Garmin Cirqa, Mahal Tapi Belum Jelas Tambah Nilainya

Garmin tengah menyiapkan wearable baru bernama Cirqa, dan kemunculannya sudah dinilai hampir pasti karena perangkat ini telah lolos sertifikasi resmi. Namun, justru pertanyaan paling besar belum terjawab: apakah perangkat tanpa layar ini menawarkan nilai tambah yang cukup, atau malah terlalu mahal untuk fungsinya.

Di pasar wearable, model tanpa layar dengan sensor optik sebenarnya bukan lagi ide baru. Zepp Health sudah punya Helio Strap, sementara Fitbit baru-baru ini merilis Fitbit Air, sehingga Garmin masuk ke kategori ini dengan posisi yang relatif terlambat jika dilihat sekilas.

Bukan benar-benar lini yang belum ada

Garmin sebenarnya sudah memiliki perangkat tanpa layar lewat Index Sleep Monitor. Perangkat itu, bagaimanapun, dirancang khusus untuk pelacakan tidur tingkat lanjut, bukan untuk memantau latihan harian.

Karena itu, Cirqa dipandang sebagai produk yang berbeda arah. Perangkat ini tidak terlihat seperti aksesori tambahan untuk smartwatch, melainkan lebih mungkin menjadi pengganti jam tangan pintar dalam skenario tertentu.

Harga bocor yang memicu keraguan

Salah satu hal yang paling banyak dibahas adalah harga bocor yang disebut berada di sekitar $500. Angka itu datang dari pernyataan pengguna di Ukraina, tetapi sumbernya tidak sepenuhnya bisa diverifikasi.

Ada alasan untuk berhati-hati membaca bocoran tersebut. Penjual yang dimaksud disebut juga menjual barang gray-market, sementara produk di Ukraina memang cenderung lebih mahal, sehingga harga itu bisa saja hanya daftar sementara atau placeholder.

Tetap saja, bahkan dengan standar Garmin, harga seperti itu dinilai sangat tinggi untuk sebuah tracker. Di titik ini, nilai tambah Cirqa menjadi pertanyaan utama, bukan sekadar spesifikasi yang belum sepenuhnya jelas.

Kemungkinan fungsi Cirqa

Berdasarkan dugaan yang cukup masuk akal, Cirqa kemungkinan besar bukan perangkat pendamping smartwatch. Perangkat ini justru lebih masuk akal bila diposisikan sebagai pengganti smartwatch yang bisa dipakai seperti jam tangan biasa.

Posisi pemakaian itu tidak memberi keunggulan khusus saat merekam data latihan. Manfaat yang lebih jelas baru akan muncul jika perangkat dipakai di bagian tubuh lain, misalnya di kaki untuk mengukur efisiensi lari dengan kualitas data yang lebih baik.

Meski begitu, dugaan yang paling kuat mengarah pada versi harian dari Garmin Index Sleep Monitor. Artinya, Cirqa kemungkinan menggabungkan sensor optik dan sensor gerak, lalu merekam latihan tanpa perlu layar.

Masuk akal untuk olahraga tertentu

Konsep seperti ini bisa berguna dalam situasi tertentu. Misalnya, saat smartwatch dilarang dalam sebuah olahraga atau ketika perangkat berukuran besar justru mengganggu gerakan.

Contoh yang disebut paling jelas adalah latihan kettlebell. Dalam kondisi itu, layar pada pergelangan tangan memang berisiko terkena benturan dan rusak, sehingga wearable tanpa layar punya logika penggunaan yang lebih masuk akal.

Sampai sekarang, justru di situlah posisi Cirqa berada: perangkat ini tampak punya ide penggunaan yang spesifik, tetapi harga bocor sekitar $500 membuat banyak orang bertanya apakah manfaat tersebut cukup besar. Dengan sertifikasi resmi yang sudah muncul, kehadiran Cirqa tampaknya tinggal menunggu waktu, sementara diskusi soal nilai tambahnya masih jauh dari selesai.

Source: www.notebookcheck.net
Terkait