Kindle Baru Bisa Ganti Baterai Sendiri, Perubahan Kecil Yang Bisa Memanjangkan Usia Perangkat

Author: Qoo Media

Amazon tampaknya sedang membuka jalan untuk Kindle yang baterainya bisa diganti sendiri. Petunjuk itu muncul dalam pembaruan perangkat lunak Kindle 5.19.4, yang menurut Good E Reader memuat penyebutan singkat tentang baterai yang dapat diganti pengguna.

Yang menarik, teks di pembaruan itu bukan sekadar menyebut komponen baru. Sistem tersebut menjelaskan cara mengenali baterai yang tidak berfungsi, mengarahkan pengguna membeli pengganti, lalu memandu proses pemasangannya.

Pembaruan itu bahkan menyebut pemindaian kode QR untuk membuka halaman toko baterai yang sesuai. Jika petunjuk ini benar-benar mengarah ke produk berikutnya, Kindle bisa bergerak ke arah desain yang lebih mudah dirawat dibanding banyak tablet dan perangkat mobile modern yang tertutup rapat.

Dari desain tertutup ke perangkat yang lebih mudah dirawat

Selama ini, sebagian besar tablet dan perangkat mobile dibuat sepenuhnya tersegel. Akibatnya, pengguna tidak bisa mengganti komponen seperti baterai meski kapasitasnya terus turun seiring pemakaian.

Penurunan baterai adalah proses alami. Kapasitas bisa menyusut karena siklus pengisian, lama disimpan tanpa digunakan, pengosongan terlalu dalam, overcharging, serta paparan suhu ekstrem atau panas saat dipakai.

Itu sebabnya daya tahan perangkat sering kali bergantung pada desain yang memudahkan perbaikan. Ketika baterai bisa diganti, perangkat berpeluang tetap berguna lebih lama dan tidak cepat berakhir sebagai limbah elektronik.

Kindle lama pernah punya baterai yang bisa diganti

Pada generasi pertama Kindle, baterai memang bisa diganti pengguna. iFixit bahkan menyediakan panduan untuk melakukannya, sementara model Kindle yang lebih baru jauh lebih rumit karena bagian belakangnya disegel rapat.

Perbedaan itu penting karena baterai yang menurun akan menjadi masalah besar pada perangkat yang sudah berumur. Jika tidak ada cara yang intuitif untuk mengganti komponen utama ini, perangkat pada akhirnya akan kehilangan fungsi utamanya.

Di titik inilah desain yang ramah perbaikan menjadi nilai tambah. Perangkat yang mudah dipulihkan biasanya bertahan lebih lama, dan jumlah e-waste juga bisa berkurang ketika produk tidak langsung dibuang saat baterainya melemah.

Dorongan aturan Uni Eropa ikut membayangi

Kemunculan teks tentang baterai yang bisa diganti ini dinilai sejalan dengan aturan baru Uni Eropa. Aturan tersebut mulai berlaku pada Februari 2027 dan mewajibkan semua smartphone serta tablet menyediakan baterai yang dapat diganti, termasuk kemampuan menggantinya tanpa alat khusus.

Jika Kindle benar-benar mengikuti arah itu, Amazon akan lebih siap menghadapi tuntutan pasar dan regulasi perangkat modern. Langkah semacam ini juga menempatkan Kindle di jalur yang lebih dekat dengan sebagian ponsel Android yang masih memakai baterai lepas-pasang hingga 2026.

Namun, pendekatan seperti ini tetap memunculkan perdebatan. Sebagian pihak menilai pabrikan yang selama ini mengandalkan desain tertutup bisa menghadapi tantangan baru, termasuk kompromi pada ketahanan air atau rekayasa internal yang lebih kompleks.

Untuk saat ini, petunjuk yang paling kuat hanyalah bahasa di pembaruan Kindle 5.19.4. Meski singkat, penyebutan itu cukup memberi sinyal bahwa Amazon sedang mempertimbangkan Kindle dengan baterai yang tidak lagi sepenuhnya tertutup dan sulit dijangkau pengguna.

Terbaru