benda yang ada di dalam kotak. Bukan hanya ponselnya yang disorot, melainkan charger yang ikut terbawa ke dalam air dan memicu pertanyaan paling sederhana sekaligus paling “ulti”: apakah tetap aman?

Konten seperti ini cepat menarik perhatian karena menggabungkan aksi ekstrem, klaim ketahanan perangkat, dan rasa penasaran publik. Di sisi lain, respons netizen menunjukkan bahwa penonton tidak hanya terpukau oleh aksi kreator, tetapi juga kritis terhadap detail yang dianggap luput dari penjelasan utama.

Salah satu video yang ramai datang dari kreator Doohanaja. Dalam video itu, ia menyelam ke kolam sambil melakukan unboxing Realme C100.

Doohanaja membuka videonya dengan ajakan untuk melakukan unboxing handphone baru di dalam kolam. Ia lalu menjelaskan bahwa perangkat yang dibuka adalah Realme C100, yang disebut sudah memiliki IP69 Pro.

Menurut penjelasan Doohanaja, IP69 Pro merupakan gabungan dari IP66, IP68, IP69 hingga IP69K. Ia memakai klaim itu untuk menegaskan bahwa ponsel tetap menyala dan berjalan normal meski proses unboxing dilakukan di dalam air.

Konten tersebut tidak berhenti pada uji tahan air. Doohanaja juga menampilkan situasi saat ponsel terjatuh dan menyebut perangkat itu tetap aman karena dilindungi armor shell protection dan armor shell glass.

Dalam video, ia menyebut Realme C100 juga dibekali baterai 8000 mAh. Kapasitas itu diklaim menjadi yang terbesar di kelasnya dan disebut cukup untuk penggunaan berat seperti membuka maps seharian.

Pertanyaan charger justru jadi pusat perhatian

Meski fokus video ada pada ketahanan ponsel, kolom komentar justru ramai oleh pertanyaan soal charger. Sejumlah netizen mengaku bisa menerima bahwa ponsel tahan air, tetapi tidak otomatis menganggap aksesori di dalam boks punya perlindungan yang sama.

Salah satu komentar yang paling menonjol berbunyi, “Jadi apa chargernya juga aman?” Komentar serupa juga muncul dari akun lain yang menyoroti bahwa charger ikut berada di dalam kotak saat unboxing dilakukan di bawah air.

Akun @Zard￴￴￴￴￴￴￴￴￴￴￴￴￴￴￴￴￴￴￴￴￴￴fary menulis, “Tapi ‘kan charger-nya gak tahan air.” Komentar itu kemudian dijawab singkat oleh Doohanaja dengan kalimat, “Namanya juga unboxing.”

Percakapan di kolom komentar lalu berkembang. Ada netizen yang membela logika video dengan menyebut barang-barang itu masih berada di dalam boks, sementara komentar lain menyoroti bahwa charger tetap terlihat ikut terbawa dalam proses unboxing.

Akun @-PAPA ANSLEY menulis, “Lah itu chasnya ikutan juga, lu gak liat?” Sementara akun @Rukas menjawab ringan, “Tinggal beli baru.”

Doohanaja juga sempat merespons komentar lain soal keamanan charger. Ketika ada komentar yang menyebut “Casannya aman,” Doohanaja menjawab, “Gk berani nyolokin ke stop kontak.”

Konten hiburan, tapi publik membaca detail teknis

Respons itu memperlihatkan satu hal penting dalam tren gadget di media sosial. Penonton tidak lagi hanya melihat video sebagai hiburan visual, tetapi juga menilai konsistensi klaim ketahanan perangkat dengan benda lain yang ikut muncul di layar.

Di titik ini, tren unboxing di dalam kolam berubah dari sekadar pertunjukan promosi menjadi ruang diskusi publik. Netizen menguji logika konten lewat pertanyaan yang tampak sederhana, tetapi langsung menyentuh aspek penggunaan nyata sehari-hari.

Video Doohanaja juga sekaligus menyoroti cara promosi ponsel tahan air kini dibuat lebih dramatis. Jika sebelumnya pengujian ketahanan dilakukan lewat cipratan air atau perendaman singkat, kini formatnya naik level menjadi unboxing langsung sambil menyelam.

Pendekatan seperti ini memang efektif mencuri perhatian, apalagi saat produk yang ditampilkan membawa klaim ketahanan tinggi. Namun perhatian publik ternyata tidak selalu terkunci pada fitur utama yang ingin ditonjolkan kreator.

Dalam kasus Realme C100, pembahasan soal IP69 Pro, ketahanan banting, dan baterai besar tetap muncul dalam video. Tetapi justru charger yang memancing percakapan paling hidup di kolom komentar.

Doohanaja dalam videonya juga mengajak publik menunggu peluncuran Realme C100 pada 7 Mei. Ajakan itu hadir setelah serangkaian demonstrasi yang menonjolkan ponsel tetap aman saat terkena air dan saat terjatuh.

Tren ini menunjukkan bahwa semakin ekstrem cara sebuah perangkat dipamerkan, semakin detail pula pertanyaan yang datang dari penonton. Dan di tengah gempuran klaim tahan air, satu pertanyaan soal charger berhasil mencuri panggung dari ponsel itu sendiri.

Exit mobile version