Microsoft masuk ke Build dengan pesan besar soal masa depan Windows, aplikasi native, dan agen AI. Namun satu bagian Windows 11 yang paling mudah dilihat pengguna justru tidak mendapat sorotan: panel Widgets.
Panel itu muncul saat ikon cuaca di kiri bawah layar diklik. Pengguna juga bisa memanggilnya tanpa sengaja lewat WIN+W atau dengan mengarahkan mouse ke sudut desktop.
Masalah utamanya bukan pada keberadaan panel, melainkan pada isi di dalamnya. Daftar widget yang tersedia dinilai sangat terbatas, sampai-sampai kesan yang muncul adalah fitur ini lebih sekadar ada daripada benar-benar berguna.
Saat ini ada 56 widget yang tersedia melalui Microsoft Store. Dari jumlah itu, hanya sedikit yang dianggap berguna, dan beberapa nama yang menonjol justru datang dari pengembang pihak ketiga.
MagicPods menjadi salah satu contoh yang disebut menonjol karena membuat AirPods terasa lebih cocok dipakai di Windows 11. Calendar Flyout dan beberapa utilitas lain juga disebut sebagai tambahan yang rapi, tetapi jumlah opsi yang bernilai pakai tetap terlalu sedikit untuk mengangkat keseluruhan pengalaman.
Di sisi lain, Microsoft sedang mendorong perbaikan ekosistem aplikasi Windows 11 secara lebih luas. Perusahaan itu menggelar sesi di Build yang berfokus pada dua jenis aplikasi native, sambil terus membangun tim pengembang aplikasi untuk memperbaiki situasi aplikasi di Windows 11.
Microsoft juga memperkenalkan Surface RTX Spark Dev Box untuk membantu pengembang membangun agen AI. Upaya ini menunjukkan fokus yang besar pada pertumbuhan platform, tetapi fokus itu belum terasa sampai ke Widgets panel.
Ironisnya, Microsoft Store sendiri justru sudah jauh lebih baik dibanding beberapa tahun lalu. Toko aplikasi itu kini memiliki pustaka besar berisi banyak aplikasi penting, dan arus aplikasi baru terus masuk lewat dorongan pembuatan aplikasi native serta aplikasi yang dioptimalkan untuk Arm.
Namun kemajuan itu belum menular ke panel Widgets. Microsoft memang sudah melakukan beberapa pembaruan pada panelnya, termasuk memisahkan feed MSN, tetapi perubahan seperti itu dinilai tidak banyak berarti jika widget yang benar-benar berguna masih sangat sedikit.
Itulah sebabnya panel Widgets kini terlihat seperti bagian Windows 11 yang terlupakan. Di tengah perhatian Microsoft pada aplikasi baru, perangkat untuk pengembang, dan AI, panel yang seharusnya jadi pintasan informasi cepat justru tetap terasa seperti ruang kosong yang belum dipoles dengan serius.
