PDA Baru Ini Pakai Pengisian Surya Dan Keyboard Fisik, Cocok Untuk Yang Ingin Simpel Dan Tahan Lama

Orion PDA muncul sebagai perangkat komputasi portabel baru yang langsung menarik perhatian karena membawa dua hal yang makin jarang ditemui pada perangkat modern: panel surya dan papan ketik fisik. Kombinasi ini membuatnya terasa seperti sistem kecil untuk pengguna yang menginginkan perangkat ringkas, hemat daya, dan tidak terlalu bergantung pada pengisian listrik terus-menerus.

Secara konsep, Orion PDA menghidupkan kembali gagasan Personal Digital Assistant, kategori perangkat yang dulu dipakai untuk kalender, catatan, dan buku alamat. Karena PDA sudah lama tersisih oleh ponsel pintar, perangkat ini tampaknya lebih ditujukan untuk penggemar, meski ketiadaan konektivitas seluler bawaan juga memberi nilai tambah dari sisi keamanan.

Panel surya untuk daya tahan lebih panjang

Salah satu daya tarik utama Orion PDA ada pada panel surya yang terintegrasi di bagian penutup. Panel ini dirancang untuk membantu memperpanjang usia pakai baterai, bahkan saat perangkat tidak sedang diisi ulang secara rutin.

Layar yang dipakai juga mendukung arah desain hemat daya itu. Orion PDA menggunakan LCD monokrom dengan resolusi 536 x 366 piksel, yang diklaim tidak membutuhkan banyak daya dan tetap mudah dibaca di bawah sinar matahari.

Perangkat DIY yang masih terbuka untuk dukungan publik

Orion PDA disebut sebagai proyek DIY yang berpotensi dibuka ke audiens lebih luas lewat crowdfunding, asalkan minatnya cukup besar. Posisi ini membuatnya berbeda dari produk massal biasa, karena pengembangannya masih sangat bergantung pada respons calon pengguna.

Di sisi dapur pacu, perangkat ini memakai STM32U SoC yang juga dipilih karena efisiensi dayanya. Dengan kelas hardware seperti itu, sistem operasi kompleks seperti Android memang tidak realistis dijalankan di atasnya.

Fokus pada fungsi dasar yang praktis

Meski sederhana, Orion PDA tetap membawa beberapa fitur yang relevan untuk pemakaian harian. Ada headphone jack, mikrofon untuk merekam catatan suara, serta slot microSD untuk menyimpan data dalam jumlah lebih besar.

Untuk koneksi dan sinkronisasi, perangkat ini menyediakan port USB-C yang tidak hanya dipakai untuk mengisi daya, tetapi juga untuk pembaruan firmware dan sinkronisasi data. Kehadiran koneksi kabel semacam ini membuat perangkat tetap berguna untuk pekerjaan ringan yang tidak membutuhkan internet terus-menerus.

Keyboard fisik jadi pembeda utama

Di tengah dominasi layar sentuh, Orion PDA menonjol lewat papan ketik QWERTY fisik. Susunan ini ditujukan agar pengetikan teks terasa lebih cepat dan langsung, terutama untuk catatan singkat atau input data sederhana.

Kombinasi keyboard fisik, layar hemat daya, dan panel surya membuat perangkat ini terasa seperti pendekatan lama yang disesuaikan lagi untuk kebutuhan tertentu. Bagi sebagian pengguna, terutama yang mencari perangkat kecil untuk fungsi spesifik, Orion PDA menawarkan alternatif yang jelas berbeda dari smartphone maupun komputer genggam modern.

Source: www.notebookcheck.net
Terkait