PiEEG XR hadir sebagai antarmuka saraf untuk spatial computing yang menargetkan pengalaman VR lebih ekspresif. Perangkat ini dirancang untuk mengukur aktivitas otak secara real time dan membuka cara baru dalam berinteraksi di lingkungan virtual.
Salah satu fokus utamanya adalah membuat penyampaian emosi di VR terasa lebih mudah. Pendekatan ini menarik karena PiEEG XR memakai teknologi yang sudah lama dikenal di bidang medis, tetapi dibawa ke ranah XR dan aplikasi VR.
Secara teknis, PiEEG XR merupakan perangkat input yang bekerja sebagai sistem EEG. EEG adalah singkatan dari electroencephalography, yaitu metode untuk mengukur aktivitas otak.
Perangkat ini tidak diposisikan sebagai produk konsumen biasa. PiEEG XR akan didanai lewat kampanye Kickstarter dan juga ditujukan untuk maker serta peneliti.
Dirancang untuk penggunaan yang lebih luas
PiEEG XR menawarkan API dan SDK agar sistemnya bisa dipakai di banyak konteks tanpa batasan spesifikasi ketat dari produsen. Proyek ini juga didukung Ildar Rakhmatulin, pakar yang sudah pernah berupaya membawa proyek lain ke pasar.
Pada sisi perangkat keras, PiEEG XR pada dasarnya menggantikan bantalan wajah pada headset. Elektroda tertanam di bagian itu untuk menangkap sinyal aktivitas otak.
Pemrosesan data dilakukan oleh ironbci, yang mampu merekam 250 titik data per detik. Kecepatan ini ditujukan untuk memberi resolusi temporal yang tinggi.
Konektivitas dan varian produk
PiEEG XR memakai Bluetooth untuk berkomunikasi dengan perangkat lain. Hal ini dinilai praktis untuk era headset VR nirkabel penuh, termasuk perangkat seperti Pico 4 Ultra.
Sistem ini akan tersedia dalam beberapa versi. Opsi yang disebut mencakup PiEEG XR Mask, research kit dengan ironbci, dan versi all-in-one untuk konsumen.
Native VRChat compatibility juga diklaim tersedia. Dukungan ini dapat menjadi nilai tambah bagi pengguna yang ingin memakai sistem tersebut di dunia sosial VR yang populer.
PiEEG XR menempatkan pengukuran otak sebagai bagian langsung dari interaksi VR. Dengan kombinasi elektroda, pemrosesan cepat, dan konektivitas nirkabel, perangkat ini mencoba menjembatani teknologi EEG medis dengan kebutuhan spatial computing.
Source: www.notebookcheck.net