
Apple disebut sedang menyiapkan cara baru untuk mempermudah pembagian tagihan saat makan bersama lewat iOS 27. Fokusnya adalah alat berbasis AI yang dapat memindai struk restoran lalu membagi biaya secara otomatis di antara anggota grup.
Fitur ini menarik perhatian karena menyasar masalah yang sangat umum dalam pembayaran bersama, yakni hitung-hitungan manual yang sering memakan waktu dan memicu kebingungan. Jika diluncurkan sesuai laporan yang beredar, pengguna iPhone bisa mengirim dan menyelesaikan permintaan pembayaran langsung dari ekosistem Apple.
Kabar yang beredar menyebut Apple akan memperkenalkan fitur ini di WWDC 2026. Acara tersebut juga disebut akan menjadi panggung untuk perubahan lain pada iOS, Wallet, dan Messages.
Apple sendiri belum memberikan konfirmasi resmi mengenai fitur ini. Meski begitu, laporan yang muncul menggambarkan arah pengembangan yang jelas, yakni membuat pengalaman membayar dalam kelompok menjadi lebih cepat, praktis, dan terintegrasi.
Cara kerja fitur pembagi tagihan
Sistem baru ini dikabarkan memungkinkan pengguna mengambil foto struk restoran menggunakan iPhone. Setelah itu, sistem akan mengenali item yang tercantum pada struk dan membantu membaginya ke orang-orang yang ikut dalam pembayaran.
Setelah item dikenali, sistem akan menghitung porsi masing-masing orang secara otomatis. Perhitungan itu juga disebut mencakup komponen tambahan seperti pajak dan tip atau biaya layanan, sehingga pengguna tidak perlu menghitung ulang secara manual.
Pendekatan ini membuat proses bagi tagihan tidak berhenti pada pembacaan struk saja. Apple disebut ingin menghubungkan tahap identifikasi, perhitungan, hingga permintaan pembayaran dalam satu alur yang lebih rapi.
Permintaan pembayaran kemudian akan dikirim langsung melalui Messages. Dari sana, tiap orang dapat mengonfirmasi bagian tagihannya dan segera menyelesaikan pembayaran tanpa perlu berpindah ke banyak aplikasi.
Terhubung langsung ke Wallet dan Apple Cash
Fitur ini disebut akan terintegrasi erat dengan Apple Wallet dan Apple Cash. Integrasi itu penting karena pembagian tagihan baru terasa praktis jika pengguna juga bisa langsung menerima dan mengirim uang dari tempat yang sama.
Apple Cash sendiri berfungsi seperti sistem debit digital di dalam iPhone. Dana yang diterima dapat dipakai untuk transaksi melalui Apple Pay atau ditransfer ke rekening bank, sehingga hasil pembagian tagihan tidak berhenti sebagai sekadar notifikasi pembayaran.
Keterkaitan dengan Wallet menunjukkan Apple ingin menjadikan iPhone sebagai pusat aktivitas finansial sehari-hari. Dalam skenario makan bersama, pengguna tidak hanya menghitung siapa berutang berapa, tetapi juga bisa menagih dan melunasinya dalam satu ekosistem.
Bagi pengguna, dampak paling terasa kemungkinan ada pada kesederhanaan proses. Alih-alih memecah total tagihan dengan kalkulator lalu mengirim nominal satu per satu, sistem akan mengerjakan porsi besar dari pekerjaan tersebut secara otomatis.
Peran Apple Watch dalam proses pembayaran
Apple Watch juga disebut akan mendapat peran penting dalam fitur ini. Pengguna kabarnya bisa melihat permintaan pembagian tagihan dan menyetujui pembayaran langsung dari pergelangan tangan.
Dukungan ini dapat membuat proses terasa lebih cepat karena pengguna tidak selalu harus membuka iPhone. Dalam situasi santai seperti makan bersama, respons lewat jam tangan bisa membuat penyelesaian pembayaran berlangsung lebih singkat.
Fungsinya bukan hanya menampilkan notifikasi. Apple disebut ingin menjadikan Apple Watch sebagai titik persetujuan pembayaran yang praktis, terutama ketika permintaan dibagikan melalui layanan Apple yang sudah saling terhubung.
Dengan demikian, alat pembagi tagihan ini tidak berdiri sendiri sebagai fitur kecil di iOS. Ia tampak dirancang sebagai bagian dari pengalaman lintas perangkat yang melibatkan iPhone, Wallet, Messages, Apple Cash, dan Apple Watch.
Arah lebih besar untuk Wallet
Laporan yang sama juga menyinggung peningkatan lain untuk aplikasi Wallet. Apple disebut tengah menyiapkan pass digital yang dapat dipakai untuk mengakses gym, acara, dan lokasi aman dengan iPhone.
Arah tersebut menunjukkan Wallet terus diposisikan lebih luas dari sekadar tempat menyimpan kartu pembayaran. Apple tampaknya ingin menjadikannya platform identitas digital dan pembayaran yang semakin lengkap.
Dalam konteks itu, fitur pembagi tagihan menjadi masuk akal sebagai perluasan fungsi Wallet dalam aktivitas harian. Bukan hanya untuk membayar di kasir, tetapi juga untuk mengelola interaksi keuangan antarpengguna secara langsung.
Soal jadwal, laporan menyebut beta pengembang pertama iOS 27 diperkirakan hadir tidak lama setelah keynote WWDC 2026. Versi stabilnya disebut akan dirilis pada September bersamaan dengan lini iPhone berikutnya.
Untuk saat ini, semua detail tersebut masih berada pada tahap laporan dan belum diumumkan resmi oleh Apple. Namun bila benar hadir, fitur pembagian tagihan berbasis AI ini berpotensi menjadi salah satu pembaruan iOS 27 yang paling relevan untuk penggunaan sehari-hari.
Source: sundayguardianlive.com








