Google Ubah Discover Makin Mirip Media Sosial, Follow Kreator Kini Langsung dari Search

Google meluncurkan fitur baru bernama Search profiles yang membuat pengguna lebih mudah mengikuti penerbit dan kreator favorit langsung dari ekosistem Search dan Discover. Fitur ini menghadirkan halaman profil khusus yang menampilkan konten terbaru dalam satu tempat, sehingga pengalaman mengikuti sumber informasi kini terasa lebih mirip platform sosial.

Perubahan ini penting karena feed Discover belakangan memang semakin menyerupai media sosial, dengan kehadiran postingan sosial dan video. Kini, Google menambah lapisan baru yang memungkinkan publikasi dan kreator memiliki profil sendiri untuk membentuk kehadiran mereka di Search dan Discover.

Bagi pengguna, fungsi utamanya cukup sederhana. Profil tersebut menjadi pusat informasi untuk melihat artikel terbaru, video terbaru, dan postingan sosial terbaru dari kreator atau penerbit yang diikuti.

Akses ke profil ini juga dibuat mudah dari beberapa jalur. Pengguna bisa mengetuk nama penerbit atau kreator di Discover pada halaman utama aplikasi Google, membuka profil melalui knowledge panel di Search, atau mengunjungi URL langsung.

Apa yang dibawa Search profiles

Google menyebut Search profiles dirancang agar kreator dan publikasi bisa membentuk kehadiran mereka di Search. Fitur ini juga dimaksudkan sebagai ruang yang bisa dibagikan, sehingga audiens lebih mudah menemukan konten yang ingin mereka ikuti.

Setiap profil dapat disesuaikan oleh pemiliknya. Mereka bisa menambahkan avatar, bio, serta tautan ke situs web, media sosial, platform video, dan konten penting lain.

Dengan pendekatan ini, Google tidak hanya menampilkan satu hasil pencarian atau satu artikel. Platform itu juga mulai menata identitas digital kreator dan publikasi dalam format yang lebih terpusat dan mudah dikenali pengguna.

Terhubung dengan Search dan Discover

Integrasi dengan Search menjadi salah satu elemen penting fitur ini. Saat sebuah profil dibuat, Google mengatakan proses itu dapat memicu pembuatan knowledge panel, yaitu kotak informasi yang biasanya muncul di hasil Search untuk orang, tempat, atau organisasi.

Jika knowledge panel untuk orang atau penerbit tersebut sudah ada, Google akan meningkatkan panel yang lama. Pembaruan itu mencakup avatar terbaru, konten terbaru, dan tautan langsung ke profil.

Langkah ini membuat Search profiles tidak berdiri sendiri sebagai halaman terpisah. Profil justru ditanamkan ke dalam alur pencarian dan penemuan konten yang sudah digunakan sehari-hari oleh pengguna Google.

Namun, ada satu batasan penting pada tahap awal peluncuran. Profil ini hanya bisa dilihat di perangkat mobile.

Siapa yang bisa mendapatkan fitur ini lebih dulu

Pada fase awal, fitur ini belum dibuka untuk semua akun. Google menyebut Search profiles mula-mula tersedia untuk publikasi dan kreator yang memiliki pengikut besar di setidaknya satu platform sosial atau video utama.

Artinya, peluncuran awal menyasar nama-nama yang sudah memiliki basis audiens mapan. Pendekatan ini memberi petunjuk bahwa Google ingin memastikan profil yang muncul lebih dulu memang punya aliran konten rutin dan peminat yang jelas.

Bagi kreator dan media, kehadiran profil semacam ini bisa menjadi cara baru untuk menampilkan karya di luar halaman situs atau akun sosial mereka. Bagi pengguna, ini mengurangi kebutuhan berpindah-pindah aplikasi hanya untuk mengecek pembaruan dari sumber favorit.

Mulai digulirkan dari AS

Peluncuran Search profiles dimulai di Amerika Serikat. Google juga menyatakan berencana memperluas fitur ini ke lebih banyak publikasi dan kreator di berbagai negara pada waktu mendatang.

Belum ada rincian jadwal negara mana yang akan menyusul lebih dulu. Namun, pernyataan ekspansi global itu menunjukkan fitur ini bukan eksperimen kecil yang berdiri terpisah, melainkan bagian dari arah pengembangan Search dan Discover yang lebih luas.

Kehadiran profil khusus untuk penerbit dan kreator juga menandai perubahan cara Google menampilkan sumber informasi. Jika sebelumnya pengguna lebih sering bertemu konten dalam bentuk tautan individual, kini Google mulai menyusun halaman identitas yang menampung beragam format sekaligus.

Dalam praktiknya, pengguna bisa menemukan berita, video, dan postingan sosial terbaru dari satu sumber tanpa harus mencarinya satu per satu. Kombinasi itu membuat Search dan Discover semakin berfungsi bukan hanya sebagai mesin pencari, tetapi juga sebagai pusat mengikuti pembuat konten dan publikasi favorit langsung dari perangkat mobile.

Source: www.androidauthority.com

Berita Terkait

Back to top button