Rumus terbilang Excel menjadi solusi praktis saat angka perlu diubah menjadi tulisan tanpa diketik satu per satu. Fungsinya juga bisa membantu menampilkan format huruf kapital, huruf kecil, atau kapital di awal kata sesuai kebutuhan dokumen.
Masalahnya, Microsoft Excel tidak menyediakan fungsi terbilang bawaan. Karena itu, pengguna perlu menambahkan add-in, VBA, macro, atau template khusus agar fungsi ini bisa dipakai dengan benar.
Cara memasang add-in terbilang
Add-in terbilang tidak tersedia secara otomatis di Microsoft Excel. Setelah add-in diunduh, file perlu diekstrak lebih dulu karena formatnya biasanya .xlam atau .xla.
Langkah berikutnya adalah membuka Excel dan memastikan tab Developer tampil di menu bar. Jika belum muncul, pengguna bisa klik kanan di area Ribbon, memilih Customize The Ribbon, lalu mencentang Developer dan menekan OK.
Setelah itu, buka tab Developer dan pilih Excel Add-Ins. Pada jendela Add-Ins, klik Browse lalu impor add-in terbilang yang sudah diunduh dan diekstrak.
Jika proses berhasil, nama add-in akan muncul di jendela Add-Ins. Setelah terpasang, fungsi terbilang bisa digunakan langsung di lembar kerja.
Memakai rumus terbilang di Excel
Setelah add-in aktif, rumus terbilang bisa dipakai seperti rumus Excel lain. Pengguna cukup mengawali formula dengan tanda sama dengan, lalu menyebut sel angka yang ingin diubah menjadi tulisan.
Contohnya, jika angka berada di sel B4 dan hasil keterangan ingin ditampilkan di C4, rumusnya dimulai dengan =terbilang(B4). Setelah tanda kurung ditutup dan Enter ditekan, angka akan berubah menjadi bentuk huruf.
Add-in ini juga sudah mengikuti aturan penulisan angka sesuai Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia. Saat dipakai pada data yang banyak, rumus ini membantu karena satu formula bisa ditarik ke baris atau kolom lain.
Mengatur kapitalisasi dan tambahan kata
Rumus terbilang juga bisa digabung dengan UPPER, LOWER, dan PROPER. UPPER mengubah hasil menjadi huruf kapital semua, LOWER menjadikannya huruf kecil semua, sedangkan PROPER membuat huruf kapital hanya di awal kata.
Contoh yang digunakan untuk kapital semua adalah =UPPER(terbilang(B4)). Untuk huruf kecil semua, rumusnya =LOWER(terbilang(B4)), sedangkan kapital awal kata memakai =PROPER(terbilang(B4)).
Jika ingin menambahkan kata “Rupiah”, rumus juga bisa diperpanjang dengan simbol ampersand. Format yang digunakan adalah =PROPER(terbilang(B4))&"Rupiah".
Mengubah angka desimal menjadi terbilang
Untuk angka berkoma, pengguna perlu memakai Rounddown bersama terbilang. Rumusnya memang lebih panjang, jadi penulisan harus teliti agar hasilnya sesuai.
Tahap awalnya adalah menulis =terbilang(rounddown(B4;0)) untuk bagian bilangan bulat. Setelah itu, tambahkan "Koma" dan ulangi rumus terbilang untuk bagian desimal dengan menyesuaikan jumlah angka di belakang koma.
Jika menggunakan dua angka di belakang koma, rumus memasukkan 10^2 pada bagian desimal. Bentuk akhirnya menjadi =terbilang(rounddown(B4;0))&"Koma"&terbilang(rounddown(10^2*(B4-Rounddown(B4;0));))&"Rupiah" bila ingin menambahkan keterangan rupiah.
Setelah rumus jadi, tekan Enter untuk menerapkannya. Rumus yang sama juga bisa ditarik ke seluruh kolom atau baris agar pengolahan data berlangsung lebih cepat.
Saat fungsi terbilang tidak muncul
Jika Excel menampilkan error #NAME?, masalahnya biasanya ada pada fungsi yang belum dipasang di workbook. Fungsi seperti SpellNumber atau Terbilang harus terlebih dulu diaktifkan melalui VBA atau add-in.
Dalam beberapa kasus, rumus terbilang memang tetap bisa dipakai tanpa macro. Namun, cara itu biasanya lebih rumit karena memerlukan kombinasi rumus panjang atau template khusus.
Source: www.idntimes.com