Galaxy A3 Ternyata Bukan “Kalah Jauh”, Selisihnya Baru Terasa Di Kamera Dan Performa

Samsung Galaxy A3 dan Galaxy A5 sama-sama masuk radar pembeli yang mencari HP menengah dengan rasa premium. Namun, keduanya tidak benar-benar setara karena Galaxy A5 diposisikan lebih tinggi, sementara Galaxy A3 hadir sebagai opsi yang lebih terjangkau.

Perbedaan itu paling terasa saat melihat performa, kamera, desain, dan harga. Karena itu, memahami karakter masing-masing seri penting agar pilihan yang diambil benar-benar sesuai kebutuhan, bukan sekadar ikut tren.

Performa menjadi pembeda paling jelas

Di atas kertas, Galaxy A5 memang lebih unggul dari Galaxy A3. GSMArena menyebut Galaxy A5 biasanya memakai chipset Exynos seperti Exynos 1380, 1480, 1580, dan 1680 yang terus diperbarui.

Galaxy A3 justru lebih bervariasi. Model ini bisa memakai Snapdragon, Exynos, atau MediaTek, dan kerap menggunakan chipset yang sebelumnya dipakai Galaxy A5 generasi terdahulu.

Penyimpanan internal juga mendukung posisi Galaxy A5 yang lebih tinggi. Seri ini memakai UFS 3.1, sedangkan kebanyakan Galaxy A3 masih menggunakan UFS 2.2, kecuali Galaxy A37 yang sudah memakai UFS 3.1.

Dari sisi skor, perbedaannya juga terlihat. AnTuTu Galaxy A5 disebut bisa menembus 1,3 jutaan, sementara Galaxy A3 berada di kisaran 900 ribuan.

Kamera sama-sama lengkap, tetapi hasilnya berbeda

Sekilas, konfigurasi kamera kedua seri ini tampak mirip. Keduanya sama-sama membawa kamera utama, ultrawide, macro, dan selfie.

Meski begitu, spesifikasinya tidak sama. Kamera utama keduanya umumnya sama-sama 50MP, tetapi Galaxy A5 dibekali kamera ultrawide 12MP, sedangkan Galaxy A3 hanya 8MP.

Ukuran sensor kamera utama Galaxy A5 juga lebih besar, yakni 1/1.56 inci. Galaxy A3 umumnya memakai sensor yang lebih kecil di 1/1.95 inci.

Perbedaan sensor ini penting karena sensor yang lebih besar dapat menangkap cahaya lebih banyak. Hasilnya, foto Galaxy A5 cenderung lebih tajam dan lebih berwarna, terutama saat dipakai di kondisi yang menantang.

Desain Galaxy A5 lebih premium

Samsung menempatkan Galaxy A sebagai mid-range premium di kasta tertinggi lini menengahnya. Karena itu, desain Galaxy A5 dibuat lebih mewah dengan material kelas atas.

Jagat Review menyebut Galaxy A series memakai frame metal dan back door kaca seperti HP flagship. Bodinya juga dibuat tipis sehingga terasa ringan dan nyaman digenggam.

Galaxy A3 berada satu tingkat di bawahnya sebagai alternatif yang lebih murah. Akibatnya, materialnya ikut disesuaikan dan semua model Galaxy A3 memakai frame plastik.

Meski begitu, Galaxy A3 tetap mempertahankan back door kaca. Kombinasi ini masih memberi kesan elegan, walau tidak sekuat dan semewah Galaxy A5.

Fitur inti dibuat mirip

Di sektor fitur, perbedaan keduanya tidak terlalu besar. Samsung tampaknya ingin menghadirkan pengalaman yang serupa agar sama-sama terasa modern.

Samsung Newsroom Indonesia menyebut keduanya sama-sama mendukung Awesome Intelligence, Video HDR, Object Eraser, Circle to Search, Live Photo, serta charger 25-45 watt. Keduanya juga dibekali Vapor Chamber untuk membantu mengatur suhu perangkat.

Fitur lain seperti in display fingerprint dan perekaman video 4K dari kamera depan maupun kamera utama juga tersedia. Ini membuat kedua seri tetap terasa lengkap untuk kebutuhan harian maupun konten.

Selisih harga jadi pertimbangan utama

Harga menjadi pembeda yang paling mudah dikenali. Galaxy A5 lebih mahal dengan selisih yang bisa mencapai Rp1 jutaan, bahkan lebih.

Galaxy A3 dijual di kisaran Rp4,9 juta sampai Rp7,2 jutaan. Sementara itu, Galaxy A5 berada di rentang Rp5,9 juta sampai Rp8,9 jutaan.

Varian memori yang dijual biasanya sama, yaitu 8/128GB, 8/256GB, dan 12/256GB. Namun, beberapa model seperti Galaxy A37 dan Galaxy A34 tidak menyediakan varian 12/256GB.

Pada akhirnya, pilihan paling aman bergantung pada kebutuhan dan budget. Galaxy A5 lebih cocok untuk pengguna yang mengejar performa, kamera, dan desain premium, sedangkan Galaxy A3 lebih pas untuk pembeli yang ingin fitur lengkap dengan harga lebih ramah.

Source: www.idntimes.com
Exit mobile version