Steam Controller kembali menarik perhatian, bukan karena fitur permainan atau kompatibilitasnya, melainkan karena kemampuannya menghasilkan lagu. Sejumlah pengguna menemukan bahwa perangkat ini bisa “bernyanyi” dengan memanfaatkan motor haptik yang bergetar pada frekuensi musik tertentu.
Temuan itu cepat mencuri perhatian karena hasilnya tidak sekadar bunyi acak. Dalam sejumlah uji coba, melodi yang dimainkan tetap terdengar cukup jelas dan mudah dikenali, termasuk lagu seperti tema Super Mario Bros 2.
Kemampuan ini berangkat dari cara kerja sistem haptik pada trackpad Steam Controller. Motor haptik tersebut biasanya dipakai untuk memberi umpan balik saat ibu jari bergerak di atas trackpad atau saat pengguna menekannya seperti tombol, meski secara fisik tidak benar-benar mengklik.
Namun motor yang sama ternyata juga dapat digerakkan pada frekuensi tertentu. Dengan pendekatan itu, motor haptik dapat berfungsi layaknya speaker sederhana yang menghasilkan nada dari getaran.
Fenomena ini muncul setelah pengguna mulai lebih banyak bereksperimen dengan Steam Controller yang kini sudah sampai ke tangan mereka. Sebelumnya, perangkat ini juga sempat ramai dibicarakan setelah orang-orang menemukan bahwa kontroler tersebut memutar suara Wilhelm scream saat terjatuh.
Kini eksperimennya melangkah lebih jauh. Bukan hanya memicu satu efek suara, Steam Controller dapat dipakai untuk memainkan lagu utuh hanya lewat motor getarnya.
Menurut laporan The Verge, demonstrasi kemampuan ini dilakukan oleh CrazyCritic89. Ia menjelaskan bahwa kuncinya adalah membuat motor tertentu di dalam Steam Controller bergetar pada frekuensi-frekuensi spesifik agar dapat membentuk nada musik.
Hasilnya terdengar mengejutkan untuk perangkat yang pada dasarnya hanyalah kontroler dengan sistem getar. Melodi yang dihasilkan tetap cukup mudah diidentifikasi, sehingga eksperimen ini terasa lebih dari sekadar trik teknis.
Cara Steam Controller memainkan lagu
Pada praktiknya, suara tidak keluar dari speaker khusus. Nada muncul dari getaran motor haptik di area trackpad, yang ketika diatur dengan tepat bisa menghasilkan bunyi pada frekuensi musikal.
Itu sebabnya Steam Controller disebut bisa “bernyanyi,” meski secara teknis yang terjadi adalah getaran mekanis yang dimanfaatkan sebagai sumber suara. Konsep ini membuat kontroler berubah fungsi menjadi semacam kotak musik mini.
Yang membuat kabar ini semakin menarik, pengguna lain juga bisa mencobanya sendiri. Tersedia aplikasi bernama Steam Haptics Singer yang memungkinkan Steam Controller memainkan file MIDI lewat motor haptiknya.
Cara pakainya disebut cukup sederhana. Pengguna hanya perlu mengunduh aplikasi tersebut, menyalakan Steam Controller, lalu menyeret file MIDI ke dalam Steam Haptics Singer agar lagu diputar lewat kontroler.
Aplikasi ini tersedia di GitHub. Program tersebut merupakan kelanjutan dari aplikasi SteamControllerSinger, yang sebelumnya melakukan hal serupa pada model Steam Controller orisinal.
Kehadiran Steam Haptics Singer membuka ruang eksperimen baru bagi pengguna yang ingin melihat sisi lain dari perangkat keras mereka. Di luar fungsi utamanya sebagai pengendali game, Steam Controller kini menunjukkan potensi tak terduga sebagai alat pemutar melodi sederhana.
Mengapa hasilnya terasa mengejutkan
Secara umum, kontroler tidak dirancang untuk menjadi alat musik. Karena itu, kemampuan menghasilkan lagu yang masih bisa dikenali membuat banyak orang menilai Steam Controller jauh lebih piawai membuat suara dibanding yang diperkirakan.
Efek kejut itu muncul dari kualitas hasil akhirnya. Meski sumber suaranya hanya motor getar, lagu yang dimainkan tidak terdengar sepenuhnya abstrak dan tetap memiliki bentuk melodi yang jelas.
Contoh yang paling sering disorot adalah tema Super Mario Bros 2. Lagu tersebut disebut terdengar cukup mudah dikenali, sesuatu yang tidak lazim untuk perangkat yang bekerja lewat getaran, bukan sistem audio konvensional.
Bagi pengguna yang penasaran, eksperimen ini juga tidak menuntut prosedur rumit berdasarkan informasi yang tersedia. Selama memiliki Steam Controller dan file MIDI, pengguna dapat langsung mencoba bagaimana kontroler itu mengubah getaran menjadi lagu.
Perkembangan ini juga menunjukkan bagaimana komunitas pengguna sering menemukan fungsi-fungsi tidak terduga dari sebuah perangkat. Dalam kasus Steam Controller, motor haptik yang awalnya dibuat untuk umpan balik sentuhan justru membuka kemungkinan baru di ranah hiburan dan eksperimen teknis.
Pada akhirnya, daya tarik utamanya bukan sekadar pada bunyi yang keluar dari kontroler. Yang membuatnya ramai dibicarakan adalah fakta bahwa sebuah perangkat game bisa memutar lagu yang tetap terdengar familiar hanya dengan mengandalkan getaran dari motor haptik di trackpad.
Source: www.xda-developers.com






