Motorola Edge 2026 Muncul Buat Pre-Order, Lebih Ringkas dan Ringan tapi Malah Naik Kelas

Motorola membuka pre-order Motorola Edge 2026 untuk pasar Amerika Serikat mulai sekarang, dengan jadwal penjualan pada 11 Juni. Ponsel ini langsung menarik perhatian karena hadir lebih ringkas dan lebih ringan dibanding generasi sebelumnya.

Perubahan paling menonjol ada pada ukuran dan bobot. Motorola Edge 2026 memakai layar 6,3 inci, turun dari 6,7 inci pada model 2025, sementara bobotnya hanya 160 gram, jauh lebih ringan dari 181 gram pada pendahulunya.

Langkah ini menempatkan Motorola di jalur yang berbeda dari tren ponsel besar. Edge 2026 diposisikan untuk pembeli yang menginginkan perangkat lebih kecil, tetapi tetap membawa spesifikasi kelas menengah atas dan desain yang menonjol.

Harga jualnya ditetapkan di $599. Angka itu naik $50 dibanding model tahun lalu, sehingga Motorola tampak percaya diri menjual desain baru yang lebih kompak dengan paket fitur yang tetap lengkap.

Fokus pada desain ringkas

Bodi yang lebih kecil menjadi salah satu daya tarik utama Edge 2026. Motorola juga membuatnya cukup tipis dengan ketebalan 0,28 inci, meski belum setipis beberapa pesaing yang sama-sama menyasar kategori ponsel ramping.

Dalam persaingan ini, Edge 2026 disebut akan berhadapan dengan opsi seperti Samsung Galaxy S25 FE dan iPhone Air. Namun, Motorola mencoba masuk dengan harga yang lebih rendah bagi konsumen yang mencari ponsel kecil dengan spesifikasi modern.

Motorola juga memberi sentuhan visual yang tidak biasa. Varian warna yang dipilih adalah Pantone Martini Olive, dipadukan dengan panel belakang yang dirancang membangkitkan kesan pola tweed.

Pilihan itu menjadi perubahan jelas dari Motorola Edge 2025. Model sebelumnya hadir dalam warna Pantone Deep Forest dengan bagian belakang berbahan vegan leather bertekstur lembut.

Layar terang dan spesifikasi inti

Di sektor layar, Motorola membekali Edge 2026 dengan panel AMOLED beresolusi 2640 x 1216 piksel. Refresh rate-nya mencapai 120Hz dan tingkat kecerahan puncaknya diklaim 5.200 nits.

Motorola menyebut panel ini sebagai “Extreme AMOLED”. Lapisan pelindungnya masih memakai Gorilla Glass 7i, sama seperti generasi sebelumnya.

Untuk dapur pacu, Edge 2026 menggunakan chipset MediaTek Dimensity 7450. Konfigurasinya dipadukan dengan RAM 8GB dan penyimpanan internal 128GB.

Kapasitas baterainya mencapai 5.000mAh. Motorola juga menyertakan dukungan pengisian cepat kabel 60W serta pengisian nirkabel 15W.

Selain itu, perangkat ini tercatat membawa rating IP69. Detail ini menambah nilai jual di tengah persaingan ponsel tipis yang sering menempatkan desain sebagai prioritas utama.

Kamera utama ditingkatkan

Pembaruan yang paling jelas di sektor kamera ada pada sensor utama belakang. Motorola kini memakai kamera utama 50MP Sony Lytia 710.

Susunan kamera lain tetap dipertahankan dari model sebelumnya. Edge 2026 masih membawa kamera ultrawide 50MP, kamera telefoto 10MP dengan 3x optical zoom, serta kamera depan 50MP.

Dengan kombinasi itu, Motorola tampaknya tidak mengubah total formula kameranya. Fokus peningkatan diarahkan ke sensor utama, sambil menjaga fleksibilitas pemotretan lewat ultrawide, zoom optik, dan kamera selfie beresolusi tinggi.

Posisi Motorola di pasar

Peluncuran Edge 2026 datang saat Motorola sedang menikmati momentum positif. Riset Omdia menunjukkan perusahaan ini menjadi satu-satunya produsen ponsel besar yang mencatat pertumbuhan pengiriman dan pangsa pasar pada kuartal pertama tahun ini.

Kondisi itu memberi konteks penting bagi hadirnya Edge 2026. Motorola tidak hanya merilis pembaruan tahunan, tetapi juga mencoba memanfaatkan kenaikan performa bisnis dengan menawarkan produk yang lebih berbeda secara ukuran dan tampilan.

Di atas kertas, Edge 2026 tidak menjadi ponsel tertipis di kelasnya. Samsung Galaxy S25 SE disebut memiliki ketebalan 0,23 inci, sedangkan iPhone Air berada di 0,22 inci.

Meski begitu, Motorola mencoba menutup selisih itu lewat kombinasi lain. Ukurannya lebih ringkas, bobotnya ringan, baterainya tetap 5.000mAh, dan sistem kameranya masih tergolong lengkap untuk segmennya.

Bagi pasar Amerika Serikat, strategi ini bisa menarik pengguna yang bosan dengan ponsel besar. Motorola juga menambahkan identitas desain yang lebih berani melalui warna Martini Olive dan tekstur belakang bergaya tweed.

Pre-order sudah dibuka, sementara penjualan resminya dimulai pada 11 Juni. Dengan harga $599, Motorola Edge 2026 masuk sebagai opsi baru bagi pembeli yang menginginkan ponsel lebih kecil tanpa harus turun ke spesifikasi yang terlalu sederhana.

Source: www.androidpolice.com
Exit mobile version