OviOS Linux 6 menandai perubahan besar bagi distro penyimpanan ini karena kini beralih dari SysV ke systemd. Pergeseran itu mengikuti arah baru di ekosistem Linux, sementara OviOS juga membawa serangkaian fitur tambahan untuk administrasi penyimpanan yang lebih modern.
Langkah ini penting karena SysV sudah lama berada dalam mode maintenance-only, sedangkan komponen baru seperti Samba, utilitas NFS, alat iSCSI, dan daemon keamanan kini hanya hadir dengan file unit systemd. Bagi OviOS, transisi tersebut membuat fondasi layanan lebih selaras dengan paket perangkat lunak yang terus berkembang.
Fondasi baru untuk platform storage
Dalam catatan rilis resminya, OviOS Linux 6 disebut sebagai peningkatan generasi yang signifikan untuk platform penyimpanan OviOS. Fokusnya ada pada internal yang dimodernisasi, dukungan protokol yang lebih luas, dan pendekatan sederhana yang tetap dipertahankan untuk administrator.
Rilis ini memakai kernel Linux 7.0 stabil bersama ZFS 2.4.2. Sistemnya juga tetap mematuhi LSB dan menargetkan perangkat keras x86_64.
Fitur baru untuk pemantauan dan kontrol
OviOS Web Monitor menjadi salah satu tambahan utama. Dashboard berbasis peramban ini menampilkan kesehatan pool secara langsung, statistik ARC, pelacakan sesi iSCSI, dan informasi lain yang relevan untuk pemantauan harian.
Selain itu, OviOS 6 menyertakan integrasi penuh dengan konsol web Cockpit. Sistem ini juga mendapat dukungan S3-compatible object storage yang dapat dipakai dengan klien AWS SDK, rclone, dan alat serupa.
Dukungan NVMe over Fabrics ikut hadir dalam rilisan ini. Ada pula auditd untuk audit keamanan, yang terintegrasi ke dalam service stack.
Boot dari jaringan dan tuning yang lebih fleksibel
Salah satu kemampuan yang menonjol adalah PXE/network boot. Dengan opsi ini, OviOS dapat berjalan sepenuhnya dari RAM melalui boot jaringan.
Di sisi penyimpanan, OviOS 6 membawa penyetelan ZFS ARC yang lebih baik. Pengguna bisa mengatur per-pool sync mode, AutoTRIM, dan kontrol ukuran ARC melalui perintah options, tanpa perlu reboot untuk melihat perubahan langsung.
Tetap akrab bagi pengguna lama
Meski internalnya berubah, OviOS tetap menjaga alur kerja lama agar tidak mengganggu pengguna yang sudah terbiasa. Perintah lama seperti pool, lun, target, dan service tetap bekerja seperti sebelumnya.
Artinya, fitur baru hadir sebagai lapisan tambahan yang bisa dipakai saat dibutuhkan, bukan pengganti total dari pendekatan lama. Pendekatan ini memberi ruang transisi yang lebih mulus untuk administrator yang mengandalkan pola kerja klasik OviOS.
OviOS Linux 6, yang diberi nama sandi Polaris, tersedia dalam file ISO berukuran 1,4 GB. Rilis ini diarahkan untuk pengguna yang membutuhkan platform penyimpanan khusus dengan dukungan protokol lebih luas dan fondasi layanan yang sudah mengikuti arah terbaru di Linux.
Source: www.notebookcheck.net