Computex 2026 Mulai Memanas, Acer Dan MSI Serang MacBook Neo Dan Dominasi Handheld

Author: Qoo Media

Computex 2026 mulai terasa lebih penting dari biasanya karena banyak pengumuman besar datang sebelum acara resmi dimulai. Fokus tahun ini bukan hanya chip, tetapi juga perangkat yang memakainya, mulai dari laptop murah, laptop AI, hingga handheld gaming PC.

Tekanan terbesar datang dari dua sisi: persaingan di kelas terjangkau dan harga RAM yang masih tinggi. Di saat yang sama, tema acara “AI together” membuat hampir semua perangkat baru membawa NPU atau fitur AI ke dalam desainnya.

Acer bidik pasar murah dengan Aspire Go 15

Acer membuka gelombang pengumuman dengan Aspire Go 15, laptop 15,6 inci yang ditujukan untuk pembeli yang mengejar harga hemat. Perangkat ini memakai Qualcomm Snapdragon C platform, yang memang diarahkan untuk daya tahan baterai panjang dan performa responsif di PC entry-level.

Acer menyebut laptop ini cocok untuk kebutuhan dasar seperti browsing, streaming, dan produktivitas. Perangkat ini diklaim punya baterai seharian, tetap sejuk dan senyap, serta membawa storage hingga 512GB dan RAM 8GB.

Harga final Aspire Go 15 belum dipastikan, tetapi Qualcomm mengatakan PC berbasis Snapdragon C menargetkan harga mulai $300. Acer juga belum mengumumkan jadwal peluncuran, sehingga posisi akhirnya di pasar masih menunggu kepastian.

Swift Air 14 dan Swift Spin 14 AI jadi jawaban untuk laptop AI tipis

Acer juga memperkenalkan Swift Air 14 dan Swift Spin 14 AI, dua laptop yang sama-sama membawa NPU untuk mempercepat pemrosesan AI. Swift Air 14 jelas diposisikan sebagai penantang MacBook Neo, dengan bodi metal penuh, empat pilihan warna, dan harga awal $699.

Swift Air 14 memakai Intel Core Series 3, meski ada opsi chip kelas lebih tinggi. Spesifikasinya mencakup kamera IR untuk Windows Hello, penyimpanan hingga 512GB, RAM hingga 16GB, dan daya tahan baterai hingga 19 jam.

Di sisi lain, Swift Spin 14 AI menjadi model convertible pertama di lini Spin. Laptop ini bisa diputar untuk mode tent dan tablet, dan Acer menempatkannya sebagai opsi yang lebih premium dengan prosesor hingga Intel Core Ultra 9 386H.

Swift Spin 14 AI juga membawa storage hingga 1TB, RAM hingga 32GB, kamera IR, dua port Thunderbolt 4, serta baterai hingga 26 jam. Kedua laptop Spin itu dijadwalkan meluncur pada Agustus, dan Swift Spin 14 AI juga akan tersedia dengan Qualcomm Snapdragon X2 Elite dan X2 Plus.

Intel masuk ke handheld gaming lewat Arc G-Series

Segmen handheld gaming PC juga mendapat sorotan besar karena Intel akhirnya mendorong seri Arc G-Series ke pasar ini. Langkah awalnya dimulai dari Arc G3 dan Arc G3 Extreme, dan Acer menjadi salah satu produsen pertama yang memakainya.

Model yang muncul adalah Acer Predator Atlas 8, handheld berbasis Windows 11 penuh dengan dukungan ray tracing dan teknologi upscaling dari Intel. Perangkat ini membawa layar 8 inci 120Hz, sistem pendingin ganda, dan tingkat kecerahan puncak hingga 500 nits.

Acer juga membekali Atlas 8 dengan RAM hingga 24GB, storage 1TB, serta dua port Thunderbolt 4 untuk docking ke monitor. Perusahaan belum mengumumkan harga, tetapi perangkat ini dijadwalkan rilis pada Oktober.

MSI ikut memperbarui Claw dengan chip baru

MSI Claw 8 EX AI Plus menjadi salah satu handheld lain yang memakai chip Intel Arc G-Series. Menurut The Verge, model ini menggantikan chip Intel Lunar Lake pada generasi sebelumnya dengan Arc G3 Extreme.

Perangkat ini menawarkan RAM hingga 32GB, satu slot SSD, dan layar 8 inci 120Hz. Desainnya juga diperbarui agar lebih ergonomis, meski harga dan tanggal peluncuran belum diumumkan.

Sebagai pembanding, Claw sebelumnya diluncurkan dengan harga $1,000. Dengan kondisi harga RAM yang masih tinggi, penurunan harga tampaknya belum menjadi skenario yang mudah.

Gelombang pengumuman masih berlanjut

Computex baru resmi dimulai pada 2 Juni, tetapi jadwal pengumuman sudah bergerak lebih cepat dari acara utamanya. Acer termasuk yang paling aktif di awal, sementara merek lain seperti Asus, HP, Dell, dan Lenovo juga diperkirakan akan mengumumkan laptop, monitor, dan handheld gaming baru.

Intel dan Qualcomm sudah membuka rencana mereka untuk Computex, sedangkan Nvidia masih dikabarkan tengah menyiapkan CPU N1X yang bisa muncul di keynote CEO Jensen Huang pada GTC Taipei. Dengan fokus besar pada AI, segmen laptop murah, dan handheld gaming, Computex tahun ini tampak akan menjadi ajang penting bagi arah pasar PC berikutnya.

Terbaru