ManageEngine memperbarui Log360 dengan pendekatan yang menonjol: satu platform keamanan siber yang tidak hanya memantau ancaman, tetapi juga mengeksekusi respons secara otomatis. Pembaruan ini membawa Native SOAR, integrasi dengan vendor keamanan global, dan orkestrasi lintas domain untuk membantu tim keamanan bekerja lebih cepat dalam satu wadah terpusat.
Langkah ini hadir di tengah meningkatnya kebocoran data dan percepatan transformasi digital di berbagai sektor. Kebutuhan perlindungan yang lebih gesit menjadi semakin penting bagi perbankan, telekomunikasi, manufaktur, retail, layanan kesehatan, hingga instansi pemerintahan yang semakin bergantung pada cloud.
Dari banyak dashboard ke satu alur kerja
Banyak organisasi selama ini masih memakai sistem pertahanan digital yang berjalan sendiri-sendiri. Kondisi itu membuat tim IT dan keamanan harus memantau terlalu banyak dashboard dan memilah ratusan notifikasi ancaman secara manual setiap hari.
Vice President ManageEngine, Manikandan Thangaraj, menegaskan bahwa perusahaan kini tidak hanya membutuhkan lebih banyak tools keamanan. Menurut dia, yang dibutuhkan adalah solusi yang mampu menghubungkan deteksi, investigasi, dan respons ancaman dalam satu sistem yang mudah digunakan.
ManageEngine menyebut penggabungan AI dan otomatisasi di Log360 dirancang untuk mempercepat penanganan insiden. Selain itu, beban kerja harian tim IT juga diharapkan lebih ringan karena banyak proses bisa dijalankan tanpa intervensi manual.
Native SOAR untuk respons otomatis
Kemampuan Native SOAR menjadi inti pembaruan Log360. Saat sistem mendeteksi aktivitas mencurigakan, platform dapat langsung memutus koneksi perangkat yang terinfeksi dan menonaktifkan akun yang diduga telah diretas.
Di saat yang sama, platform juga bisa memperkaya data investigasi dengan threat intelligence. Log360 kemudian membuat tiket laporan masalah dan mengirimkan notifikasi darurat ke tim keamanan dalam satu alur kerja terintegrasi.
Pola kerja paralel ini ditujukan agar respons insiden tidak tersendat. ManageEngine menekankan bahwa pendekatan tersebut membantu menjaga operasional bisnis utama tetap aman dan terkendali saat ancaman muncul.
Playbook siap pakai untuk mempercepat adopsi
Log360 juga membawa Expert Playbooks, yaitu perpustakaan template otomatisasi yang langsung siap digunakan sejak hari pertama. Fitur ini ditujukan untuk membantu perusahaan baru agar tidak perlu membangun alur kerja keamanan dari nol.
Pendekatan tersebut juga membuat pengelolaan insiden menjadi lebih cepat dipahami. Setiap peringatan bahaya sudah dilengkapi konteks aset perusahaan yang lebih mendalam, sehingga analis siber bisa menilai tingkat keparahan risiko dengan lebih cepat.
Dengan konteks itu, tim keamanan dapat mengambil keputusan taktis tanpa harus menebak-nebak akar masalah. Hal ini penting saat organisasi harus merespons ancaman dalam waktu singkat dan menjaga konsistensi penanganan.
Satu layar untuk endpoint, identitas, dan cloud
ManageEngine juga memperkuat sisi proteksi endpoint dengan menghubungkan lebih banyak ekosistem keamanan perusahaan. Aktivitas perangkat keras, jejak identitas digital pengguna, dan lalu lintas data di lingkungan cloud kini bisa dipantau melalui satu dashboard interaktif yang terpusat.
Pendekatan ini membuat pengawasan lintas domain menjadi lebih sederhana. Tim keamanan tidak perlu lagi berpindah-pindah sistem untuk memahami hubungan antara perangkat, pengguna, dan trafik cloud yang sedang dianalisis.
Dengan rangkaian fitur tersebut, Log360 diposisikan sebagai solusi yang menekankan kecepatan, efisiensi, dan adaptasi terhadap kebutuhan keamanan modern. ManageEngine menempatkan pembaruan ini sebagai jawaban atas kebutuhan korporasi yang ingin mempertahankan pertahanan siber yang kuat tanpa menambah kerumitan operasional.
Source: id.mashable.com