Intel disebut sudah menyiapkan langkah lanjutan untuk lini entry-level Wildcat Lake, meski CPU generasi pertamanya baru saja hadir. Rumor terbaru menyebutkan perusahaan itu ingin melakukan refresh pada 2027 dengan perubahan besar di struktur inti, dari konfigurasi 2 P-core dan 4 LPE core menjadi 4 P-core dan 4 LPE core.
Perubahan ini menjadi sorotan karena langsung menyasar area yang paling terasa di laptop murah: performa multi-thread. Dengan dua P-core tambahan, Wildcat Lake refresh berpotensi memberi lonjakan kinerja yang jauh lebih besar dibanding model saat ini, tanpa meninggalkan fokus awalnya pada efisiensi dan harga terjangkau.
Posisi Wildcat Lake di pasar laptop murah
Wildcat Lake disebut menjadi kejutan positif pada 2026. Di tengah harga komponen kelas atas yang sangat tinggi tahun ini, desain hemat biaya justru menjadi pilihan yang paling banyak dicari, terutama di laptop Windows di bawah $700.
Popularitas itu ikut terdorong oleh peluncuran Apple MacBook Neo seharga $600. Dalam kondisi seperti itu, laptop Windows berbasis Wildcat Lake disebut termasuk yang paling impresif di segmen harganya.
Meski begitu, konfigurasi 2 P-core dan 4 LPE core dinilai masih ringan untuk kebutuhan performa. Karena itu, pasar murah diperkirakan mulai menuntut lebih dari sekadar efisiensi dan harga rendah.
Refresh 2027 yang lebih agresif
Di titik inilah refresh Wildcat Lake pada 2027 dinilai relevan. Dengan susunan 4 P-core dan 4 LPE core, Intel bisa menawarkan peningkatan yang lebih jelas untuk beban kerja harian maupun aplikasi yang memanfaatkan banyak thread.
Lompatan ini disebut dapat menghasilkan upgrade yang cukup besar. Bagi laptop entry-level, peningkatan seperti itu bisa menjadi pembeda penting saat konsumen mulai membandingkan performa antarmodel di kelas harga yang sama.
Ada juga alasan strategi yang membuat kabar ini terasa masuk akal. Nova Lake disebut akan hadir pada paruh akhir tahun ini untuk mengisi segmen performa dan gaming, sehingga Wildcat Lake refresh bisa ditempatkan sebagai opsi budget yang lebih kuat setelah itu.
Nama Core 400 dan perubahan rencana Intel
VideoCardz juga menyebut refresh ini kemungkinan akan memakai nama Core 400. Skema itu mengikuti penamaan generasi pertama Wildcat Lake yang disebut Core 300, sekaligus masih berada dalam jalur nama Core Ultra 300 milik Panther Lake.
Rumor tersebut juga membawa sisi lain yang tidak kalah menarik. Intel sebelumnya disebut sempat menyiapkan CPU Nova Lake enam inti untuk menjadi penantang entry-level tahun depan, tetapi rencana itu kini dilaporkan dibatalkan demi desain Wildcat Lake yang diperkuat.
Jika informasi itu tepat, keputusan tersebut menunjukkan Intel lebih memilih memperdalam satu desain yang sudah terbukti diterima pasar. Wildcat Lake generasi pertama disebut tampil baik dari sisi daya dan efisiensi, sehingga refresh yang lebih bertenaga bisa dianggap lebih masuk akal untuk segmen harga rendah.
Persaingan yang masih terbuka
Di sisi kompetisi, Wildcat Lake refresh disebut belum akan menghadapi banyak tekanan langsung dari Zen 6 atau Nvidia N1. Namun, Apple masih bisa meramaikan pasar jika meluncurkan Neo generasi kedua.
Situasi ini membuat 2027 berpotensi menjadi tahun penting untuk laptop murah berbasis Intel. Jika rumor ini akurat, Wildcat Lake refresh bukan hanya sekadar pembaruan kecil, tetapi juga sinyal bahwa Intel ingin memperkuat posisi di segmen budget dengan performa yang lebih seimbang.
