Android 17 QPR1 Beta 2 Datang Tanpa Fitur Besar, Tapi Deretan Bug Krusial Akhirnya Dibereskan

Google kembali menggulirkan pembaruan Android 17 QPR1 beta 2 hanya beberapa pekan setelah beta pertamanya meluncur pada pekan ketiga April. Fokus utamanya bukan fitur baru, melainkan perbaikan bug yang menyentuh stabilitas sistem, antarmuka, hingga fungsi konektivitas.

Bagi pengguna Pixel yang sudah mencoba jalur beta, rilis ini penting karena membawa sejumlah pembenahan pada masalah yang bisa langsung terasa dalam pemakaian harian. Mulai dari aplikasi yang gagal dibuka, gesture navigasi yang bermasalah, sampai bug sistem file yang berpotensi memicu korupsi data.

Rilis cepat, fokus ke stabilitas

Build terbaru ini hadir dengan nomor CP31.260423.012.A1. Jarak rilis yang singkat dari beta sebelumnya menunjukkan bahwa Google memprioritaskan penyempurnaan fondasi Android 17 QPR1 pada tahap awal pengujian.

Google menyoroti daftar perubahan yang sebagian besar berupa perbaikan bug. Ini membuat pembaruan terasa lebih seperti rilis pemeliharaan ketimbang beta yang membawa perubahan visual besar untuk pengguna umum.

Salah satu perbaikan yang paling menonjol menyasar aplikasi Terminal. Sebelumnya, aplikasi tersebut bisa gagal dijalankan dan memunculkan pop-up error yang tidak bisa diselesaikan, disertai proses memuat tanpa akhir.

Google juga membenahi bug pada sistem file F2FS. Masalah ini penting karena disebut dapat menyebabkan korupsi data atau ketidakstabilan sistem yang tidak terduga.

Masalah UI dan layar ikut diperbaiki

Di sisi tampilan, Google memperbaiki masalah pada lock screen. Informasi tanggal dan cuaca sebelumnya bisa bertumpuk dengan area sensor sidik jari, sehingga mengganggu tampilan dan kenyamanan penggunaan.

Bug visual lain juga muncul pada layar beranda. Ikon aplikasi bertema kustom sempat tampil membesar secara keliru setelah pengguna kembali dari sebuah aplikasi.

Perbaikan lain hadir di tampilan recent apps. Google menyelesaikan masalah antarmuka yang menyebabkan ketidakstabilan visual atau glitch saat pengguna memindahkan aplikasi di layar tersebut.

Gesture navigasi juga masuk dalam daftar pembenahan. Sebelumnya, swipe pada navigation bar bisa gagal saat digunakan untuk berpindah antar-aplikasi terbaru.

Konektivitas dan panggilan jadi perhatian

Selain antarmuka, Google menyentuh sektor konektivitas yang berdampak langsung pada pengalaman sehari-hari. Salah satunya adalah bug indikator sinyal seluler yang menampilkan bar kosong atau abu-abu meski perangkat sebenarnya masih terhubung ke jaringan.

Masalah ini membuat pengguna sulit menilai kekuatan sinyal secara akurat. Dengan perbaikannya, indikator jaringan diharapkan kembali merepresentasikan kondisi koneksi yang sebenarnya.

Google juga memperbaiki masalah pada Bluetooth tethering. Sebelumnya, tombol pengalih fitur ini bisa kembali mati setelah perangkat di-restart atau setelah siklus Bluetooth, sehingga pengguna harus mengaktifkan ulang berbagi internet secara manual.

Di ranah telepon, ada pula pembenahan untuk skenario panggilan aktif ketiga dari head unit. Bug tersebut sebelumnya dapat memutus peserta conference call yang sedang berlangsung, alih-alih menghentikan panggilan yang dimaksud.

Belum banyak perubahan yang terlihat langsung

Walau daftar perbaikannya cukup panjang, perubahan yang tampak di permukaan masih sangat terbatas. Pada penggunaan di Pixel 8 Pro, perubahan yang terlihat hanya disebut berupa ikon edit Quick Settings yang diperbarui.

Kondisi ini menguatkan kesan bahwa Google masih menahan perubahan yang lebih besar untuk beta berikutnya atau untuk rilis QPR selanjutnya. Untuk saat ini, pembaruan lebih diarahkan agar fondasi sistem menjadi lebih rapi sebelum fitur-fitur lain diperluas.

Meski demikian, Android 17 QPR1 masih berada pada tahap awal pengujian beta. Artinya, pengguna masih mungkin menemui bug lain meski sejumlah masalah utama sudah diperbaiki.

Karena itu, pengguna yang mengutamakan stabilitas disarankan tetap bertahan di Android 16 pada perangkat Pixel mereka. Sebaliknya, pengguna yang ingin mencoba versi baru tetap bisa masuk ke jalur pengujian, dengan catatan memahami risikonya.

Google juga mendorong pengguna beta untuk melaporkan bug yang ditemukan. Masukan seperti ini penting agar masalah yang tersisa bisa ditangani sebelum rilis berkembang ke tahap yang lebih matang.

Pembaruan OTA Android 17 QPR1 beta 2 sudah tersedia untuk seluruh perangkat Pixel yang kompatibel, mulai dari lini Pixel 6 hingga Pixel 10. Selain lewat OTA, Google juga menyediakan image OTA bagi pengguna yang ingin melakukan sideload manual pada perangkat Pixel mereka.

Source: www.androidpolice.com
Exit mobile version