
Samsung tampaknya sedang menyiapkan langkah baru di lini ponsel lipat premiumnya. Galaxy Z Fold8 Ultra kini dilaporkan sudah lolos sertifikasi Bluetooth SIG, dan nama itu menguatkan rumor bahwa perangkat ini akan hadir sebagai penerus Galaxy Z Fold7, bukan sebagai kelas lipat baru yang terpisah.
Yang membuat bocoran ini menarik adalah penggunaan label “Ultra”. Samsung biasanya memakai penamaan tersebut untuk menandai perangkat dengan positioning lebih tinggi, tetapi nomor model yang muncul justru mengarah pada pengganti langsung Fold7. Di sisi lain, Samsung juga disebut sedang menyiapkan model yang lebih kecil untuk keluarga Fold8, sehingga strategi produknya tampak lebih kompleks dari sekadar satu perangkat unggulan.
Nomor model memberi petunjuk kuat
Bluetooth SIG mencantumkan SM-F976C, SM-F976Q, dan SM-F976Z untuk perangkat ini. Sebagai pembanding, Samsung memakai SM-F956 untuk Galaxy Z Fold6 dan SM-F966 untuk Galaxy Z Fold7.
Dari pola itu, SM-F976 sangat mungkin menjadi penerus Fold7. Artinya, meski namanya memakai embel-embel Ultra, perangkat ini belum tentu membuka segmen baru di jajaran foldable Samsung.
Sementara itu, SM-F971 disebut sebagai model untuk Galaxy Z Fold8 yang lebih kecil. Sebelumnya perangkat itu sempat diperkirakan akan memakai nama Galaxy Z Fold8 Wide, namun arah penamaan terbaru menunjukkan Samsung masih terus merapikan identitas lini foldable-nya.
Baterai besar jadi sorotan utama
Rumor paling besar dari Galaxy Z Fold8 Ultra datang dari sektor daya. Perangkat ini disebut akan membawa baterai 5.000 mAh, yang menjadi peningkatan penting untuk ponsel lipat kelas premium.
Selain kapasitas yang lebih besar, dukungan pengisian kabel 45 W juga ikut disebutkan. Kombinasi ini membuat Galaxy Z Fold8 Ultra berpotensi menawarkan daya tahan yang lebih baik sekaligus pengisian yang lebih cepat dibanding ekspektasi untuk perangkat lipat tipis.
Desain lebih tipis, bobot tetap ringan
Ice Universe mengklaim Galaxy Z Fold8 Ultra akan lebih tipis daripada Galaxy Z Fold7, dengan ketebalan 4,1 mm. Jika benar, angka itu menunjukkan Samsung masih mendorong desain yang makin ramping tanpa mengorbankan kapasitas baterai secara drastis.
Di saat yang sama, bocoran tersebut menyebut bobotnya berada di angka 215 gram. Untuk perangkat lipat dengan baterai 5.000 mAh, angka itu terdengar ambisius dan menjadi salah satu alasan rumor ini banyak diperhatikan.
Masih ada perbedaan di antara pembocor informasi
Meski detailnya terdengar menarik, tidak semua pihak sepakat dengan klaim tersebut. OnLeaks disebut tidak setuju dengan informasi mengenai ketebalan 4,1 mm, sehingga aspek desain Galaxy Z Fold8 Ultra masih menyisakan tanda tanya.
Perbedaan pandangan seperti ini umum terjadi pada perangkat yang masih berada di tahap bocoran. Namun, sertifikasi Bluetooth SIG setidaknya menunjukkan bahwa nama Galaxy Z Fold8 Ultra memang sudah bergerak lebih dekat ke tahap nyata, meski bentuk akhir perangkatnya masih belum sepenuhnya pasti.
Arah baru Samsung di foldable premium
Jika bocoran ini akurat, Samsung tampaknya ingin memisahkan pendekatan antara Fold8 versi lebih kecil dan Fold8 Ultra yang lebih premium. Strategi tersebut bisa memberi ruang bagi Samsung untuk menargetkan kebutuhan berbeda, mulai dari perangkat yang lebih ringkas hingga model dengan spesifikasi paling tinggi.
Untuk saat ini, yang paling jelas adalah sinyal bahwa Samsung belum selesai menyusun ulang lini foldable-nya. Kehadiran nama Ultra, nomor model SM-F976, serta rumor baterai 5.000 mAh dan pengisian 45 W membuat Galaxy Z Fold8 Ultra menjadi salah satu perangkat lipat Samsung yang paling menarik untuk dipantau.
Source: www.notebookcheck.net







