
Samsung menyiapkan pembaruan penting pada kamera Galaxy S26 series lewat fitur Horizontal Lock. Fitur ini dirancang untuk menjaga orientasi video tetap sejajar saat ponsel bergerak aktif, sehingga rekaman konser atau aktivitas luar ruang terlihat lebih stabil tanpa banyak penyesuaian rumit.
Bagi pengguna yang sering merekam di tengah keramaian, fitur ini menjadi sorotan karena menyasar masalah yang paling sering muncul, yakni video miring dan goyang. Dalam situasi seperti konser, ketika penonton ikut bernyanyi, bergerak, bahkan melompat, kestabilan rekaman kerap sulit dijaga hanya dengan teknik tangan biasa.
Horizontal Lock hadir sebagai pengembangan dari teknologi stabilisasi Super Steady yang sebelumnya sudah tersedia di lini Galaxy S. Bedanya, fitur baru ini tidak hanya berfokus pada meredam guncangan, tetapi juga membantu menjaga posisi video tetap horizontal ketika perangkat bergerak dinamis.
Samsung menilai fitur tersebut relevan untuk content creator yang kerap merekam sambil berjalan atau berpindah tempat. Kebutuhan ini semakin besar karena video pendek, dokumentasi acara, dan konten suasana langsung kini menjadi format yang dominan di banyak platform.
Menurut Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, Horizontal Lock mampu menjaga hasil rekaman tetap stabil meski pengguna berlari atau melompat saat merekam momen penting. Ia juga mencontohkan penggunaan di konser musik, ketika penonton bergerak mengikuti irama, namun video masih bisa terlihat halus dan sejajar.
Konteks penggunaan di konser menjadi salah satu alasan fitur ini menarik perhatian. Pada kondisi tersebut, pengguna biasanya sulit menjaga posisi tangan tetap stabil karena harus menyesuaikan pandangan, mengikuti pergerakan artis di panggung, dan bereaksi terhadap suasana di sekitar.
Pengalaman itu juga sejalan dengan penilaian jurnalis teknologi yang sudah terbiasa membuat fancam konser. Stabilitas dinilai sebagai faktor krusial untuk menghasilkan video yang nyaman ditonton, terutama ketika rekaman dilakukan dalam durasi cukup panjang dan di tengah kerumunan.
Fitur pendukung untuk perekaman dinamis
Horizontal Lock bukan satu-satunya dukungan yang disiapkan di Galaxy S26 Ultra. Samsung juga membekali perangkat ini dengan Tracking Auto-Focus untuk mengikuti subjek bergerak, sehingga fokus gambar bisa tetap terjaga saat objek tidak diam di satu titik.
Ada pula Composition Guide yang membantu pengguna menyusun framing video dengan lebih rapi. Fitur semacam ini berguna saat pengambilan gambar berlangsung cepat, karena pengguna tetap bisa menjaga komposisi tanpa harus terlalu lama mengatur ulang posisi kamera.
Dukungan lain datang dari Zoom-in Mic yang memungkinkan audio lebih terarah ke sumber suara seperti panggung. Dalam perekaman konser, kemampuan ini penting karena suara sering bercampur dengan sorakan penonton, sehingga arah tangkapan audio menjadi salah satu penentu hasil akhir.
Kombinasi antara stabilisasi visual, fokus yang mengikuti subjek, panduan framing, dan audio terarah memperlihatkan pendekatan yang lebih menyeluruh. Galaxy S26 Ultra tidak hanya mengejar gambar yang stabil, tetapi juga berupaya membuat keseluruhan hasil video terasa lebih imersif.
Tetap perlu teknik dasar saat merekam
Meski fitur stabilisasi makin canggih, pengguna tetap disarankan mengoptimalkan pengaturan kamera. Penguncian fokus dan exposure disebut dapat membantu menjaga hasil video lebih konsisten, terutama ketika pencahayaan berubah-ubah atau subjek bergerak cepat.
Teknik sederhana juga masih punya peran besar dalam mendukung hasil rekaman. Memegang ponsel dekat tubuh dapat membantu mengurangi guncangan, sementara gerakan panning menggunakan badan dinilai lebih efektif dibanding hanya mengandalkan pergelangan tangan.
Untuk kualitas maksimal, Samsung menganjurkan perekaman minimal pada resolusi 4K UHD dengan frame rate 60 fps. Pengaturan ini membantu menjaga detail gambar tetap tajam dan gerakan terlihat lebih halus, terutama dalam adegan dengan banyak pergerakan.
Anjuran tersebut menunjukkan bahwa fitur kamera tidak bekerja sendirian. Hasil video yang baik tetap dipengaruhi kombinasi antara kemampuan perangkat, pengaturan yang tepat, dan cara pengguna memegang serta menggerakkan ponsel saat merekam.
Kehadiran Horizontal Lock menegaskan arah pengembangan kamera ponsel yang makin fokus pada kebutuhan nyata pengguna. Bukan hanya untuk foto atau video statis, tetapi untuk situasi dinamis yang menuntut stabilitas, orientasi rapi, dan hasil rekaman yang siap dibagikan tanpa banyak koreksi tambahan.









