Tencent mulai membuka lembaran baru di India lewat langkah yang lebih terukur. Raksasa e-gaming asal China itu mengumumkan kemitraan tiga tahun dengan dua lembaga di India sambil menyiapkan komitmen lebih dari $100 juta untuk program khusus pasar setempat.
Langkah ini penting karena menandai upaya Tencent untuk kembali menjadi bagian dari ekosistem gim India setelah jejak operasinya menyusut pasca pembatasan regulasi pada 2020. Di saat yang sama, perusahaan juga memberi sinyal bahwa peluncuran judul gim baru di India bisa menyusul dalam beberapa bulan ke depan.
Fokus pada pengembangan ekosistem
Pada Jumat, Tencent menyatakan menjalin kerja sama dengan Services Export Promotion Council atau SEPC. Lembaga ini dibentuk oleh Kementerian Perdagangan dan Industri India.
Tencent juga bermitra dengan Game Developers Association of India atau GDAI. Melalui dua kemitraan itu, perusahaan menyebut ingin berkontribusi pada sektor e-gaming India secara lebih luas, tidak hanya lewat produk gim.
Komitmen dana lebih dari $100 juta akan diarahkan ke sejumlah program yang dirancang khusus untuk India. Tencent menyebut dana itu akan dipakai untuk pengembangan kurikulum terkait e-gaming, pelatihan industri, dan program pendampingan atau mentorship.
Perusahaan menautkan inisiatif ini dengan target pengembangan tenaga kerja di India. Menurut Tencent, program tersebut dimaksudkan untuk mendukung upaya India melatih dan mempekerjakan dua juta profesional terampil di sektor e-gaming pada 2030.
Danny Marti, head of public policy and global affairs Tencent, mengatakan tujuan perusahaan di India melampaui investasi program semata. Tencent, kata dia, ingin bekerja sama dengan mitra lokal untuk membangun jalur praktis bagi talenta, kreator, dan studio.
Ia juga menilai kombinasi kekuatan kreatif India dan keahlian Tencent dapat mendukung ekosistem yang lebih terhubung dan lebih kompetitif secara global. Pernyataan itu memperjelas bahwa pendekatan Tencent kali ini menekankan kolaborasi industri dan pengembangan kapasitas lokal.
Sinyal pemulihan hubungan bisnis
Bagi Tencent, inisiatif terbaru ini disebut sebagai langkah awal untuk membangun kembali kehadiran dan operasi di India. Posisi itu berbeda dari beberapa tahun terakhir, ketika perusahaan memilih mengurangi jejaknya secara signifikan.
Latar belakangnya terkait perubahan regulasi setelah pembatasan terhadap PUBG di India pada 2020. PUBG Mobile sendiri dikembangkan Tencent dalam kemitraan dengan Krafton, dan pemblokiran gim tersebut menjadi salah satu titik balik penting bagi operasi perusahaan di pasar India.
Setelah periode pembatasan itu, ruang gerak perusahaan-perusahaan berbasis China di India menjadi jauh lebih sempit. Karena itu, pengumuman terbaru Tencent dibaca sebagai upaya masuk kembali melalui jalur yang lebih sesuai dengan prioritas industri lokal dan kebutuhan pengembangan talenta.
Tencent juga melihat perubahan suasana regulasi belakangan ini sebagai peluang baru. Menurut perusahaan, rezim regulasi yang menyangkut perusahaan asal China tampak mulai berubah, sehingga membuka kesempatan untuk kembali menjadi bagian dari pertumbuhan industri India.
Bukan hanya investasi, tetapi jalur masuk baru
Pilihan Tencent untuk menekankan kurikulum, pelatihan, dan mentorship menunjukkan strategi masuk yang berbeda dari sekadar membawa judul gim populer. Perusahaan tampaknya ingin menempatkan diri sebagai mitra ekosistem, bukan hanya penerbit atau pengembang yang mencari pengguna.
Strategi itu juga relevan dengan ukuran pasar dan potensi talenta di India. Dengan menggandeng lembaga promosi ekspor jasa dan asosiasi pengembang gim, Tencent berupaya membangun hubungan yang menyentuh sisi industri, pendidikan, dan pengembangan profesional.
Bila langkah ini berjalan sesuai rencana, Tencent tidak hanya akan kembali hadir lewat nama besar perusahaan, tetapi juga lewat kontribusi yang lebih struktural. Pendekatan seperti ini dapat membantu perusahaan membangun pijakan yang lebih stabil di tengah sensitivitas kebijakan yang pernah memukul operasinya.
Di sisi lain, dukungan terhadap pengembangan talenta lokal bisa menjadi faktor penting bagi studio dan kreator India. Program semacam ini berpotensi memperluas akses terhadap pembelajaran industri dan pendampingan yang selama ini sangat dibutuhkan untuk menembus pasar global.
Judul gim baru mulai disiapkan
Selain kemitraan dan investasi ekosistem, Tencent juga menyebut kemungkinan menghadirkan judul-judul baru di India dalam beberapa bulan mendatang. Salah satu nama yang disebut adalah Honor of Kings, yang merupakan salah satu hit global perusahaan.
Sinyal ini menunjukkan bahwa penguatan ekosistem dan peluncuran produk bisa berjalan beriringan. Tencent tampaknya ingin menyiapkan fondasi kelembagaan dan hubungan industri terlebih dahulu, sambil membuka jalan bagi kembalinya portofolio gimnya ke pasar India.
Perkembangan ini membuat langkah Tencent di India patut dicermati dalam waktu dekat. Bukan hanya karena besarnya komitmen dana, tetapi juga karena perusahaan kini mencoba kembali lewat kombinasi investasi talenta, kemitraan lokal, dan rencana membawa judul global ke salah satu pasar gim terbesar di kawasan.
Source: www.indiatoday.in