MacBook Neo Murah Tapi Ngebut, Apple A18 Pro Buktikan Laptop Rp10 Jutaan Bisa Serius

MacBook Neo mencuri perhatian karena Apple berani membawa laptop murah ke level yang tidak biasa. Di tengah kekhawatiran soal komponen dan RAM, perangkat ini tetap dipasarkan mulai harga Rp10 jutaan dengan prosesor Apple A18 Pro sebagai pusat tenaganya.

Pilihan itu langsung membentuk identitas MacBook Neo sebagai laptop terjangkau yang tidak sekadar mengejar harga rendah. Apple tampaknya ingin menunjukkan bahwa efisiensi daya, performa harian, dan biaya produksi bisa disatukan dalam satu perangkat yang tetap masuk akal untuk banyak pengguna.

Efisiensi jadi pembeda utama

Salah satu alasan Apple A18 Pro terasa cocok di MacBook Neo adalah karakter hemat dayanya. Ars Technica menyebut chip ini memiliki empat core efisiensi, dan konfigurasi itu membantu daya tahan baterai bekerja lebih baik.

Dalam pengujian render video, konsumsi dayanya disebut hanya 4 watt. Angka ini jauh di bawah prosesor M series di MacBook lain yang bisa mencapai 16,1 watt, sehingga MacBook Neo diklaim mampu bertahan hingga 16 jam untuk video playback.

Masih sanggup untuk gaming

Di sisi performa grafis, Apple A18 Pro membawa lima core GPU untuk mendukung gaming. Chip ini juga disebut mampu mencapai clock speed 4GHz, yang ikut mendorong kelancaran saat menjalankan game.

Tom’s Guide melaporkan MacBook Neo dapat memainkan Resident Evil 4 Remake pada 40-60 FPS dan Oceanhorn 3 pada 45-60 FPS di konfigurasi yang cukup tinggi. Cyberpunk 2077 juga masih berjalan lancar pada 30-45 FPS di resolusi 720p, sementara Minecraft, Roblox, Hades 2, dan Resident Evil Village dapat melaju mulus di 60 FPS.

Cukup kuat untuk kerja kreatif

Selain gaming, Apple A18 Pro juga membuat MacBook Neo terlihat layak untuk multitasking dan rendering. Gizmodo menyebut perpindahan aplikasi dan multitasking ringan masih berjalan lancar, meski lag mulai terasa ketika terlalu banyak tab dibuka atau saat aplikasi berat dijalankan bersamaan.

Untuk kerja video, chip ini disebut sanggup menangani rendering 4K dengan beberapa efek di Adobe Premiere Pro, Apple Final Cut Pro, dan Blackmagic DaVinci Resolve. Hambatan baru terasa saat rendering naik ke 8K, dan masalah utamanya bukan prosesor melainkan kapasitas RAM 8GB.

Langkah untuk menekan harga

The Guardian menilai penggunaan Apple A18 Pro merupakan salah satu cara Apple memangkas beberapa bagian agar MacBook Neo tetap murah namun kualitasnya terjaga. Chip ini berasal dari lini iPhone dan posisinya berada di bawah prosesor M series dari sisi performa, proses fabrikasi, jumlah core, clock speed, dan kemampuan GPU.

Perbedaan itu justru menjadi alasan MacBook Neo bisa hadir dengan harga yang lebih rendah. Dengan menurunkan sebagian spesifikasi inti, Apple tetap mempertahankan pengalaman dasar yang cukup luas untuk kebutuhan kerja, hiburan, dan produksi ringan.

Chip baru dengan teknologi modern

NanoReview mencatat Apple A18 Pro debut pada September 2024 bersama iPhone 16 series. Di atasnya hanya ada Apple A19 dan Apple A19 Pro yang rilis pada September 2025 bersama iPhone 17 series.

Statusnya sebagai chip baru membuat A18 Pro membawa proses fabrikasi 3 nm dan dukungan Apple Intelligence. Kombinasi itu memberi MacBook Neo dasar perangkat yang modern, sekaligus memperkuat kesan bahwa Apple tidak sekadar menaruh chip iPhone di laptop murah tanpa strategi yang jelas.

Source: www.idntimes.com

Terkait